Tampilkan postingan dengan label Internasional. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Internasional. Tampilkan semua postingan

Perusahaan-perusahaan Asia di Liga Eropa


ANTARA/Zenita Gibbons




Ekonomi Asia sedang menggeliat. Banyak negara dan perusahaan di Asia menunjukkan pertumbuhan yang positif, termasuk Indonesia.

Dengan kegiatan bisnis yang terus berkembang, beberapa perusahaan Asia pun kini melebarkan sayapnya ke Eropa, termasuk sepak bola. Ada pengusaha Asia (baca Timur Tengah) yang membeli dan memiliki beberapa klub lalu menyulapnya menjadi tim elit sampai menjadi sponsor.

Mau tahu perusahaan Asia apa saja yang menjadi sponsor klub-klub di Eropa? Daftar ini tidak termasuk sponsor untuk kompetisi:

1. Samsung Electronics Co., Korea Selatan

Klub: Chelsea, Inggris
Durasi: 10 tahun (diperbarui 2012)

Samsung akhirnya memperpanjang kontrak untuk menjadi sponsor Chelsea, kub asal Inggris yang menjadi juara Liga Champions 2012, untuk tiga tahun ke depan. Dengan nilai kontrak $ 22,5 juta per tahun, nama Samsung terpampang di dada kaus tim biru-biru itu.

2. Malaysia Airlines-AirAsia, Malaysia

Klub: Queens Park Rangers, Inggris
Durasi: 2 tahun (2012)

Nama dua maskapai asal Malaysia ini akan muncul di kaus tim QPR. Malaysia Airlines saat pertandingan kandang, AirAsia saat tandang. Nilai kontrak keduanya untuk dua tahun diperkirakan $ 793.000.

3. Li Ning Company Limited, Cina

Klub: Espanyol, Spanyol
Durasi: 4 tahun (2010)

Nama perusahaan yang bergerak di pakaian olahraga ini muncul pada kaus tim Espanyol. Nilai kontrak tidak disebutkan, dengan alasan kesepakatan bersama.

4. Huawei, Cina

Klub: Atlético Madrid, Spanyol
Durasi: Sekali pertandingan (2012)

Perusahaan telekomunikasi ini menjadi sponsor hanya untuk satu pertandingan, yaitu saat derbi Atlético Madrid-Real Madrid. Tanpa menyebut nilai kontrak, nama dan logo Huwawei terpampang besar di dada kaus Atlético Madrid.

5. Yingli Green Energy Holding Company Limited, Cina


Klub: Bayern Muenchen, Jerman
Durasi: 3 tahun (2011)

Tahun ini, Yingli mendatangkan Bayern Muenchen ke Cina untuk bertanding melawan klub lokal. Hal itu merupakan bagian dari kontrak sponsor Yingli dengan klub 22 kali juara liga Jerman itu. Yingli juga dapat hak pemasaran di tiket, iklan Bayern sampai kegiatan kehumasannya.

6. Dua Kelinci, Indonesia


Klub: Real Madrid, Spanyol
Durasi: 2 tahun (2011)

Dalam kerja sama hingga akhir tahun ini, PT Dua Kelinci berhak menggunakan dan memanfaatkan merek Los Blancos untuk kepentikan produk Dua Kelinci. Termasuk penggunaan logo. Perusahaan ini juga mengontrak Luis Figo secara khusus sebagai bintang.

7. Chang Beer Thai Beverage Plc., Thailand


Klub: Everton, Inggris; Barcelona dan Real Madrid, Spanyol
Durasi: 3 tahun (2010)

Kontrak yang bakal berakhir tahun depan ini merupakan perpanjangan dari kontrak sebelumnya. Merek bir asal Thailand tersebut terpampang mencolok di kaus resmi tim Everton. Nilai kontraknya $ 18,7 juta. Perusahaan ini juga mensponsori Barcelona dan Real Madrid selama tiga tahun. Selain dapat promosi di Spanyol, Chang Beer juga jadi promotor tunggal kedua klub tersebut di Thailand.

8. Hutchinson Telecommunications International Ltd, Hong Kong


Klub: Manchester United, Inggris
Durasi: 3,5 tahun (2009)

Kerja sama sponsor tersebut dilakukan oleh manajemen Hutchinson untuk mendorong merek TRI, operator telepon selular di Indonesia. Sponsor tersebut untuk lawatan pertandingan United ke Asia. Selain itu, sejumlah pemain Setan Merah seperti Rio Ferdinand ikut mempromosikan Tri di Indonesia.

