Tampilkan postingan dengan label Anarki. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Anarki. Tampilkan semua postingan

Apa Yang Sebenarnya Terjadi di Burma

Inilah Sesungguhnya yang Terjadi di Masyarakat Israel


Kalau kita mencermati kondisi masyarakat Zionis dari dalam akan terlihat bahwa kriminalitas yang terjadi di tengah-tengah mereka telah menjadi ancaman yang sangat menakutkan. Negara Israel menjadi sangat menakutkan dan sadis. Seidaknya inilah yang diakui sejumlah koresponden dan kolomnis Israel.

Beberapa tahun sebelumnya, ketua parlemen Knesset Ronen Reflin secara tegas menyatakan, prosentasi kejahatan rasisme di Israel sangat tinggi. Bentuk kejahatan ini bukan yang biasa terjadi, namun terdiri dari sejumlah aksi gangster yang terorganisir yang menguasai sejumlah kota besar di Israel. 

Hal ini diakui sendiri oleh ketua parlemen Knesset ketika mengoemntari kasus yang menimpa salah seorang anggoat parlemen. Ia mengatakan, apakah kalian tahu, orang-orang membayar sejumlah uang untuk sekedar memperoleh perlindungan, sungguh potret kehidupan yang sangat miris.

Tentu peristiwa ini bukanlah pertama kali terjadi, tetapi kali ini, mereka mendapatkan tempat yang subur untuk menghabisi karis politik seseorang bersamaan dengan kepentingan-kepentingan rendahan yang dilakukan sebuah geng kejahatan secara sistematis.

Ada yang berpendapat, bahwa pokok pangkal kejahatan di masyarakat Israel tidak bisa dipisahkan dari tabiat masyarakat Israel itu sendiri, karena memang entitas Israel dibangun diatas pembunuhan dan perampasan serta pengusiran yang hingga kini masih terus terjadi, dengan berbagai bentuknya.

Data terbaru yang diilansir lembaga keamanan Israel menunjukan, bangsa Israel yang suka melakukan penyiksaan terhadap bangsa Palestina atau membunuhnya, ternyata mereka juga melakukan ahl serupa kepada sesamanya.

Seperti apa yang terjadi di kalangan yahudi radikal keturunan Barat, Savardeem yang berseteru dengan Israel asal Asia, Eskanazi. Selain itu, Israel asal keturunan Amerika dan eropa berseteru dengan mereka yang berasal yahudi Timur.

Sementara itu, Israel asal keturunan Afrika terutama dari Negara-negara Arab satu sama lain. Adapun isyarat kebangkrutan masyarakat Israel secara moral tergambar dalam laporan yang disebarkan harian Jerusalem Post dalam beberapa tahun terakhir mengungkapkan, pengadilan tinggi Israel DoritBeinisch mengatakan, kita hidup ditengah kejahatan dan perseteruan antar lapisan masyarakat, ditengah kemiskinan dan ketidak percayaan public terhadap Negara. Namun kita masih berharap hal ini belum terlambat, ungkapnya.

Di tingkat kejahatan public seperti korupsi, pada tahun 2011 Israel berada di tingkat 36 paling buruk Negara terkorup. Padahal pada tahun 2010, Israel berada di tingkat ke 30. Naik 6 tingkat lebih buruk dari sebelumnya. Sementara Negara terbersih atau yang berada di tingkat pertama adalah New Zeland. (asy/infopalestina)

