Tampilkan postingan dengan label Hubungan Internasional. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Hubungan Internasional. Tampilkan semua postingan

Perusahaan-perusahaan Asia di Liga Eropa


ANTARA/Zenita Gibbons




Ekonomi Asia sedang menggeliat. Banyak negara dan perusahaan di Asia menunjukkan pertumbuhan yang positif, termasuk Indonesia.

Dengan kegiatan bisnis yang terus berkembang, beberapa perusahaan Asia pun kini melebarkan sayapnya ke Eropa, termasuk sepak bola. Ada pengusaha Asia (baca Timur Tengah) yang membeli dan memiliki beberapa klub lalu menyulapnya menjadi tim elit sampai menjadi sponsor.

Mau tahu perusahaan Asia apa saja yang menjadi sponsor klub-klub di Eropa? Daftar ini tidak termasuk sponsor untuk kompetisi:

1. Samsung Electronics Co., Korea Selatan

Klub: Chelsea, Inggris
Durasi: 10 tahun (diperbarui 2012)

Samsung akhirnya memperpanjang kontrak untuk menjadi sponsor Chelsea, kub asal Inggris yang menjadi juara Liga Champions 2012, untuk tiga tahun ke depan. Dengan nilai kontrak $ 22,5 juta per tahun, nama Samsung terpampang di dada kaus tim biru-biru itu.

2. Malaysia Airlines-AirAsia, Malaysia

Klub: Queens Park Rangers, Inggris
Durasi: 2 tahun (2012)

Nama dua maskapai asal Malaysia ini akan muncul di kaus tim QPR. Malaysia Airlines saat pertandingan kandang, AirAsia saat tandang. Nilai kontrak keduanya untuk dua tahun diperkirakan $ 793.000.

3. Li Ning Company Limited, Cina

Klub: Espanyol, Spanyol
Durasi: 4 tahun (2010)

Nama perusahaan yang bergerak di pakaian olahraga ini muncul pada kaus tim Espanyol. Nilai kontrak tidak disebutkan, dengan alasan kesepakatan bersama.

4. Huawei, Cina

Klub: Atlético Madrid, Spanyol
Durasi: Sekali pertandingan (2012)

Perusahaan telekomunikasi ini menjadi sponsor hanya untuk satu pertandingan, yaitu saat derbi Atlético Madrid-Real Madrid. Tanpa menyebut nilai kontrak, nama dan logo Huwawei terpampang besar di dada kaus Atlético Madrid.

5. Yingli Green Energy Holding Company Limited, Cina


Klub: Bayern Muenchen, Jerman
Durasi: 3 tahun (2011)

Tahun ini, Yingli mendatangkan Bayern Muenchen ke Cina untuk bertanding melawan klub lokal. Hal itu merupakan bagian dari kontrak sponsor Yingli dengan klub 22 kali juara liga Jerman itu. Yingli juga dapat hak pemasaran di tiket, iklan Bayern sampai kegiatan kehumasannya.

6. Dua Kelinci, Indonesia


Klub: Real Madrid, Spanyol
Durasi: 2 tahun (2011)

Dalam kerja sama hingga akhir tahun ini, PT Dua Kelinci berhak menggunakan dan memanfaatkan merek Los Blancos untuk kepentikan produk Dua Kelinci. Termasuk penggunaan logo. Perusahaan ini juga mengontrak Luis Figo secara khusus sebagai bintang.

7. Chang Beer Thai Beverage Plc., Thailand


Klub: Everton, Inggris; Barcelona dan Real Madrid, Spanyol
Durasi: 3 tahun (2010)

Kontrak yang bakal berakhir tahun depan ini merupakan perpanjangan dari kontrak sebelumnya. Merek bir asal Thailand tersebut terpampang mencolok di kaus resmi tim Everton. Nilai kontraknya $ 18,7 juta. Perusahaan ini juga mensponsori Barcelona dan Real Madrid selama tiga tahun. Selain dapat promosi di Spanyol, Chang Beer juga jadi promotor tunggal kedua klub tersebut di Thailand.

8. Hutchinson Telecommunications International Ltd, Hong Kong


Klub: Manchester United, Inggris
Durasi: 3,5 tahun (2009)

Kerja sama sponsor tersebut dilakukan oleh manajemen Hutchinson untuk mendorong merek TRI, operator telepon selular di Indonesia. Sponsor tersebut untuk lawatan pertandingan United ke Asia. Selain itu, sejumlah pemain Setan Merah seperti Rio Ferdinand ikut mempromosikan Tri di Indonesia.

9. Telekom Malaysia Bhd, Malaysia


Klub: Manchester United, Inggris
Durasi: 5 tahun (2010)

Dengan kerja sama ini, Telekom Malaysia mendapatkan lisensi untuk menjual produk menggunakan merek Manchester United, sekaligus menggunakan citra klub MU. Bagi TM, kerja sama ini untuk menarik penggemar United yang sangat besar di Malaysia.

10. Singha Beer, Thailand


Klub: Manchester United, Inggris
Durasi: 3 Tahun (2010)

Kedua institusi ini tidak ada yang bersedia menyebut nilai kesepakatannya. Namun yang pasti, bir merek Singha bisa didapatkan di stadion Old Trafford, kandang Manchester United. Selain itu, merek Snigha juga muncul di gerai-gerai media United.


Oleh | Yahoo! Olahraga

Main Bola di Luar Negeri: Antara Mimpi dan Kangen Rumah


: Aditya

Bermain di kompetisi sepak bola yang levelnya lebih tinggi menjadi mimpi banyak pemain. Kualitas kompetisi, prestasi, karier dan pengalaman adalah contoh bagaimana kompetisi di luar negeri-terutama yang sepak bolanya sudah profesional dan menjadi industri-terlihat lebih menjanjikan.

Bima Sakti adalah salah satu dari sedikit pemain Indonesia yang punya sejarah bermain di luar negeri, yaitu saat bergabung dengan PSSI Primavera. Ia menimba ilmu dan pengalaman di Italia. Setelah itu, mantan kapten timnas Indonesia yang dikenal dengan tendangan geledeknya ini pada musim 1995-1996 membela klub Helsingborg IF di liga Swedia. Bertahan hanya satu musim, Bima kembali ke Indonesia dan bermain bersama Persema Malang.