9. Telekom Malaysia Bhd, Malaysia


Klub: Manchester United, Inggris
Durasi: 5 tahun (2010)

Dengan kerja sama ini, Telekom Malaysia mendapatkan lisensi untuk menjual produk menggunakan merek Manchester United, sekaligus menggunakan citra klub MU. Bagi TM, kerja sama ini untuk menarik penggemar United yang sangat besar di Malaysia.

10. Singha Beer, Thailand


Klub: Manchester United, Inggris
Durasi: 3 Tahun (2010)

Kedua institusi ini tidak ada yang bersedia menyebut nilai kesepakatannya. Namun yang pasti, bir merek Singha bisa didapatkan di stadion Old Trafford, kandang Manchester United. Selain itu, merek Snigha juga muncul di gerai-gerai media United.


Oleh | Yahoo! Olahraga

Olahraga Indonesia Harus Direformasi


 

Eko Suprihatno                    
Dari London

Kegagalan Indonesia mempertahankan merebut medali di cabang bulu tangkis Olimpiade membuat keprihatinan banyak pihak. Perlu ada regenerasi, darah baru, dan metode baru untuk mempersiapkan atlet nasional ke Olimpiade.
Hal itu diungkapkan Menpora Andi Mallarangeng di London, Inggris, kemarin. Sejak bulu tangkis dipertandingkan di Olimpiade Barcelona 1992, baru kali ini Indonesia tidak mampu membawa pulang satu pun medali.
Ganda campuran Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir yang menjadi harapan terakhir Indonesia, kandas dalam perebut­an medali perunggu. Saat menghadapi ganda Denmark Joachim Fischer Nielsen/Christinna Pedersen, ganda campuran terbaik Indonesia itu menyerah 12-21, 12-21.
“Ini harus segera diperbaiki. Apalagi harus segera bersiap menghadapi Olimpiade 2016. Jadi tidak ada waktu santai selepas London. Perlu ada regenerasi, darah baru, metode-metode baru untuk mempersiapkan atlet kita untuk dikirim ke Olimpiade,” tegas Andi.
Lebih jauh, Andi mengatakan yang terpenting kita tidak lagi terpaku pada satu atau dua cabang olahraga saja.
“Kita tidak boleh lagi terpaku dengan bulu tangkis saja sebagai cabang penyumbang medali emas. Itu memberi beban berlebih kepada cabang ini. Kondisi ini jelas tidak sehat untuk kehidupan olahraga kita,” imbuhnya.
Menurut Andi, setidaknya ada lima cabang yang bisa diproyeksikan, misalnya angkat besi dan panahan.
“Ini agar beban terbagi merata dan tidak saling mengandalkan. Bukan cuma bulu tangkis yang jadi andalan. Kalau cuma bulu tangkis, itu tidak menandakan prestasi kita di Olimpiade secara keseluruhan,” katanya.
Manajemen yang buruk
Kendati meraih satu perak dan satu perunggu, prestasi Indonesia di Olimpiade London 2012 dinilai gagal. Terpuruknya prestasi Indonesia ini dinilai akibat buruknya manajemen olahraga Indonesia.
“Ini akibat buruknya kapabilitas dan kompetensi para pembina dan pengurus olahraga Indonesia,” kata pengamat olahraga Fritz Simanjuntak saat dihubungi Media Indonesia.
Menurut Fritz, kebobrokan manajemen itu terlihat mulai dari persiapan kontingen menjelang tampil di Olimpiade London. Ia menyebut, misalnya, soal uang saku atlet.
“Masa uang saku atlet tiga bulan tidak dibayar? Itu melanggar hak asasi manusia. Belum lagi peralatan yang terlambat,” imbuh pria yang juga berprofesi sebagai sosiolog itu.
Lebih lanjut, kata Fritz, ­olahraga di Indonesia sudah tertinggal jauh dari negara lain. Pemanfaatan teknologi ­olahraga di Tanah Air juga dinilai masih buruk. “Mau bikin pelatnas seperti Hambalang, malah dikorupsi,” tegasnya.
Menurut Fritz, solusi masalah dunia olahraga di Indonesia ialah keberanian pemerintah untuk melakukan transformasi total di bidang ­olahraga. Selain itu, diperlukan pemimpin yang profesional dan berpengalam­an.
“Butuh pemimpin yang pandai manajemen dan bisa cari duit. Jangan tergantung terus dari pemerintah. Harus mampu bikin sistem. Tidak perlu lagi itu mantan pejabat terus jadi pemimpin cabang o­lahraga. Pengusaha juga bisa,” tandasnya. (*/R-2)