Pemimpin Negara Islam akan Diminta Pertangungjawaban soal Rohingya



Pemimpin Negara Islam akan Diminta Pertangungjawaban soal Rohingya
Nasmiya Bokova, jurnalis dan wakil pimpinan redaksi majalah Muslimanka terbitan Bosnia, menyerukan negara-negara Islam mendesak pemerintahan Myanmar menghentikan aksi pembantaian Muslim Rohingya. Karena, pemimpin-pemimpin negara Islam akan diminta pertanggungjawabannya di hadapan Allah.
"Semua negara bertanggung jawab atas tragedi tersebut. Tetapi menyusul kebungkaman sebagian besar negara, maka tugas negara-negara Islam dalam hal ini lebih berat," tambahnya. "Dalam kondisi ini, tugas negara-negara Islam berlipat ganda dalam memperjuangkan kepentingan umat Islam dan menjaga keselamatan mereka.
Bokova mengatakan hal tersebut dalam wawancaranya dengan IRNA di Moskow, Rusia, pada Sabtu (28/7) waktu setempat. Dalam kesempatan itu, Bokova juga mengecam Amerika Serikat dan negara Barat yang tak bereaksi dalam kasus penindasan Muslim Rohingya. Padahal, AS dan sekutunya itu selama ini selalu mengklaim sebagai pejuang hak asasi manusia.
Bokova menyatakan pemimpin-pemimpin negara Islam harus mengambil sikap dalam kasus Muslim Rohingya.
''Jika para penguasa negara-negara Islam dengan berbagai alasan tidak menunaikan tugasnya, maka mereka akan bertanggung jawab di hadapan umat dan di hadapan Allah Swt," katanya.
Redaktur: Didi Purwadi
Sumber: www.irib.ir

Beredar Video Muslim Rohingnya Saat Diserang dan Ketakutan

“Allahuakbar..Allahuakbar... Allahuakbar,” teriak mereka

Kesimpang-siuran informasi tentang Muslim Rohingnya di Myanmar hingga kini masih terjadi. Bagaimana kondisi mereka sesungguhnya tidak banyak pihak yang tahu. Maklum, informasi mengenai jumlah dan kondisi korban tewas dari etnis Muslimn Rohingya tak banyak dimiliki orang.

Tim PBB baru-baru ini mengatakan ada sejumlah besar kendala masalah ini. Korban tersebar di beberapa wilayah, membuatnya sulit untuk menghitung jumlah korban sesungguhnya.

Sementara di sisi lain,  rezim Myanmar tidak mengizinkan setiap organisasi ataupun media untuk memasuki negaranya.

Baru-baru ini, sebuah video ekslusif beredar di Malaysia, yang menggambarkan serangan terhadap kaum Muslim Rohingnya. [lihat: Video eksklusif serangan puak Rakhine di Myanmar]

Video diserahkan seseorang bernama Ahmad kepada Harian Metro, Malaysia, selepas memperolehnya dari penduduk di Aung Mingalar, ketika perkampungan itu diserang oleh sekelompok orang Rakhine 14 Juni 2012 lalu.

Dalam video yang sudah dilihat 90.483 orang ini, terlihat api membumbung tinggi dan kebakaran beberapa rumah penduduk. Terlihat wajah-wajah orang panik saat kamera mensyuting mereka. Warga Muslim nampak menyematkan diri ke tempat lebih aman.

Terdengar suara dan teriakan takbir berkali-kali, seolah menunggu pertolongan.

“Allahuakbar..Allahuakbar... Allahuakbar,” teriak mereka.

Kepada Harian Metro, dalam video itu, Ahmad mengaku, ada sekitar 115.000 warga etnis Muslim Rohingnya saat ini berada di Kamp pelarian di 5 wilayah. Seorang aktivis lain mengatakan, sudah 2000 orang tewas sedang diperkirakan 10 ribu orang hilang dan 60 wanita diperkosa di daerah Mandao.

Yang cukup membuat hati tersentuh, di akhir tayangan, ratusan pria, wanita dan anak-anak nampak menuju sebuah danau, mereka beramai-ramai mengangkat tangannya berdoa untuk memohon bantuan.

Jadi siapa mau peduli mereka?*

 


sumber 

Pembantaian Kaum Muslim di Myanmar


Pada hari pertama Ramadhan yang diberkati, setelah enam minggu berturut-turut aksi pembunuhan massal dan pembersihan etnis Muslim di Myanmar, melalui berbagai operasi pembantaian dan pengusiran sistematis, dan menutup matanya para pemimpin internasional,serta ketiada pedulian media-media Arab dan internasional, tampaknya ini merupakan kejadian dimana ada keterlibatan dunia untuk melawan kaum Muslim Myanmar, bahkan ada konspirasi untuk melenyapkan keberadaan kaum Muslim di sana, sehingga laporan Amnesty International yang diterbitkan pada hari Kamis (19/7) tentang apa yang terjadi di sana tidak diliput oleh media!