Dalam perbincangan, Bima mengatakan bahwa bermain di klub asing dapat meningkatkan rasa percaya dirinya. Terlebih visi bermain sepak bolanya lebih jelas dan mendapatkan pengalaman dari sebuah kompetisi yang tertata rapi.

Soal gaji, dia mengaku tidak mau memikirkan ketika itu. Sebab tujuannya adalah menimba ilmu dan bermain total di kompetisi luar negeri. “Lumayanlah. Mungkin hampir sama seperti yang diterima adik-adik saya yang sekarang bermain di Uruguay atau Belgia,” ujarnya, tanpa mau merinci.

Fasilitas yang ia terima pun tidak jauh berbeda dengan yang diberikan klub-klub lokal. “Yang saya terima pada saat itu seperti apartemen dan uang saku. Namun yang berbeda adalah saya bermain di lapangan yang bagus. Lebih profesional,” ungkapnya.

Kelebihan lain yang ia rasakan adalah pola latihan yang benar-benar disiplin. Ditambah sarana seperti ruang ganti yang tertata rapi dan menggunakan lapangan yang sangat baik untuk digunakan. “Saya benar-benar merasakan kompetisi yang serius, namun ditunjang dengan sarana dan pola latihan yang baik,” papar Bima.

Ia juga mengungkapkan selama bermain di klub asing merasa dihargai oleh rekan-rekannya di klub itu . “Mereka salut dan respect terhadap bakat-bakat pemain dari Indonesia. Mereka takjub melihat skill pemain-pemain yang berasal dari Papua,” imbuhnya.

Namun saat bermain di klub asing ia mempunyai kelemahan saat berkomunikasi serta makanan yang dikonsumsinya. Dan yang paling berpengaruh adalah tekanan mental karena berbeda budaya sehingga harus beradaptasi dengan cepat.

“Sering merasa homesick karena saya di sana adalah kaum minoritas dan tidak mengenal siapa-siapa. Jadi saya ingin cepat-cepat pulang ke Tanah Air,” jelasnya.

Bima melanjutkan, pola hidup pun harus disesuaikan karena musim di sana, dengan cuacanya yang dingin. “Makanan pun tidak semuanya sesuai dengan selera saya. Makanan instant hampir semua produk Thailand, “ terangnya.

Kini, mengetahui makin banyak pemain muda bersempatan main di kompetisi luar negeri, dia sangat mendukung. “Saya sangat setuju kepada pemain muda yang sekarang bermain di CS Vise. Mudah-mudahan ke depannya mereka bisa menjadi tulang punggung tim nasional Indonesia,” harapnya.


Berikut beberapa pemain Indonesia lain yang berlaga di luar negeri:

1. Yericho Christianto

Lahir di Malang pada 14 Januari 1992. Tinggi Badan 1,67cm.

Pemain yang berposisi di sektor kiri pertahanan ini dijuluki sebagai Roberto Carlosnya Indonesia ketika masih bermain bersama tim SAD. Bermain di CS Vise pada pertengahan tahun 2011 yang lalu, Yericho menggunakan nomor punggung 2.

2. Alfin Tuasalamony

Lahir di Maluku pada 13 November 1992. Tinggi badan 1,73 sentimeter dan berposisi sebagai pemain bertahan dengan nomor kostum 18 di CS Vise.

3. Ruben Wuarbanaran

Pemain kelahiran Wijhe, Belanda pada tahun 1990 ini adalah salah satu pemain hasil naturalisasi PSSI pada era kepemimpinan Nurdin Halid. Sempat membela Pelita Jaya di kompetisi LSI, Ruben akhirnya hijrah ke CS Vise bersamaan dengan kepindahan Syamsir Alam. Di CS Vise, Ruben bermain di posisi gelandang.

4. Yandi Sofyan Munawar

Penyerang CS Vise kelahiran Garut 25 Mei 1992 ini telah bermain di CS Vise sebanyak 14 kali dengan 11 di antaranya masuk sebagai pemain pengganti selama musim kompetisi 2011/2012 tanpa mencetak satu gol pun.

5. Syamsir Alam
Putra Minang kelahiran Agam 6 Juli 1992 ini memiliki postur 178 cm dan bermain sebagai penyerang. Selama membela CS Vise sejak awal tahun 2012 ini, Alam telah bermain sebanyak empat kali. Dari empat pertandingan tersebut, Alam belum sekalipun berhasil menciptakan gol. Ia juga pernah bermain di Atletico Penarol, Uruguay. Sebelumnya sempat mengikuti seleksi masuk tim junior klub Liga Belanda, Vitesse Arnhem dan Heerenveen tapi gagal lolos.

6. Ricky Yakobi

Masa keemasan pemain kelahiran Medan 12 Maret 1963 ini adalah saat membela Arseto Solo di era-80 an. Setelah ia tampil gemilang bersama timnas Indonesia di Asian Games 1986, ia mampu menarik hati klub asal Liga Jepang, Matsushita untuk menggunakan tenaganya di kompetisi musim 1988. Sayang Ricky tak mampu beradaptasi dengan cuaca dingin Negeri Sakura, sehingga hanya bermain dalam empat pertandingan saja dengan satu sumbangan gol.

7. Rocky Putiray

Pemain yang selalu tampil eksentrik kelahiran Maluku 26 Juni 1970 ini bisa dibilang pemain Indonesia paling sukses saat berkarier di kompetisi luar negeri. Putiray mengawali karirnya bersama Arseto Solo. Klub luar negeri pertama pemain asal Maluku ini adalah Instant Dict Hongkong pada 2001. Dari 15 pertandingan yang dilakoni di klub itu, dia mencetak 20 gol.

Pada musim 2002-2004 dia bermain untuk Kitchee FC. Putiray tampil menggila bersama klub ini. Yakni, torehan 41 gol dari 20 laga. Pada 2004-2005 Putiray direkrut South China AA dengan 15 gol dari 25 penampilan. Penampilan spektakuler Putiray adalah kala mencetak 2 gol ke gawang AC Milan, 31 Mei 2004, ketika membela tim bintang Liga Hongkong. Dua gol itu sekaligus membawa kemenangan timnya atas AC Milan 2-1.

8. Kurniawan Dwi Julianto

Tergabung dalam tim Primavera Indonesia saat berlatih di Italia, semakin mematangkan pemain jebolan Diklat Salatiga ini. Skill pemain yang akrab disapa kurus ini telah menarik perhatian klub di Liga Swiss, FC Luzern pada 1994-1995. Sayang penampilannya mengecewakan. Dia hanya bermain dalam 10 laga dan cuma mencetak satu gol.