suprihatno
@mediaindonesia.com

Inilah Sesungguhnya yang Terjadi di Masyarakat Israel


Kalau kita mencermati kondisi masyarakat Zionis dari dalam akan terlihat bahwa kriminalitas yang terjadi di tengah-tengah mereka telah menjadi ancaman yang sangat menakutkan. Negara Israel menjadi sangat menakutkan dan sadis. Seidaknya inilah yang diakui sejumlah koresponden dan kolomnis Israel.

Beberapa tahun sebelumnya, ketua parlemen Knesset Ronen Reflin secara tegas menyatakan, prosentasi kejahatan rasisme di Israel sangat tinggi. Bentuk kejahatan ini bukan yang biasa terjadi, namun terdiri dari sejumlah aksi gangster yang terorganisir yang menguasai sejumlah kota besar di Israel. 

Hal ini diakui sendiri oleh ketua parlemen Knesset ketika mengoemntari kasus yang menimpa salah seorang anggoat parlemen. Ia mengatakan, apakah kalian tahu, orang-orang membayar sejumlah uang untuk sekedar memperoleh perlindungan, sungguh potret kehidupan yang sangat miris.

Tentu peristiwa ini bukanlah pertama kali terjadi, tetapi kali ini, mereka mendapatkan tempat yang subur untuk menghabisi karis politik seseorang bersamaan dengan kepentingan-kepentingan rendahan yang dilakukan sebuah geng kejahatan secara sistematis.

Ada yang berpendapat, bahwa pokok pangkal kejahatan di masyarakat Israel tidak bisa dipisahkan dari tabiat masyarakat Israel itu sendiri, karena memang entitas Israel dibangun diatas pembunuhan dan perampasan serta pengusiran yang hingga kini masih terus terjadi, dengan berbagai bentuknya.

Data terbaru yang diilansir lembaga keamanan Israel menunjukan, bangsa Israel yang suka melakukan penyiksaan terhadap bangsa Palestina atau membunuhnya, ternyata mereka juga melakukan ahl serupa kepada sesamanya.

Seperti apa yang terjadi di kalangan yahudi radikal keturunan Barat, Savardeem yang berseteru dengan Israel asal Asia, Eskanazi. Selain itu, Israel asal keturunan Amerika dan eropa berseteru dengan mereka yang berasal yahudi Timur.

Sementara itu, Israel asal keturunan Afrika terutama dari Negara-negara Arab satu sama lain. Adapun isyarat kebangkrutan masyarakat Israel secara moral tergambar dalam laporan yang disebarkan harian Jerusalem Post dalam beberapa tahun terakhir mengungkapkan, pengadilan tinggi Israel DoritBeinisch mengatakan, kita hidup ditengah kejahatan dan perseteruan antar lapisan masyarakat, ditengah kemiskinan dan ketidak percayaan public terhadap Negara. Namun kita masih berharap hal ini belum terlambat, ungkapnya.

Di tingkat kejahatan public seperti korupsi, pada tahun 2011 Israel berada di tingkat 36 paling buruk Negara terkorup. Padahal pada tahun 2010, Israel berada di tingkat ke 30. Naik 6 tingkat lebih buruk dari sebelumnya. Sementara Negara terbersih atau yang berada di tingkat pertama adalah New Zeland. (asy/infopalestina)

7 Negara Penghasil Pemain Top Dunia



1. Argentina
 

Tak seperti di masa lalu, Argentina saat ini sepertinya sedang mengalami kemerosotan dalam menghasilkan pemain-pemain muda berbakat. Setelah kemunculan Lionel Messi, Sergio Aguero, Javier Pastore maupun Gonzalo Higuain, belum ada lagi bakat-bakat baru yang menonjol dari ranah Argentina.

Beberapa pemain baru memang muncul, seperti Ezequiel Munoz dan Matteo Musacchio. Keduanya sama-sama berusia 21 tahun. Namun keduanya bukan pemain berkategori bintang besar. Terdapat satu nama yang cukup menyita perhatian media, terutama dari Italia, yaitu Erik Lamela yang membela AS Roma.