Setelah kejahatan berdarah yang keji dan terang-terangan ini, yang menyebabkan lebih dari 2.000 Muslim syahid, dan lebih dari 90.000 dari mereka diusir, justru Presiden Myanmar yang haus darah, Thein Sein, selama pertemuan dengan Komisaris Tinggi PBB untuk Pengungsi, Antonio Koteres, pada Rabu (11/7) , Thein menyerunya untuk mengumpulkan anggota minoritas Muslim di Myanmar, yang dikenal sebagai “Rohingya” di kamp-kamp pengungsi, saat mereka diusir ke luar negeri, di mana ia mengatakan bahwa “Kami tidak mungkin menerima Rohingya yang memasuki negara secara ilegal, dan mereka bukan etnis kami”. Kemudian ia menambahkan bahwa “Mereka menimbulkan ancaman bagi keamanan nasional.”

Pandangan rasis keji yang mana ini! Yang menggolongkan masyarakat berdasarkan ras, etnis dan agama. Sementara Islam memperlakukan kaum Majusi dan Ahlul Kitab dengan adil, sama persis ketika Islam memperlakukan seorang Muslim. Sungguh, Islam sangat dipenuhi dengan hukum-hukum yang menjunjung tinggi-Semitisme. Lalu, apa yang bisa dikatakan kepada orang yang membantai dan membunuh hanya karena ia mengatakan “Allah adalah Tuhan saya“, dan dikatakan padanya bahwa ia ancaman terhadap keamanan nasional? Benarlah Rasulullah saw yang bersabda: “Jika Andatidak punya rasa malu, maka berbuatlah sekehendakmu.”

Di Myanmar tinggal sekitar 800 ribu Muslim Rohingya, di wilayah Arakan, di mana PBB menganggapnya sebagai salah satu minoritas yang paling banyak menghadapi tekanan dan penganiayaan di dunia. Dikatakan bahwa rezim di Myanmar tidak mengakui Muslim Rohingya, dan menganggap mereka sebagai imigran gelap yang datang dari Bangladesh.

Dengan tidak adanya berita yang mengungkap apa yang terjadi di sana, mungkin kami mengambil kesimpulan terkait sebagian dari kezaliman dan kejahatan yang menimpa kaum Muslim di sana melalui laporan Komisi Tinggi PBB untuk Pengungsi, yang mengatakan: “Rohingya di Myanmar menghadapi semua jenis penganiayaan, termasuk kerja paksa, pemerasan dan pembatasan pada kebebasan bergerak, serta tidak adanya hak untuk tinggal, aturan pernikahan yang tidak adil, dan penyitaan tanah.”

Darah kaum Muslim di Myanmar dicekik dari tiga sisi. Pertama, oleh pemerintah Myanmar yang keji, yang menjadi antek Barat. Untuk tidak ada kata yang pas kecuali apa yang dikatakan terhadap seluruh Negara-negara Barat, bahwa hari-hari penindasan sekalipun berlangsung lama, pasti berujung pada kehancuran dan penyesalan. Ingat, meskipun Fir’aun begitu lama menancapkan kekuasaan dan kesombongannya di tanah Mesir, tetapi pada akhirnya Allah juga menghancurkan dan membinasakannya, dan ini adalah sunnatullah (hukum Allah) bagi orang-orang yang zalim. Kedua, penguasa Bangladesh, tetangga Myanmar. Bangladesh adalah negeri islam, dimana mayoritas penduduknya adalah Muslim, tetapi mereka tidak melakukan apa pun terkait pembantaian dan pengusiran yang terjadi hanya beberapa meter dari mereka. Dan pemerintah Bangladesh sebagaimana pemerintah Myanmar adalah pemerintah keji dan antek. Ketiga, media massa yang dipolitisasi, yakni menjadi corong kepentingan politik kaum kafir. Dalam hal ini, menurut kami tidak ada media yang jujur, tidak transparan dan tidak obyektif. Sehingga, selogan mereka “memperjuangkan pemikiran dan pandangan orang lain” adalah kebohongan dan penipuan; selogan “Anda akan tahu lebih banyak” hakikatnya adalah “Anda tidak perlu tahu kecuali apa yang mereka ingin agar Anda tahu”; dan selogan mengemukanan “fakta apa adanya” tidak lain adalah memalsukan fakta seperti yang mereka inginkan, bahkan seperti yang diinginkan tuan mereka, sebab mereka tidak lebih dari sebagai pekerja negara-negara imperialis tersebut.