Meski begitu, klub Sampdoria Italia tertarik merekrutnya untuk bermain di seri-B pada musim 1996-1997. Namun, pemain kelahiran 13 Juli 1976 juga gagal menampilkan kemampuan terbaiknya. Pada 2006, Serawak FC Malaysia mengontraknya. Namun lantaran tak kunjung menciptakan gol, kontrak diputus di tengah jalan.

9. Kurnia Sandy

Kurnia adalah satu-satunya penjaga gawang Indonesia yang sempat membubuhkan tandatangannya bersama klub luar negeri. Tepatnya usai berguru di Italia bersama tim Primavera. Penjaga gawang kelahiran Semarang, 24 Agustus 1975 ini menandatangani kontrak bersama Sampdoria di musim kompetisi 1996-1997 sebagai penjaga gawang ketiga. Hanya berkiprah setahun, Sandy kembali ke Indonesia untuk bergabung bersama klub-klub lokal seperti Pelita Jaya, Persikabo, PSM Makassar, Arema Malang, Persik Kediri, Persebaya Surabaya, Mitra Kukar dan sempat bermain di Klub Liga Primer Indonesia, Bandung FC.

10. Bambang Pamungkas


Ikon klub Persija Jakarta ini adalah generasi emas striker Indonesia berikutnya. Bepe sapaannya, adalah pemain yang tergabung dalam proyek lanjutan Primavera yang dinamai Baretti. Seperti halnya Kurniawan Dwi Yulianto, Bepe menjadi pemain paling menonjol kala berguru di Italia hingga klub Divisi 3 Liga Belanda, EHC Norad mengontraknya. Sayang masalah adaptasi cuaca membuat Bepe diputus kontrak hanya beberapa bulan ke depan.

Pada tahun 2005 Bepe menandatangani kontrak dengan Selangor FC. Dia tampil cemerlang saat memperkuat Selangor FC bersama rekannya di timnas, Elie Aiboy. Dia langsung menjadi idola fans klub tersebut dengan mencatatkan diri sebagai pencetak gol terbanyak Liga Malaysia (22 gol). Dari 42 penampilannya, Bepe menciptakan 39 gol.

11. Elie Aiboy

Sama dengan Bepe, Elie Aiboy pernah berseragam Selangor FC Malaysia. Dia tampil cemerlang di klub negeri jiran itu. Di musim pertamanya 2005-2006, Elie mengantar Selangor FC meraih treble winner dengan menjuarai Liga Perdana Malaysia, Piala Malaysia dan Piala FA Malaysia.

12. Jajang Mulyana

Pernah bermain untuk Boavista FC di Brasil pada tahun 2008-2009 dengan status pinjaman. Namun, dia hanya bermain 8 kali dan mencetak 1 gol.

13. Arthur Irawan

November 2011 resmi dikontrak klub Espanyol. Sekaligus mencatat sejarah sebagai pemain bola asal Indonesia pertama yang membela klub Liga Primera Spanyol.

Belajar ke Indonesia, Kini Malaysia Lebih Unggul Soal Pembangunan Tol


situs-berita-terbaru.blogspot.com - Belajar ke Indonesia, Kini Malaysia Lebih Unggul Soal Pembangunan Tol

versi Indonesia

versi Malaysia:

situs-berita-terbaru.blogspot.com - Belajar ke Indonesia, Kini Malaysia Lebih Unggul Soal Pembangunan Tol

versi malaysia
Bandung - Negeri jiran Malaysia kini memiliki kapasitas jalan tol jauh lebih baik dari Indonesia. Padahal negara tersebut pada awalnya belajar pembangunan tol dari Indonesia.


"Malaysia awalnya belajar bangun tol, tahun 1978 di Jagorawi. Sekarang mereka sudah buat tol dari Johor Baru sampai perbatasan Thailand," kata Ketua Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI), Sudaryatmo dalam acara dialog Menanti Kepastian Kenaikan Tarif Jalan Tol di Bandung, Senin malam (26/9/2011)

Ia mengatakan pembangunan tol di Indonesia begitu lambat walaupun sudah memiliki beberapa payung hukum undang-undang dan sudah terjadi silih bergantinya pemerintahan.

Sebelum adanya Undang-Undang (UU) 38 Tahun 2004 tentang Jalan, pada periode 1999-2004 pembangunan tol rata-rata hanya 15 Km per tahun.

Sementara sejak adanya UU No 38 Tahun 2004 atau sekitar periode 2003-2010 penambahan jalan tol hanya 48 Km per tahun. Meski mengalami kenaikan, namun pertambahan jalan tol di Indonesia masih jauh tertinggal dengan negara lain seperti Malaysia, China dan lainnya.

"Dulu waktu Pak JK (Jusuf Kalla) punya target mau bangun jalan tol 1000 Km, seharusnya per tahun bisa bertambah 200 Km," imbuh Sudaryatmo.

Hal ini pun diakui oleh Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Achmad Gani Ghazali yang mengatakan Indonesia memang terlambat dalam menambah jumlah ruas tol. Terutama pasca krisis tahun 1998 lalu yang menyebabkan banyak proyek tol tertunda.

"Kita agak terlambat membangun jalan tol," kata Gani.

Wakil Menteri Pekerjaan Umum Hermanto Dardak ditempat yang sama mengatakan dari sisi daya saing infrastruktur jalan termasuk jalan tol, Indonesia mencatat peningkatan yang positif.

Berdasarkan peringkat daya saing jalan berdasarkan World Economic Forum (WWF), pada tahun 2007 dari 136 negara, Indonesia hanya menempati urutan ke-113.

"Beberapa upaya kita lakukan saat mengimplementasikan udang-undang (jalan). Intinya kita memodernisasi jalan disitu, supaya pemain lebih banyak lagi, supaya Jasa Marga lebih mantap lagi daya saingnya," jelasnya.

Hasilnya pada tahun 2008 daya saing Indonesia untuk infrastruktur jalan naik menjadi urutan ke-105. Kemudian tahun 2009 menempati urutan ke-95 dan tahun 2010 menduduki peringkat ke-84 dunia.

"Ini signfikan sekali, yang lain memang membangun, kita lebih membangun lebih cepat. Banyak jalan yang dilebarkan, tambahan jalan kita, seperti negara Jepang badan jalannya dilebarkan bukan berarti menambah lagi," ucapnya.