Selain tiga nama tersebut, masih terdapat beberapa nama dengan talenta yang cukup menjanjikan, diantaranya Manuel Lanzini, Juan Iturbe, Lucas Ocampos dan Leonel Galeano. Saat ini mereka memang masih terlalu muda untuk dapat memperkuat timnas Argentina, namun dua atau tiga tahun lagi mereka diprediksi akan dapat bermain bersama Leo Messi dkk.

Minimnya talenta-talenta muda berkualitas yang muncul dari Argentina menyebabkan negara tersebut tak lolos babak kualifikasi Olimpiade London 2012. Jika hal ini terus berlanjut, kesempatan Argentina untuk bersaing di level internasional akan menipis. Mereka bahkan dapat semakin tertinggal dari rival mereka, Brasil. Untuk saat ini, skuad Argentina memang masih cukup kuat. Mereka masih akan mampu berbicara banyak di Piala Dunia 2014 nanti.


2. Inggris

 

Negara ini memang sempat mengalami masa-masa 'paceklik' talenta-talenta muda berkualitas. Beberapa tahun belakangan, sangat susah untuk menemukan pelapis para pemain-pemain senior Inggris. Namun, sekarang semuanya telah berubah. Berkat hujan kritik dari berbagai pihak dan regulasi yang mengatur hak-hak pemain muda, Inggris mulai dapat menelurkan talenta-talenta muda berkualitas untuk timnas mereka kelak.

Sekarang, nama-nama seperti Jack Wilshere, Phil Jones, Jack Rodwell, Steven Caulker dan Jonjo Shelvey telah muncul. Dua atau tiga tahun lagi mereka akan menghiasi skuad The Three Lions. Mereka akan menyusul rekan-rekan mereka yang telah terlebih dahulu berjuang di level senior seperti Danny Welbeck dan Alex Oxlade Chamberlain.

Namun, sayangnya, diantara nama-nama tersebut, belum ada pemain yang benar-benar akan menjadi pemain dengan level superstar atau menjadi pemain kunci, seperti Xavi Hernandez, Andrea Pirlo, atau Mesut Ozil. Pemain-pemain kunci itulah yang nantinya akan membawa timnas Inggris menjadi salah satu timnas terbaik yang ada di Eropa.

Untuk saat ini, Inggris tak akan kekurangan pemain pelapis, setidaknya hingga piala eropa yang akan datang. Dan semoga saja, dalam perjalanannya, tim Inggris akan menemukan pemain kunci yang mereka idam-idamkan sejak dahulu.

3. Prancis
 Prancis

Negara ini konsisten dalam menelurkan bakat-bakat baru berkualitas bagi timnasnya. Saat ini, siapa tak kenal Karim Benzema, Yann M'Vila, Hugo Lloris dan Samir Nasri? Untuk umur, saat ini saja, rata-rata usia pemain Prancis adalah 24 tahun.

Di belakang mereka, pemain-pemain yang lebih muda telah mengantri untuk dapat membela Les Bleus. Pemain-pemain muda tersebut antara lain Raphael Varane, Serge Aurier, Willy Boly, Francis Coquelin dan M'baye Niang. Mereka adalah buah dari pengelolaan kompetisi yang bagus di liga Prancis.

Jika anda belum terlalu mengenal pemain-pemain tersebut, jangan khawatir, karena tak lama lagi anda akan sering mendengar nama-nama mereka menghiasi berbagai berita olahraga. Dengan skill dan potensi yang mereka miliki, mereka akan dapat menggapai sukses tak lama lagi.

Sementara itu, ada satu hal yang dapat menghambat mereka berprestasi bersama tim Ayam Jantan yaitu suasana dalam tim. Timnas saat ini tengah limbung menyusul kegagalan mereka di Euro 2012 yang lalu. Laurent Blanc pun terpaksa mundur dari jabatannya sebagai pelatih. Seharusnya hal tersebut tidak perlu terjadi karena Blanc telah berhasil menyatukan tim yang terpecah belah di era kepelatihan Raymond Domenech. Tim pun mampu tampil lebih solid.

Sekarang, nasib Prancis ada di tangan pelatih baru, Didier Deschamps. Mantan gelandang Juventus ini diharapkan mampu membawa suasana baru dalam tim Les Bleus, dan membawa Prancis berjaya di Piala Dunia 2014 mendatang.