Dan sekalipun kami telah mengidentifikasi pihak-pihak yang bertanggung jawab terhadap darah kaum Muslim di Myanmar,namun ini tidak berarti bahwa mereka adalah satu-satunya, akan tetapi ini adalah tanggung jawab yang harus dipikul oleh setiap Muslim yang mampu untuk menolongnya. Apa yang ditunggu oleh tentara kaum Muslim di negara-negara tetangga Myanmar, seperti Bangladesh, Indonesia dan Malaysia? Tidakkah merika melihat pembantaian dan pengusiran atas saudara-saudara mereka? Tidakkah dalam diri mereka tergerak untuk melindungi Islam dan akidahnya? Tidakkah mereka mendengar sabda Rasulullah saw. bahwa “Kehormatan darah kaum Muslim itu adalah setara, dan dengan kehormatannya mereka menjaga darah kaum Muslim yang berada di bawahnya, sebab mereka adalah tangan (kekuatan) bagi yang lainnya.”
http://hizbut-tahrir.or.id/2012/07/2...im-di-myanmar/

------------------------

Ketika jamaah Ahmadiyah mendapat tekanan dalam beribadah dan terancam ditutup kegiatannya di Indonesia, serta merta beberapa negara asing seperti Inggris, Canada dan AS menekan Pemerintah Indonesia untuk melindungi jamaah Ahmadiyah itu. Padahal, ke empat negara itu dikenal mayoritas penduduknya non-muslim dan Pemerintahnya sekuelr. Lalu kasus pembantaian muslim di Myanmar, tetangga ASEAN, ASEAN, Indonesia, malaysia dan Brunei yang mayoritas berpenduduk muslim, hanya bungkam saja?

Kondisi Muslim Rohingya Sangat Mirip Dengan Muslim Gaza




Cikgu Mohd Azmi Abdul Hamid, seperti yang dilaporkan Radio Republik Indonesia, mengatakan kondisi Arakan mirip dengan Gaza. Apabila Gaza diisolasi dengan tembok raksasa, maka Muslim Rohingya terisolasi dengan laut dan penjagaan super ketat aparat keamanan. Selain berbatasan langsung dengan laut, pintu masuk ke perkampungan muslim memang dijaga ketat aparat keamanan. “Situasinya seperti di Gaza karena di-border. Gaza kan ada tembok besar di Rafah. Kalau Arakan kan depannya ada laut kemudian juga dijaga ketat aparat keamanan,” ujarnya.

Penderitaan panjang yang dialami Muslim Rohingnya di Arakan Myanmar, seakan tidak berkesudahan. Presiden Pengupayaan Melayu (Teras), Cikgu Mohd Azmi Abdul Hamid, juga mengatakan penderitaan Muslim Rohingnya karena selama ini Pemerintah Myanmar tidak mengakui mereka sebagai warga Myanmar. “Ini sejarahnya panjang karena Muslim Rohingnya di Arakan dituduh sebagai orang illegal,” kata Cikgu Mohd Azmi Abdul Hamid, dalam dialog yang diadakan RRI, Selasa (24/7).

Sejak awal Myanmar merdeka, kata Abdul Hamid, pemerintah junta militer tidak mengakui mereka sebagai warga asli Myanmar. Sejak itu, pembantaian terus terjadi. Militer juga menebar kebencian kepada masyarakat lainnya untuk tidak berinteraksi dengan Muslim Arakan. Akibat dari kasus tersebut, warga Muslim Rohingya kehilangan hak politik, tidak mendapatkan akses pendidikan, kesehatan, kesejahteraan, dan pekerjaan.