------------------
Nampaknya ini berita lanjutan dari berita ongkos transportasi di Indonesia yang mahal....
hayo...bangun infrastruktur yang cepat, agar ekonomi menggeliat dengan cepat pula.

sumber



Pemimpin Negara Islam akan Diminta Pertangungjawaban soal Rohingya



Pemimpin Negara Islam akan Diminta Pertangungjawaban soal Rohingya
Nasmiya Bokova, jurnalis dan wakil pimpinan redaksi majalah Muslimanka terbitan Bosnia, menyerukan negara-negara Islam mendesak pemerintahan Myanmar menghentikan aksi pembantaian Muslim Rohingya. Karena, pemimpin-pemimpin negara Islam akan diminta pertanggungjawabannya di hadapan Allah.
"Semua negara bertanggung jawab atas tragedi tersebut. Tetapi menyusul kebungkaman sebagian besar negara, maka tugas negara-negara Islam dalam hal ini lebih berat," tambahnya. "Dalam kondisi ini, tugas negara-negara Islam berlipat ganda dalam memperjuangkan kepentingan umat Islam dan menjaga keselamatan mereka.
Bokova mengatakan hal tersebut dalam wawancaranya dengan IRNA di Moskow, Rusia, pada Sabtu (28/7) waktu setempat. Dalam kesempatan itu, Bokova juga mengecam Amerika Serikat dan negara Barat yang tak bereaksi dalam kasus penindasan Muslim Rohingya. Padahal, AS dan sekutunya itu selama ini selalu mengklaim sebagai pejuang hak asasi manusia.
Bokova menyatakan pemimpin-pemimpin negara Islam harus mengambil sikap dalam kasus Muslim Rohingya.
''Jika para penguasa negara-negara Islam dengan berbagai alasan tidak menunaikan tugasnya, maka mereka akan bertanggung jawab di hadapan umat dan di hadapan Allah Swt," katanya.
Redaktur: Didi Purwadi
Sumber: www.irib.ir

