Tampilkan postingan dengan label Bencana Alam. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Bencana Alam. Tampilkan semua postingan

Aneh, Diguyur Hujan 3 Jam Padang Banjir Bandang



PADANG - Wali Kota Padang, Fauzi Bahar, mengaku heran dengan musibah banjir bandang yang menerjang kotanya, Selasa malam kemarin. Padahal, hujan hanya mengguyur selama tiga jam.

Fauzi mensinyalir, penyebab banjir bandang yang terjadi pada pukul 18.30 WIB Selasa kemarin itu akibat penebangan liar.

“Ini jarang terjadi di Padang, padahal baru hujan tiga jam langsung terjadi banjir bandang. Paling-paling kalau hujan tiga jam hanya banjir biasa dari luapan sungai, tapi aneh, banjir bandang datang,” ujar Fauzi saat dihubungi Okezone, Rabu (25/7/2012).

Karena itu, lanjut dia, tim dari Pemkot Padang dan instansi terkait, akan menyelidiki penyebab pasti musibah tersebut.

Dia menambahkan, untuk sementara pemkot belum menetapkan tanggap darurat. Hari ini, Fauzi akan melakukan pertemuan dengan pihak terkait, apakah akan diterapkan tanggap darurat atau tidak perlu.

Sementara itu, sebagai penanganan awal, pemkot sudah menyalurkan makanan untuk sahur di tujuh titik pengungsian yang tersebar di tiga kecamatan, yakni Pauh, Kuranji, dan Nanggalo. Tiga kecamatan itu merupakan lokasi terparah yang diterpa banjir bandang dibanding dua kecamatan lainnya.

Tim terpadu dari BPBD, dinkes, TNI, Kepolisian, dan PMI, juga melakukan pelayanan kepada para korban, berupa pengobatan, pendirian tenda, dan menyalurkan bantuan logisltik lainnya.

Sejauh ini Fauzi mendapat laporan ada 10 orang yang hilang. Tim SAR masih melakukan pencarian.

(ton)
Okezone

Ini Dia Penyebab Utama Banjir Bandang di Padang

Seorang warga berpegangan pada sebuah tali melintasi banjir di Kelurahan Limaumanis, Kecamatan Pauh, Padang, Sumbar, Selasa (24/7) malam.

 REPUBLIKA.CO.ID, PADANG -- Wali Kota Padang, Fauzi Bahar menyatakan bencana banjir yang melanda lima kecamatan di Kota Padang, Sumatra Barat pada Selasa 24 Juli 2012 sore, diduga akibat aksi "illegal logging" atau penebangan liar.

"Penyebab bencana ini kuat dugaan akibat adanya aktifitas penebangan liar (illegal logging), terutama di perbukitan sekitar lokasi kejadian banjir," kata Fauzi Bahar di Padang, Rabu.

Menurutnya, saat kejadian banjir bandang tersebut tampak ada beberapa pohon besar, serta bekas pohon ditebang yang dihanyutkan air.

"Inilah akibatnya hutan ditebang secara liar, banjir bandang melanda Kota Padang," katanya.

Diduga perambahan hutan di kota Padang, tambah Fauzi Bahar dilakukan oknum untuk mencari keuntungan tanpa memikirkan dampak yang ditimbulkan.

Karena itu, bila warga ada yang menemukan atau melihat pelaku menebang hutan tanpa izin agar segera melaporkan ke pihak kepolisian.

"Pemerintah Kota (Pemkot) Padang tidak memberikan izin kepada pengusaha yang melakukan penebangan di kawasan hutan lindung." kata Fuazi Bahar.

Dia mengatakan,sangat miris melihat kondisi hutan, di mana lebih kurang 20 persen luas hutan di daerah Kota Padang telah mengalami kerusakan, terutama akibat maraknya pembalakan liar.

"Dari jumlah total lahan hutan mencapai 12.000 hektare,20 persen luas hutan di daerah itu telah mengalami kerusakan, terutama akibat maraknya pembalakan liar," katanya.

Menurutnya, kondisi hutan yang terparah akibat pembalakan liar berada di enam kecamatan yang ada di Kota Padang.

"Enam kecamatan itu yakni, Pauh, Koto Tangah, Lubuk Kilangan, Lubuk Begalung, serta Bungus Teluk Kabung (Bungtekab)," katanya.

Untuk mencegah terjadi pembalakan liar, lanjut Fauzi Bahar Pemkot berkoordinasi dengan pihak kepolisian. Di samping juga membentuk tim pengawas pembalakan liar untuk mencegah kerusakan hutan di daerah itu.

"Pembentukan tim pengawas pembalakan liar menjadi salah satu langkah tepat yang diambil Pemkot Padang dalam menjaga kelestarian hutan karena hutan merupakan paru-paru dunia," kata Fauzi Bahar.

Bencana banjir bandang menerjang Kota Padang Sumbar terjadi pada Selasa 24 Juli 2012 malam, dipicu terjangan badai, dan hujan deras sejak sore.

Puncaknya, sekitar pukul 18.30 WIB, air mulai meluap di hulu sungai Lubuk Kilangan Kecamatan Lubuk Kilangan dan Hulu Sungai Batang Kuranji Kecamatan Kuranji.
https://fbcdn-profile-a.akamaihd.net/hprofile-ak-ash2/372897_131353430292780_619288642_n.jpg https://fbcdn-profile-a.akamaihd.net/hprofile-ak-snc4/188096_134547703323278_1162554518_n.jpg https://fbcdn-profile-a.akamaihd.net/hprofile-ak-snc4/372896_322832097804252_1451457464_n.jpg https://fbcdn-profile-a.akamaihd.net/hprofile-ak-ash2/188076_323826454312372_464368268_n.jpg https://fbcdn-profile-a.akamaihd.net/hprofile-ak-snc4/157988_245544635468600_1221856100_n.jpg https://fbcdn-profile-a.akamaihd.net/hprofile-ak-snc4/157972_225236267569573_1370082627_n.jpg

Baguru On Facebook

 
© Copyright 2010-2011 Baguru All Rights Reserved.
Template Design by Baguru | Published by Borneo Templates | Powered by Blogger.com.