Puncak konflik sektarian yang paling berdarah antara Rohingnya dengan kaum Buddha suku Rakhine pecah pada Juni lalu. Konflik berawal ketika Muslim Rohingya dituduh membunuh gadis. Konflik terus melebar dengan pembakaran kampung dan pembunuhan. “Tentara menggunakan isu wanita Buddhis sebagai dalih untuk menyerang umat Islam. Padahal kasus itu belum diselidiki kebenarannya,” ujarnya.

Akibat dari insiden itu, lebih dari 50 ribuan warga meninggal dunia, 60 kampung dan 22 masjid dibakar. Kemudian 200 ribu lebih tertahan di Bangladesh dan warga lainnya mengungsi di perbatasan Thailand. Di Bangladesh dan Thailand, mereka pun diusir oleh Pemerintah. Dari 6 juta jiwa warga Muslim Rohingya, kini tinggal 2 juta. Rencananya oleh pemerintah Myanmar, mereka akan dikumpulkan. Sesuai dengan solusi Presiden Than Sein, Muslim Rohingya akan diusir ke negara ketiga atau badan pengungsi PBB UNHCR yang mengurusi mereka.

“Mereka akan dikumpulkan di tanah lapang dan akan dikirim ke luar karena Muslim Rohingya adalah warga ilegalnya,” jelasnya. Muslim Myanmar membutuhkan bantuan kemanusiaan. Rencananya pihaknya bersama NGO dari negara lain akan mengirimkan kapal besar berisi bantuan. Keadaannya gawat dan sangat memerlukan bantuan kemanusiaan ," katanya. “Organisasi PBB dan Islam tidak berbuat apa-apa. Baru negara Iran dan Turki yang mengecam,” ungkapnya.

http://muslimdaily.net/berita/lokal/...slim-gaza.html

Photo Gallery Rohingya Muslims Mascare



Sejarah Perseteruan Malang-Surabaya


Seperti di ketahui, antara Malang-Surabaya ada dua kelompok suporter (Aremania dan Bonek) yang sangat eksis dan terkenal. Dan dari kedua kubu juga seakan-akan tidak ada kata damai dan akan selalu bermusuhan (meski ada sebagian kecil yang tidak setuju dengan hal ini). Akan tetapi masih banyak dari kedua kubu juga tidak mengetahui kenapa sih koq mereka bermusuhan.

Dalam kesempatan kali ini, ayas mendapatkan satu ulasan yang cukup menarik yang membahas tentang sumber perseteruan kelompok supporter Aremania dan Bonek. Berikut disampaikan dalam akun FB sam Mas Arif Yusuf di salah satu forum diskusi di FB.

Menurut ayas (mohon maaf jika ada yg tak setuju/tak sependapat/tersinggung)

Awal mula perseteruan suporter sepakbola Malang-Surabaya (saya tdk menyebutnya AREMANIA-BONEK) karena GENGSI DAERAH, masing-masing menganggap kotanya lebih kuat dan lebih hebat. Alasan saya, baik berhubungan dengan sepakbola atau tidak adalah:

1. Pada saat konser Kantata Takwa di Tambaksari pada 23 Januari 1990, tepat di depan panggung pada sekitar 30 menit pertama dikuasai arek-arek Malang sambil meneriakkan AremaAremaArema. Arek-arek Suroboyo sebagai tuan rumah pun harus minggir dan terkalahan. Namun setelah itu, arek-arek Suroboyo yang jauh lebih banyak mulai bersatu dan memukul mundur arek-arek Malang hingga harus keluar dari Tambaksari. Di luar stadion, tawuran terus dilakukan hingga arek Malang sampai di stasiun (Gubeng???)

2. Tawuran pada konser Sepultura (juga di Tambaksari) pada bulan Juni 1992 kalo nggak salah. Kali ini arek-arek Suroboyo sudah siap dan menguasai depan panggung mulai awal. Arek Malang langsung dihalau begitu masuk Tambaksari. Tawuran di luar stadion juga seru (katanya, ayas tidak ikut saat itu, heheheee.)