HAM: Alat Propaganda dan Penjajahan Barat


Di Tanah Air, Peringatan Hari HAM se-Dunia ditandai dengan sejumlah aksi oleh para pegiat HAM di beberapa daerah. Yang menarik, terkait dengan HAM ini, seminggu sebelumnya, Human Rights Watch (HRW) dalam laporan yang berjudul, “Menegakkan Moralitas: Pelanggaran dan Penerapan Syariah di Aceh Indonesia,” menyebutkan bahwa dua aturan Perda Syariah mengenai larangan khalwat serta aturan mengenai busana Muslim pada pelaksanaanya telah melanggar HAM dan konstitusi Indonesia. Dalam konferensi pers pada Rabu (1/12/2010), HRW mendesak pemerintah lokal di Aceh dan pemerintah pusat Indonesia agar mencabut kedua aturan tersebut. Sejak masih dalam draft, perda yang sering disebut terinspirasi oleh syariah itu memang telah mendapat kecaman dari para aktivis liberal dan sekular dengan mengusung ide hak asasi manusia (HAM).
Karena itu, kaum Muslim tentu perlu mencermati kembali hakikat dan upaya di balik propaganda HAM. Pasalnya, propaganda HAM, baik dalam lingkup lokal atau nasional maupun internasional, pada faktanya sering merugikan Islam dan kaum Muslim.
HAM: Propaganda Menyesatkan
Hak Asasi Manusia (HAM) yang selama ini digembar-gemborkan kalangan sekular sesungguhnya bagian dari ide demokrasi yang dipropagandakan Barat sekaligus dijajakan di negeri-negeri Islam. Demokrasi sendiri didasarkan pada paham kebebasan. Ide HAM yang didasarkan pada liberalisme (kebebasan) ini berbahaya dalam beberapa aspek. Kebebasan beragama (freedom of religion), misalnya, bukanlah semata-mata ketidakbolehan memaksa seseorang untuk memeluk agama tertentu; tetapi kebebasan untuk murtad dari Islam, bahkan untuk tidak beragama sama sekali. Atas dasar kebebasan juga, keyakinan dan praktik yang menyimpang dari Islam dibiarkan. Dengan alasan HAM, Ahmadiyah yang sesat karena menyakini Mirza Ghulam Ahmad sebagai nabi baru setelah Rasulullah Muhammad saw. atau Lia Eden yang mengaku Jibril dibela habis-habisan.
Di bidang sosial, dengan alasan kebebasan berperilaku sebagai ekpresi kebebasan individu, HAM melegalkan praktik yang menyimpang dari Islam seperti seks bebas, homoseksual, lesbian serta pornografi dan pornoaksi. Akibatnya, kemaksiatan pun meluas di tengah-tengah masyarakat. Data Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) pada 2010 menunjukkan sebanyak 51 persen remaja di Jabodetabek tidak perawan lagi karena telah melakukan hubungan seks pranikah. Hal serupa juga terjadi di kota besar lainnya. Di Surabaya tercatat 54 persen, Bandung 47 persen, dan 52 persen di Medan sudah tidak perawan. Bersamaan dengan itu, jumlah pengidap penyakit HIV/AIDS pun terus meningkat.
Di bidang politik ide HAM juga digunakan sebagai “political hammer (palu politik)” untuk menyerang perjuangan penegakan syariah Islam yang merupakan kewajiban bagi setiap Muslim. Tidak hanya itu, HAM juga mengancam stabilitas dan kesatuan politik negeri-negeri Islam, termasuk Indonesia. Lepasnya Timor Timur tidak bisa dilepaskan dari propaganda hak menentukan nasib sendiri (the right of self determination). Ancaman disintegrasi dengan alasan yang sama juga bisa terjadi di Papua dan Aceh.
Di bidang ekonomi, liberalisasi ekonomi telah menjadi jalan perampokan terhadap kekayaan negeri-negeri Islam atas nama kebebasan pemilikan. Tambang minyak, emas, perak, batubara yang sebenarnya merupakan milik rakyat (al-milkiyah al-amah), dirampok atas nama kebebasan investasi dan perdagangan bebas. Walhasil, propaganda HAM di negeri-negeri Muslim, termasuk di negeri ini, pada dasarnya menyesatkan, dan karenanya perlu diwaspadai oleh umat Islam.
HAM: Alat Penjajahan Barat
Selain menyesatkan, HAM sesungguhnya menjadi salah satu alat ampuh penjajahan Barat, khususnya Amerika Serikat, atas negeri-negeri Islam, termasuk Indonesia. Keterlibatan AS baik secara langsung maupun melalui PBB dalam mengawal agenda HAM terlihat dari upayanya agar HAM dijadikan sebagai perjanjian yang bersifat universal-yaitu tak hanya diadopsi oleh negara, tetapi juga oleh rakyat berbagai negara itu-setelah tahun 1993, atau dua tahun sesudah adanya dominasi tunggal AS secara internasional akibat jatuhnya Uni Sovyet. Melalui Deklarasi Wina Bagi NGO Tentang HAM 1993, ditegaskan keuniversalan HAM dan keharusan penerapannya secara sama rata atas seluruh manusia tanpa memperhatikan perbedaan latar belakang budaya dan undang-undang.
AS kemudian menjadikan HAM sebagai salah satu basis strategi politik luar negerinya. Sebenarnya ini sudah terjadi sejak akhir dasawarsa 70-an di masa kepemimpinan Presiden Jimmy Carter. Sejak saat itu, Departemen Luar Negeri AS selalu mengeluarkan evaluasi tahunan mengenai komitmen negara-negara di dunia dalam menerapkan HAM. Evaluasi tahunan itu juga menilai sejauh mana negara-negara itu memberikan toleransi kepada rakyatnya untuk menjalankan HAM. Penilaian ini kemudian menjadi landasan bagi sikap yang akan diambil AS terhadap negara-negara yang oleh Washington dianggap tidak terikat dengan prinsip-prinsip HAM. Terhadap Indonesia, misalnya, AS mengaitkan peristiwa Timor-Timur dengan bantuan militernya.
Itulah yang menjadikan kebijakan luar negeri AS yang bertumpu pada HAM bersifat diskriminatif. Dalam implementasinya, HAM sangat dipengaruhi oleh kepentingan pihak yang memiliki kekuatan. Dengan kata lain, penerapan HAM tidak terlepas dari kepentingan politis, ekonomis dan ideologis dari negara-negara yang punya kekuatan besar. Barat, khususnya AS, memanfaatkan isu HAM untuk menekan suatu negara demi kepentingannya sendiri. PBB dan badan internasional lainnya seperti IMF dan Bank Dunia acapkali dipakai AS untuk merealisasikan kepentingannya itu.
Sejak keberadaannya HAM justru digunakan sebagai alat penjajahan Barat terhadap Dunia Timur, khususnya negeri-negeri kaum Muslim. HAM yang muncul pada abad ke-21 adalah isu yang menggantikan kolonialisasi Barat terhadap negara-negara di Asia, Afrika dan Amerika Latin. Setelah cara penjajahan langsung tidak populer akibat meningkatnya kesadaran umat manusia, Barat menggunakan HAM untuk menjajah dalam bentuk lain. Amerika dan negara-negara kapitalis lainnya telah menjadikan HAM sebagai komoditi politik luar negerinya. Ini semua dilakukan Barat demi tuntutan kepentingannya untuk mendominasi berbagai bangsa di dunia.
Barat: Pelanggar HAM Nomor Satu
Meski gagasan dan propaganda HAM berasal dari Barat, khususnya AS, realitas sejarah justru menunjukkan bahwa Barat/AS adalah bangsa-bangsa kolonialis-imperialis yang sangat tidak menghormati dan menghargai HAM. Kenyataannya, penjajahan yang mereka lakukan telah mendatangkan bencana dan penderitaan yang sangat berat atas berbagai bangsa di dunia.
Faktanya, Amnesti Internasional (AI) menilai Amerika Serikat, misalnya, sebagai pelaku pelanggaran HAM terburuk selama 50 tahun terakhir, sejak negara adidaya itu mengeluarkan kebijakan perang terhadap terorisme dan invasinya ke Irak.
Dalam laporan tahun 2004-nya, lembaga HAM yang berbasis di London ini menyebutkan, apa yang dilakukan AS, menyerang negara lain dengan mengerahkan tentaranya, merupakan pelanggaran hak asasi, mengganggu rasa keadilan dan kebebasan dan membuat dunia menjadi tempat yang mengerikan. Invasi dan penguasaan wilayah Irak oleh otoritas yang dibentuk negara-negara koalisi, menyebabkan ribuan orang di Irak ditahan. Laporan itu juga menyebutkan, ratusan orang dari sekitar 40 negara, dipenjarakan AS tanpa proses hukum di Afganistan.
Amnesti Internasional juga memaparkan, pelanggaran HAM lainnya yang dilakukan AS, antara lain, penahanan sekitar 6.000 anak-anak migran dengan tuduhan melakukan kenakalan remaja. Anak-anak ini ditahan sampai berbulan-bulan. Di samping itu, polisi dan penjaga penjara di AS, telah menyalahgunakan senjata dan menggunakan bahan kimia terhadap para tahanannya, yang menyebabkan kasus tewasnya sejumlah tahanan di penjara AS. Yang paling hangat, Amnesti Internasional, mengkritik AS karena berupaya mendapatkan kekebalan hukum dari pengadilan internasional bagi tentaranya yang melakukan kejahatan perang.
Selain AS, Amnesti Internasional menilai Inggris juga telah melakukan pelanggaran HAM di Irak. Ketika AS dan Inggris terobsesi dengan adanya ancaman senjata pemusnah massal, mereka sendiri telah menjadi senjata pemusnah massal yang sesungguhnya.
Laporan lembaga hak asasi manusia Amnesti Internasional ini juga menyoroti masalah pendudukan Israel di Palestina. Lembaga ini bahkan menyebut Israel sebagai penjahat perang karena tindakan brutal yang dilakukannya (Eramuslim, 19/4/2009).
Baru-baru ini, situs WikiLeaks telah merilis lebih dari 400.000 dokumen-dokumen rahasia AS tentang perang Irak dari Januari 2004 sampai Desember 2009. Bocoran dokumen itu mengungkapkan rincian terjadinya perkosaan, penyiksaan, pembunuhan warga sipil yang dilakukan dari helikopter tempur dan insiden lainnya oleh pasukan koalisi dan pasukan Irak, yang bahkan dilakukan di bawah kontrol Obama pada tahun 2009. Dokumen itu juga mengungkapkan bagaimana tentara koalisi menutup mata atas laporan tentang penyiksaan dan pembunuhan yang dilakukan secara ekstrajudisial oleh pemerintah boneka Irak. Pemerintah AS belakangan mengakui kepada BBC bahwa dokumen yang diterbitkan Wikileaks itu adalah dokumen yang asli.
Hanya Islam yang Memuliakan Manusia
Nilai HAM yang nisbi, yang sarat dengan masuknya kepentingan semestinya menyadarkan kita untuk kembali ke nilai-nilai yang paripurna. Itulah nilai-nilai ilahiah. Itulah nilai-nilai Islam. Islam sangat menjunjung tinggi kehormatan dan kemuliaan manusia. Allah SWT berfirman:
وَلَقَدْ كَرَّمْنَا بَنِي آدَمَ وَحَمَلْنَاهُمْ
Sesungguhnya Kami telah memuliakan keturunan Adam (QS al-Isra’ [17]: 70).
Atas kemuliaan itulah Islam melindungi jiwa manusia dari ancaman sesamanya. Perlindungan tersebut bertujuan untuk menyelamatkan dan memelihara eksistensi manusia. Karena itu, pembunuhan atas satu jiwa manusia pada hakikatnya sama seperti membunuh semua manusia. Balasan yang layak bagi orang yang membunuh adalah dibunuh pula Semua itu tertuang jelas di dalam al-Quran (lihat QS al-Maidah: 32, al-Baqarah 178-179).
Hak-hak lainya seperti hak memiliki dan mengusahakan harta (ekonomi), hak berpolitik, hak edukasi, dan hak primer yang lain dijamin pemenuhannya oleh Islam melalui tanggung jawab negara dalam merealisasikan kehidupan Islam.
Walhasil, semestinyalah kita kembali pada prinsip-prinsip yang bersumber dari sang Pencipta, Allah SWT. Dengan keyakinan yang penuh dan keikhlasan untuk taat terhadap risalah-Nya, penegakan dan perlindungan atas hak-hak asasi manusia hanya akan terwujud manakala Islam memegang tampuk kekuasaan, dan dunia berada dalam kendali kepemimpinannya. Itulah Khilafah Islamiyah.