4. Belanda
Belanda

Negeri Kincir Angin ini tergolong hebat. Bagaimana tidak, sebagai negara dengan wilayah yang tak terlalu luas, mereka bisa begitu konsisten dalam menelurkan pesepakbola-pesepakbola berbakat dan berkualitas bagi timnasnya. Liga Belanda pun memang tak sehebat liga Spanyol maupun Inggris, namun kehandalannya mencetak pemain-pemain berkualitas harus disegani.

Saat pemain-pemain senior macam Robin Van Persie, Wesley Sneijder, Arjen Robben maupun Rafael van der Vaart telah memasuki masa-masa keemasan mereka, sejumlah pemain muda telah siap menjadi pengganti mereka di masa depan. Anda pasti telah mengenal sejumlah nama seperti Luuk de Jong, Georginio Wijnaldum, Jeffrey Bruma, Luc Castaignos dan Jetro Willems. Mereka siap menjadi penghuni anyar skuad Belanda. Nama terakhir bahkan telah tampil bersama para pemain senor di ajang Euro 2012.

Siapapun pelatih baru Belanda nantinya, ia akan cukup beruntung. Ia tak akan kesulitan dalam menemukan pemain-pemain baru guna memperkuat tim Belanda.

5. Jerman




Jerman

Salah satu negara yang konsisten dalam memunculkan bakat-bakat muda yang berkualitas. Bahkan, beberapa tahun belakangan, Jerman semakin rajin memunculkan pemain-pemain muda dengan kualitas yahud. Saat ini skuad Jerman diperkuat oleh anak-anak muda dengan skill yang oke. Thomas Muller, Toni Kroos, Mats Hummels, Marco Reus hingga Mesut Ozil adalah sederet nama-nama young guns yang menghiasi starting line-up Der Panzer.

Sementara, di bangku cadangan, telah menunggu darah-darah muda yang juga siap untuk unjuk kemampuan di lapangan hijau. Mario Gotze, Lewis Holtby, Julian Draxler, Moritz Leitner dan Patrick Hermann adalah sebagian dari darah-darah muda tersebut.

Jerman telah menuai hasil positif dari sistim pembinaan pemain muda mereka yang ekselen. Mereka mampu merengkuh posisi ketiga di dua edisi terakhir Piala Dunia dan meraih posisi runner-up di Euro 2008. Kegagalan mereka di Euro 2012 yang lalu akan mereka lampiaskan di Piala Dunia yang akan datang.


6. Spanyol

Spanyol

Salah satu contoh sukses pembinaan pemain muda di Spanyol adalah keberhasilan mereka meraih satu tempat di final Piala Eropa U-19. Saat ini banyak sekali pemain-pemain muda yang berhasil Spanyol orbitkan dalam dunia sepakbola.

Nama-nama seperti Iker Muniain, David de Gea, Thiago Alcantara, Isco Rodrigo, Oriol Romeu, Cristian Tello, Gerard Deulofeu dan Inigo Martinez adalah sebagian kecil dari pemain-pemain bertalenta tinggi hasil didikan Spanyol.

Hasil yang dicapai oleh Spanyol ini sangat mengagumkan, mengingat minimnya dana yang dimiliki oleh klub-klub liga Spanyol.

Dengan gabungan pemain senior yang sekarang menghuni tim La Furia Roja, kesempatan Spanyol untuk sekali lagi menjadi juara dunia cukup terbuka lebar.


7. Brasil
Brasil

Ya, Brasil memang gudangnya pemain-pemain muda dengan kualitas yang tak perlu diragukan lagi. Pemain-pemain terbaik dunia acapkali lahir dari negara ini. Saat ini saja, terdapat satu nama yang telah siap untuk menjadi pemain terbaik dunia. Usianya masih sangat muda, namun memiliki skill yang sangat luar biasa. Nama pemain tersebut adalah Neymar.

Selain Neymar, masih terdapat nama-nama dengan kualitas tak kalah hebatnya. Oscar, Danilo dan Lucas Moura adalah pemain-pemain muda yang menjadi incaran banyak klub elit eropa. Di bawah mereka, nama-nama seperti Romulo, Alex Sandro, Casemiro dan Coutinho adalah junior-junior baru yang siap berjuang demi tim Samba.

Tim Samba seperti tak pernah kekurangan talenta-talenta berkualitas tiap tahunnya.