3. Suporter sepakbola Malang pada saat itu (akhir tahun 80-an dan awal 90-an) berasal dari peleburan para korak atau geng-geng yang sebelumnya sangat gemar tawuran antar-kampung hingga cukup banyak memakan korban. Dengan dimediatori Bung Ovan Tobing, mereka akhirnya berdamai dan pada akhirnya menyatu dalam benderai AREMA (tanpa NIA), yang artinya Arek Malang. Merekalah yang akhirnya sangat setia mendukung tim asal Malang (baik Persema maupun Arema). Dengan latar belakang seperti itu, suporter Malang (masih) sangat-sangat bangga jika dicap perusuh dan pemberani. Sebagai contoh, supporter Malang pernah mengusir dan membersihkan supporter Gresik di kandangnya sendiri, Stadion Tri Dharma Gresik pada saat Persema vs Persegres. Nyanyian Moleh TawurMoleh Tawur selalu bergema di Gajayana jika tim Malang kalah.

4. Kecemburuan suporter Malang pada pemberitaan media (kala itu). Contoh, ketika Arema/Persema menang, pemberitaannya sangat-sangat kecil, mungkin hanya satu kolom. Sementara pemberitaan Persebaya sangat besar dan hampir selalu menjadi headline (meski hanya berlatih atau sekedar mengisi waktu senggang). NB: Paling tidak yg diberitakan media terbesar Jawa Timur.
Salah Satu Judul Lebay Dari Media
5. Dedengkot-dedengkot Persebaya dulu (yg saya ingat H.Barmen dan Mudayat) sangat-sangat meremehkan dan merendahkan tim-tim Malang. Beliau katakan tidak ada ceritanya Persebaya bisa dikalahkan tim-tim asal Malang, menahan imbang saja mereka (tim-tim Malang) sangat kesulitan. Pernyataan itu ditulis di media yg tadi saya sebutkan. Hal ini tentunya sangat menyakiti dan menyulut sensitivitas suporter Malang yang selalu direndahkan (orang Surabaya) dan dianaktirikan (media terbesar Jatim). Terlebih, ada isu bahwa suporter Surabaya (belum bernama BONEK) akan ngluruk ke Malang. Merasa tertantang, AREMA sudah siap mencegat bonek di Lawang. Namun sampai pertigaan Karanglo, Singosari, AREMA yg hendak ke utara dihalau dan ditangkapi polisi/Kodim. Akhirnya, sebagian suporter melampiaskan kemarahannya dengan memecahi kaca2 mobil plat L. Sementara di Gajayana sendiri, bentuk perlawanan terhadap dedengkot Surabaya diwujudkan dalam dua spanduk bertuliskan Kalahkan Persebaya, Bungkam Mulut Besar Barmen dan Mudayat dan Barmen dan Mudayat Haram Masuk Kota Malang.

6. (Judul) berita di media yg cukup mujarab mengadu domba. Contoh (yg lagi-lagi saya ingat) Pemain Persebaya Dijadikan Sansak Hidup Pemain Persema dalam laga Persema vs Persebaya, yang memang sebelumnya diprediksi akan panas menyusul pernyataan Barmen dan Mudayat. Dalam laga yg saya saksikan sendiri itu, Persema pemanasan di gawang selatan dan Persebaya di gawang utara. Setelah koin tost, ternyata posisinya berpindah (Persema ke utara, Persebaya ke selatan). Pada perpindahan itulah beberapa pemain Persema sengaja menabrak pemain Persebaya hingga ada yang terjatuh. Inilah yang ditulis koran tersebut dengan Pemain Persebaya Dijadikan Sansak Hidup Pemain Persema. Saya bisa memahami kemarahan arek-arek Suroboyo akibat isi berita dari judul tersebut.