Warga Rohingya: Terima Kasih Indonesia!


Warga Muslim Rohingya, Myanmar, yang sedang mengalami penindasan di negara mereka, menyampaikan terima kasih kepada organisasi Jamaah Muslimin (Hizbullah) di Cileungsi, Bogor, atas bantuan yang mereka terima. "Kami menerima surat pernyataan terima kasih itu langsung dari salah satu pemimpin Rohingya, Imum Ahmed, lewat surat elektronika yang dikirimkan kemarin," kata juru bicara Jamaah Muslimin (Hizbullah) Ali Farkhan Tsani di Jakarta, Selasa (31/7). Dalam surat kepada pembina utama Jamaah Muslimin (Hizbullah) H. Muhyiddin Hamidy, Imum Ahmed menyatakan terima kasih kepada organisasi itu 'untuk rasa persaudaraan dan kebaikannya kepada manusia perahu Rohingya yang kehilangan hak-haknya dan terdampar di Indonesia.' Bantuan yang diberikan Jamaah Muslimin (Hizbullah) lewat cabangnya di Aceh itu, kata Ali Farkhan, disampaikan ketika orang-orang Rohingya melarikan diri dari serangan-serangan di kawasan Arakan, Myanmar, menggunakan perahu kemudian terdampar di Aceh belum lama ini. "Kami tidak mendapat pertolongan dimana-mana, di dalam, maupun di luar tanah air kami dan hanya saudara-saudari Muslim Indonesia yang kami lihat ada secercah cahaya harapan dan mengungkapkan persaudaraan kemanusiaan pada kami, yang kami cari selama ini," demikian salah satu kutipan dari surat elektronik tersebut. Mengutip isi surat itu, Ali Farkhan menambahkan warga Rohingya menyatakan yakin Indonesia sebagai negara demokrasi terbesar di dunia Islam dengan segenap rakyatnya 'akan memimpin kami menuju tatanan dunia yang setara, adil dan bebas bagi segenap manusia dan seluruh ummat Islam.' Sebelumnya, Asosiasi Rakyat Rohingya-Burma yang berkedudukan di Uni Emirat Arab melalui pemimpinnya, Dr. Than Aung telah menyampaikan pernyataan serupa untuk bantuan tersebut. Than Aung menambahkan pihaknya ingin bergabung dalam organisasi Jamaah Muslimin (Hizbullah) khususnya dalam perjuangan persaudaraan Muslim (Ukhuwah Islamiyah) sumber

Inilah Pemain Indonesia Saat Lawan Valencia

Club asal Spanyol Valencia yang biasa di juluki (Kelelawar Mestalla) akan bertandang ke Indonesia pada tanggal 04 Agustus 2012 mendatang di stadion utama Glora Bung Karno.

Pelatih tim nasional Indonesia, Nilmaizar, mengumumkan nama-nama pemain yang dipersiapkan untuk melawan Valencia, Sabtu (4/8/2012) mendatang. Dari nama yang diumumkan, timnas Indonesia akan diperkuat gabungan antara pemain Indonesian Premier League (IPL) dan Indonesia Super League (ISL).
"Ya, saya sudah mengantongi nama-nama pemain timnas Indonesia yang akan menghadapi Valencia. Semoga para pemain yang dipanggil bisa berkumpul besok di Jakarta," ucap Nilmaizar kepada Kompas.com melalui telepon, Senin (30/7/2012).
Para pemain timnas Indonesia akan berkumpul di Hotel Century, Selasa (31/7/2012). Pada sore harinya, Nilmaizar akan langsung memimpin latihan ringan di Lapangan Timnas, Senayan, Jakarta.
"Pemain-pemain ini akan dipersiapkan untuk lawan Valencia. Selanjutnya, kami akan menambah lagi beberapa pemain lain untuk program pemusatan latihan jangka panjang jelang Piala AFF 2012," tandasnya.
Berikut nama-nama pemain Tim Nasional untuk laga versus Valencia:
1. Kurnia Meiga (Arema - ISL) 2. Wahyu Tri Nugroho (Persiba) 3. Bambang Pamungkas (Persija - ISL) 4. Titus Bonai (Persipura) 5. Patrich Wanggai (Persidafon) 6. Ferdinan Sinaga (Semen Padang) 7. Firman Utina (Sriwijaya) 8. M. Ridwan (Sriwijaya) 9. Ponaryo Astaman (Sriwijaya) 10. Oktovianus Maniani (Persiram) 11. Vendry Mofu (Semen Padang) 12. Samsul Arif (Persibo) 13. Bima Sakti (Persema) 14. Hendra Adi Bayauw (Persija - IPL) 15. Handi Ramdhan (Persija - IPL) 16. Abdul Rahman (Semen Padang) 17. Wahyu Wijiastanto (Persiba) 18. Valentino (Bontang FC) 19. Hengki Ardiles (Semen Padang) 20. Novan Setya Sasongko (Persibo) 21. Richardo Salampessy (Persipura) 22. Ahmad Bustomi (Mitra Kukar) 23. Zulkifli Syukur (Persib)

sumber :http://bola.kompas.com/read/2012/07/30/20385177/Inilah.Pemain.Indonesia.Saat.Lawan.Valencia?