Sekarang tergantung pelatih Mano Menesez, apakah dirinya dapat membentuk satu tim tangguh yang terdiri dari individu-individu luar biasa, atau tidak. Merengkuh trofi Piala Dunia di kampung halaman sendiri semestinya adalah target yang wajib dimenangkan.


SUMBER

Kompetisi Sepak Bola RI-Australia Diluncurkan

KOMPAS.com/Caroline Damanik
Duta Besar Australia Greg Moriarty menyerahkan trofi kepada Ketua PP Muhammadiyah Din Syamsuddin, Kamis (22/9/2011). Tim futsal Muhammadiyah menang 6-3 atas tim Kedubes Australia dalam laga persahabatan ini.


 Kedutaan Besar Australia Jakarta menyambut baik peluncuran ANZ Australia-Indonesia Cup  pada Sabtu 14 Juli di Buperta Cibubur. ANZ Australia-Indonesia Cup adalah kompetisi sepak bola Australian Rules yang melibatkan pemain Indonesia dan asing.
Duta Besar Australia untuk Indonesia Greg Moriarty mengatakan, pertumbuhan olahraga nasional Australia adalah contoh lain dari hubungan erat antara kedua negara. "Menyaksikan pertumbuhan sepak bola Australian Rules di Indonesia adalah hal yang menarik dan bahkan lebih baik lagi menyaksikan Indonesia dan Australia bermain bersama di tim yang sama," kata Dubes Moriarty, dalam siaran pers, Jumat (13/7/2012).
"Orang Indonesia mencintai olahraga dan para pemain sepak bola itu cepat dan terampil. Saya yakin Indonesia memiliki potensi untuk menghasilkan para pemain sepak bola berbakat tinggi. Liga baru yang melibatkan pemain dari kedua negara ini akan menambah dimensi lain pada hubungan bilateral yang sehat dan memberikan sumbangsih lebih lanjut kepada saling pengertian kita bersama," tambah Moriarty.
Ketua Australian Football League (AFL) Indonesia John Eddy mengatakan, para pemain Indonesia telah terlibat dalam permainan itu dan beliau menyambut masa depan dengan semangat.
"Para pemain Indonesia yang terlibat di liga itu telah mempelajari sepak bola Aussie Rules dengan sangat cepat dan potensi pertumbuhan olahraga ini di Indonesia sangat besar. Turnamen ini adalah langkah pertama untuk mencapai tujuan utama AFL Indonesia, yakni mempersiapkan tim nasional untuk bersaing di International Cup pada 2014 di Australia," kata Eddy.
" International Cup itu seperti Piala Dunia tapi untuk Sepak Bola Australian Rules, dan Indonesia memiliki banyak pemain Australia Rules yang bagus yang berharap untuk berhasil. ANZ Australia-Indonesia Cup akan memberi mereka sebuah ajang kompetisi yang konsisten untuk bermain," tambah Eddy.
AFL Indonesia berawal sebagai program berbasis sekolah yang diselenggarakan oleh Jakarta Bintangs Australian Football Club, yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya kesehatan dan gizi di sekolah-sekolah di Jakarta dengan menggunakan sepak bola untuk menyebarkan pesan. Hal ini telah berkembang menjadi program sepak bola khusus y ang melibatkan para pemain Indonesia dari Jakarta, Bogor, Cileungsi, Balikpapan dan Bali.  

sumber
https://fbcdn-profile-a.akamaihd.net/hprofile-ak-ash2/372897_131353430292780_619288642_n.jpg https://fbcdn-profile-a.akamaihd.net/hprofile-ak-snc4/188096_134547703323278_1162554518_n.jpg https://fbcdn-profile-a.akamaihd.net/hprofile-ak-snc4/372896_322832097804252_1451457464_n.jpg https://fbcdn-profile-a.akamaihd.net/hprofile-ak-ash2/188076_323826454312372_464368268_n.jpg https://fbcdn-profile-a.akamaihd.net/hprofile-ak-snc4/157988_245544635468600_1221856100_n.jpg https://fbcdn-profile-a.akamaihd.net/hprofile-ak-snc4/157972_225236267569573_1370082627_n.jpg

Baguru On Facebook

 
© Copyright 2010-2011 Baguru All Rights Reserved.
Template Design by Baguru | Published by Borneo Templates | Powered by Blogger.com.