7. Pembalasan supporter Surabaya di Gresik dalam laga Persema vs Persegres setelah laga panas Persema-Persebaya sebelumnya, plus provokasi media. Ayas adalah saksi hidup dan selamat dari peristiwa itu. Ayas melihat sendiri arek-arek Suroboyo membawa ketapel, pentungan, batu, hingga pisau untuk mensweeping arek Malang di stadion. arek-arek Suroboyo selalu mengatakan goleki arek Malang, goleki arek sing ngomonge walikan, pateni arek Malang, pendem arek Malang. Tulisan Persema di papan skor diambil dan dibakar. Sedikit koreksi tulisan Cak Donde Nymphetamine, jika dikatakan Pemain Persema baik-baik saja, ayas kurang setuju. Sebab, ketika masuk lapangan saja Persema sudah diangkut mobil panser/trantis. Setiap kali pemain Persema melakukan lemparan ke dalam, mereka selalu dilempari dan dipukuli supporter Surabaya (bukan supporter Persegres). Bench cadangan pun dilempari dan ditusuk2 kayu bendera. Berkali-kali pertandingan dihentikan karena penonton Surabaya masuk dan menyerbu pemain Persema. Puncaknya, pertandingan dihentikan dan pemain Persema kembali dimasukkan di mobil panser di tengah lapangan.setelah itu ayas pulang dan tak tahu hasil akhir (yang ternyata Persema kalah) Terus terang, pada saat itu ayas sangat-sangat bersyukur karena keluar dari stadion dan pulang sampai Malang dalam keadaan selamat. Ayas tidak tahu tentang adanya korban di bunderan Apollo Gempol dan akhir tol Gresik karena setahu ayas, AREMA yg naik truk telah dicegat dan dipulangkan aparat saat masuk pintu tol Gempol. selain itu, isu di Malang justru mengatakan sebaliknya.

Menurut ayas, hal-hal itulah yang mengawali perseteruan supporter Malang-Surabaya (sekali lagi, bukan BONEK-AREMANIA) Dan permusuhan itu terus berkembang sampai sekarang.

Melihat ulasan di atas, menurut ayas ada satu poin yang sangat penting yang membuat suasana panas menjadi semakin panas, yaitu media. Memang selama ini porsi pemberitaan tentang konflik antara Aremania vs Bonek (khususnya media wilayah Jatim seperti koran Jawa Pos, Surya, media internet beritajatim.com dan lain-lain) hampir dapat dipastikan apabila ada kejadian, maka pihak Aremania akan selalu mendapat pemberitaan yang seakan-akan Aremania adalah terdakwa atau pihak yang bersalah. Padahal dalam kejadian sebenarnya seorang anak kecilpun tahu, bahwa banyak kejadian yang sebenarnya di mulai oleh ulah Bonek. Maka dalam hati para nawak Aremania akan dapat dipastikan muncul rasa tidak terima, sehingga rasa permusuhan itu akan tetap terpelihara.

Ayas sebagai orang yang telah memproklamirkan diri sebagai Aremania sebenarnya sangat tidak menginginkan adanya permusuhan dengan pihak manapun, akan tetapi jika permusuhan itu perlu, maka ayas juga tidak akan lari dari kenyataan tersebut. Hehehehehehe asal tidak menjarah dan merampok ataupun ublem stadion dengan tidak ngrayab!

Jika nawak kurang setuju dengan sedikit ulasan ini monggo2 aja. Bila punya data dan fakta lainnya, ayas bisa menerima masukan. Matur tengkyu.

Salam Satoe Jiwa!

Sumber
https://fbcdn-profile-a.akamaihd.net/hprofile-ak-ash2/372897_131353430292780_619288642_n.jpg https://fbcdn-profile-a.akamaihd.net/hprofile-ak-snc4/188096_134547703323278_1162554518_n.jpg https://fbcdn-profile-a.akamaihd.net/hprofile-ak-snc4/372896_322832097804252_1451457464_n.jpg https://fbcdn-profile-a.akamaihd.net/hprofile-ak-ash2/188076_323826454312372_464368268_n.jpg https://fbcdn-profile-a.akamaihd.net/hprofile-ak-snc4/157988_245544635468600_1221856100_n.jpg https://fbcdn-profile-a.akamaihd.net/hprofile-ak-snc4/157972_225236267569573_1370082627_n.jpg

Baguru On Facebook

 
© Copyright 2010-2011 Baguru All Rights Reserved.
Template Design by Baguru | Published by Borneo Templates | Powered by Blogger.com.