Negara Muslim Terbesar di Dunia, Senior di ASEAN, RI Bungkam Genocide Muslim Myanmar?



Ada fenomena pembantaian manusia beragama Islam, sama dengan mayoritas agama di negeri kita ini, ada tanda-tanda upaya genocide di kawasan ASEAN, keterlaluan kalau ASEAN bungkam menyaksikan pembantaian seperti di Bosnia di masa lalu itu. Terlebih sikap Indonesia sebagai negeri terbesar di ASEAN dan paling Senior, paling besar populasi muslimnya, bungkam menyaksikan fenomena ini? Setidaknya Indonesia bisa menekan Myanmar untuk menghentikan pembantaian itu, yang saangat bertentangan dengan HAM dan peradaban. Termasuk politisi di DPR dari parpol Islam seperti PKS, PPP, PKB, dan PAN serta ormas-ormas Islam seperti HTI, KAMMI, MMI, FPI kok diam saja? Kenapa tidak turun ke jalan menekan Pemerintah agar bertindak? Kenapa harus ada perbedaan sikap ketika membela penderitaan muslim di Ghaza dan Palestina?

 Muslim Minoritas Myanmar Dizalimi, Pramono Anung: Sikap Indonesia Tidak Tegas
Selasa, 24 Juli 2012 14:52 WIB.

JAKARTA, Jaringnews. com – Kekerasan terhadap warga minoritas Muslim di Myanmar seharusnya mendapat perhatian khusus negara-negara kawasan Asia Tenggara, khususnya Indonesia yang mayoritas warganya beragama Islam. Negara yang mayoritas warganya beragama Islam ini seharusnya memainkan kekuatan diplomasinya. “Tapi sayangnya, pemerintah kita sangat lemah dalam hal ini. Indonesia tidak melakukan pernyataan sikap tegas atas peristiwa kekekerasn terhadap kaum minoritas di Myanmar,“ ujar Wakil Ketua DPR RI Pramono Anung di gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Selasa (24/7).

Pramono mengutarakan, persoalan di Myanmar bukan masalah muslim atau non muslim, melainkan bagaimana peran pemerintah Indonesia turut membela minoritas yang dizolimi oleh kalangan mayoritas. “Seharusyanya diberi strong poin yang cukup keras dengan adanya kekerasaan yang terjadi di Myanmar. Tapi sayangnya, pernyataan pesan yang disampaikan Pemerintah Indonesia masih abu-abu,“ ujarnya.

Indonesia adalah salah satu penggagas berdirinya negara ASEAN, karenanya harus mampu memainkan peran perdamaian di Asia Tenggara. Seperti diketahui, Sekretaris Jenderal Organisasi Konsferensi Islam (OKI) Ekmeleddin Ihsanoglu mengatakan pihaknya sedang melakukan kontak dengan ASEAN untuk upaya mengakhiri kekerasan terhadap minoritas Muslim di Myanmar.
http://jaringnews.com/politik-perist...ia-tidak-tegas


DPR Minta Indonesia Tegur Myanmar atas Pembantaian Etnis Rohingya
Selasa, 24 Juli 2012 09:08 WIB



Metrotvnews.com, Jakarta: Ketua DPR RI Marzuki Alie meminta pemerintah Indonesia menegur keras Myanmar menyusul pembantaian muslim Rohingya oleh Junta Militer negara setempat. Kejadian itu merupakan tragedi memprihatinkan dan dapat dikatagorikan sebagai pelanggaran hak asasi manusia berat dan kejahatan kepada kemanusiaan. "(Kejadian itu) secara spesifik mengarah kepada genosida atau pemusnahan etnis," kata Marzuki melalui pernyataan tertulis, Selasa (24/7). Indonesia sebagai negara yang menjunjung tinggi HAM dan juga Ketua ASEAN, kata Marzuki, harus proaktif mendesak Myanmar untuk menghormati HAM dan menyelesaikan konflik etnis yang ada dengan memberikan hak hidup dan kewarganegaraan terhadap etnis Rohingnya.

Di sisi lain, jelas Marzuki, Perserikatan Bangsa-Bangsa harus ikut aktif dalam merespons kasus Rohingnya ini, baik dari sisi kemanusiaan maupun politis. Dari sisi kemanusiaan, yang harus diantisipasi adalah masalah pengungsi. "Sementara secara politik, PBB harus mendesak Myanmar agar menghormati

HAM. Bagaimanapun, pembantaian dan pengusiran suku Rohingnya, sehingga mereka tak berkewarganegaraan adalah perilaku negara yang tidak beradab," kata Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat ini. Myanmar, kata Marzuki, harus diingatkan komitmennya terhadap demokrasi, bukan hanya secara prosedural dengan membolehkan oposisi Aung San Su Kyii untuk ikut pemilihan umum. Lebih penting adalah terkait HAM, khususnya hak hidup etnis Rohingnya. DPR, ujar Marzuki, khususnya Komisi I, proaktif merespons masalah ini, dan mendesak agar Pemerintah Indonesia dapat memainkan peran strategisnya khususnya melalui ASEAN.

Kasus ini, kata Marzuki, juga mesti direspon Organisasi Konferensi Islam (OKI). Harus ada langkah konkret untuk melindungi suku Rohingya, sehingga tidak menjadi sasaran serangan etnis mayoritas dan Junta Militer. "OKI harus mndesak PBB agar memberi sanksi tegas. Pemimpin Myanmar bisa diajukan ke Inter Criminal Court (ICC) dengan tuduhan upaya genosida secara sistematis terhadap suku Rohingnya," ujar Marzuki.

Pembantaian suku Rohingnya, secara khusus merupakan ujian bagi solidaritas umat Islam yang tengah menjalankan ibadah puasa Ramadan agar berdoa dan memberikan uluran tangan bagi mereka.
http://www.metrotvnews.com/read/news...r-Myanmar-atas

 Ketua MPR, TK: Menlu Harus Pertanyakan Pembantaian Muslim Rohinya pada Myanmar
Selasa, 24 Juli 2012 14:05 WIB



Metrotvnews.com, Jakarta: Ketua MPR RI Taufiq Kiemas menyayangkan aksi pembantaian Muslim Rohingya di Myanmar. Pembantaian itu melanggar hak asasi manusia. Kiemas menyarankan pemerintah lewat Menteri Luar Negeri Marty Natalegawa mempertanyakan tragedi itu kepada Pemerintah Myanmar. Sebagai Ketua ASEAN, Indonesia berkewajiban memperhatikan masalah ini. "Menlu harus meminta kepada Myanmar penjelasan kejadian seperti apa," kata Taufiq Kiemas di Kompleks Parlemen, Selasa (24/7).
http://www.metrotvnews.com/read/news...antaian-Muslim


Persebaya Vs QPR: Patrich Wanggai Dan Diego Michiels Ikut Bermain




Dalam sesi berlatih Jumat malam, Patrich mengenakan jersey nomor punggung 33 sedangkan Diego nomor punggung 4.


Menghadapi QPR Senin 23 Juli 2012 mendatang, Persebaya resmi akan diperkuat dua pemain Timnas Indonesia Patrich Wanggai Dan Diego Michiels. Pasalnya Diego dan Patrich nampak mengikuti sesi berlatih Persebaya, pada Jumat (20/7/2012) malam di Gelora 10 Nopember.

Dalam latihan itu, Diego nampak berbincang akrab dengan Taufiq dan Rendi Irwan. Terakhir, ketiga pemain itu tergabung dalam skuad Timnas Senior Indonesia saat berlaga di Palestina.

Diego Michiels mengaku memiliki keinginan untuk membela Persebaya di kompetisi Liga Indonesia selanjutnya. Sedangkan striker Patrich Wanggai, hingga kini belum memikirkan masa depannya.

Menurut beberapa sumber, sebagai pemain kini Diego telah berstatus bebas transfer. Pasalnya, kontrak dengan Persija yang berlaga di IPL sudah selesai. Oleh karena itu Diego akan berupaya memberikan penampilan terbaik, agar bisa berlabuh di Bajul Ijo.

“Jadi, saya ingin bermain bagus melawan QPR nanti agar bisa menarik minat manajemen,” ungkap Diego seperti yang dilansir beritajatim.

Sama halnya dengan Diego, Patrich Wanggai juga memuji tentang Persebaya sebagai sebuah tim yang besar. Hanya saja pemain Papua itu masih ingin menikmati masa liburannya.

“Persebaya adalah tim bagus. Ada banyak pemain berkualitas di tim ini. Saya kira semua orang ingin bermain untuk Persebaya,” ungkap Wanggai.

“Saya dipanggil hanya bermain untuk lawan QPR, soal selanjutnya saya tidak tahu. Saya masih ingin menikmati liburan dulu,” tambahnya.


 by Agus Prasetyo G

Ada Misi Khusus dari Kedatangan Pepe dan Arbeloa


Headline
Duo Bintang Real Madrid




Hal itu diungkapkan oleh Marco Garcia Paulo, selaku juru bicara pihak PSSI dan mewakili promotor Morstar yang mendatangkan Pepe dan Arbeloa, usai pertandingan.

"Dengan kedatangan dua pemain Real Madrid ini, tentu akan berimbas positif bagi persepakbolaan nasional, terutama untuk industri sepak bola," buka Marco yang menjabat sebagai Direktur Status dan Transfer Pemain PSSI, ketika dimintai keterangan .

"Kami mendatangkan dua orang role model yang bisa menjadi teladan bagi para pemain muda. Khususnya Pepe, yang sempat mengakui jika dirinya berasal dari keluarga kurang mampu dan bisa lepas (dari kemiskinan) berkat prestasi di sepak bola," sambungnya lagi.

Sebelum berlaga melawan Tim Garuda Plus, dua pemain bertahan 'El Real' itu sempat memberikan coaching clinic kepada puluhan anak-anak dari sekolah sepak bola di Indonesia.

Menanggapi soal minimnya promosi, Marco menegaskan jika event ini memang tidak masuk dalam agenda sejak jangka panjang. Maka dari itu terkesan dadakan.

"Sebelumnya memang tidak ada rencana dari jauh-jauh hari. Berhubung ada info jika kedua pemain ini ada waktu luang, maka pihak promotor melakukan kontak langsung dengan agen mereka dan kedua pemain itu bersedia berkunjung ke sini," terangnya.

"Tapi, kami pun sudah melakukan koordinasi dengan Dua Kelinci yang merupakan official partner Real Madrid untuk mendatangkan Pepe dan Arbeloa," tuntas Marco.

Dalam laga eksebisi yang berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Tim Pepe, Alvaro Arbeloa and Friends dipaksa mengakui keunggulan Tim Garuda Plus dengan skor 0-1. Gol tunggal kemenangan tim besutan Nil Maizar dicetak oleh Danilo Fernando di babak pertama.

Sumber
https://fbcdn-profile-a.akamaihd.net/hprofile-ak-ash2/372897_131353430292780_619288642_n.jpg https://fbcdn-profile-a.akamaihd.net/hprofile-ak-snc4/188096_134547703323278_1162554518_n.jpg https://fbcdn-profile-a.akamaihd.net/hprofile-ak-snc4/372896_322832097804252_1451457464_n.jpg https://fbcdn-profile-a.akamaihd.net/hprofile-ak-ash2/188076_323826454312372_464368268_n.jpg https://fbcdn-profile-a.akamaihd.net/hprofile-ak-snc4/157988_245544635468600_1221856100_n.jpg https://fbcdn-profile-a.akamaihd.net/hprofile-ak-snc4/157972_225236267569573_1370082627_n.jpg

Baguru On Facebook

 
© Copyright 2010-2011 Baguru All Rights Reserved.
Template Design by Baguru | Published by Borneo Templates | Powered by Blogger.com.