Tampilkan postingan dengan label FlLM. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label FlLM. Tampilkan semua postingan

10 Film Superhero Terbaik

Film “X-Men: First Class” menduduki puncak box office di AS pekan ini. Film-film dengan cerita superhero memang selalu membuat penasaran.Hollywood selama beberapa tahun terakhir membuat berbagai film yang mengangkat cerita superhero komik dengan anggaran gila-gilaan. Rumah produksi menggunakan teknologi digital tercanggih, sutradara cerdas dan aktor terbaik untuk membuat film superhero bermutu. Hasilnya: sebuah kualitas cerita dan gambar yang mengagumkan. Meski masa depan film impor Hollywood di Indonesia belum jelas akibat penunggakan pajak oleh para importir film, tak ada salahnya kita melihat film-film superhero terbaik, seperti dikutip dari situs majalah Time, Senin (6/6):

1. “The Incredibles” (2004)

“The Incredibles” sukses menjadi film superhero terbaik selama 10 tahun terakhir. Mengapa? Karena film ini bisa lebih nyata, lebih seru, dan lebih lucu dari film superhero yang lain. Selain itu film ini juga bisa lebih menyentuh dan meninggalkan kesan yang dalam usai menontonnya.
Film yang bercerita soal sebuah keluarga dengan berbagai kemampuan super ini merupakan adaptasi dari karakter di Marvel DC Comics dan diproduksi oleh Pixar Studios.
2. “The Dark Knight” (2008)

Sutradara Christopher Nolan berhasil membuat “The Dark Knight” tampil lebih keras dengan berbagai aksi seru pemerannya.
Di film ini pula akting Heath Ledger mendapat pujian dari banyak pihak. Aktor kelahiran Australia tersebut meninggal dunia akibat penyalahgunaan obat tak lama setelah produksi “The Dark Knight” rampung.
3. “Spider-Man 2” (2004)

Hal yang paling diingat orang dari film “Spider-Man 2” ialah ketika Peter Parker (Tobey Maguire) yang berkostum manusia laba-laba menyelamatkan kereta yang penuh oleh penumpang saat melaju tak terkendali. Dalam film diperlihatkan bagaimana Spider-Man menahan laju kereta dengan kakinya yang berpijak di atas rel. Hal tersebut membuat bantalan rel terkelupas akibat kaki Spider-Man menahan derasnya laju kereta.
Tokoh antagonis Dr. Octopus (Alfred Molina) juga mampu menampilkan sisi bengisnya sebagai penjahat, tapi juga tetap menyimpan rasa humanisnya.
4. “Unbreakable” (2000)

Film superhero yang berbeda dari cerita superhero yang lain. Sutradara M. Night Shyamalan mampu membuat “Unbreakable” menjadi sebuah film thriller psikologis yang mencekam. Akting Bruce Willis mengingatkan kita kepada perannya di film “The Sixth Sense” (1999) yang juga disutradarai oleh Shyamalan.
5. “Superman II” (1980)

Apa yang membuat sebuah film superhero terasa bagus? Salah satunya adalah kostum keren sang jagoan dan musuh yang sulit dikalahkan.
[joker_wire_tasos_katopodis_400]
Joker (Wire Image/Tasos Katopodis)
Di “Superman II” musuh Superman (Christopher Reeve) bukan cuma Lex Luthor (Gene Hackman), tapi juga Jenderal Zod (Terence Stamp) yang menyerbu Bumi. Zod digambarkan menjadi musuh Superman yang tangguh.
Jangan lupakan pula cerita cinta Clark Kent dengan Lois Lane (Margot Kidder) yang klasik, seklasik akting mendiang Christopher Reeve sebagai Superman yang sampai sekarang sulit untuk digantikan.
6. “Blade II” (2002)

Kisah makhluk separuh manusia separuh vampir yang memburu vampir penghisap darah manusia ini dari segi cerita memang tidak terlalu menggigit. Tapi sutradara Guilermo del Toro mampu mengemas konflik antara Blade (Wesley Snipes) dengan anggota pasukan yang dipimpinnya di saat harus melawan sekelompok vampire yang disebut Reapers.
Aksi berkelahi, tembak menembak hingga menebas leher musuh menjadi bumbu utama film ini.
7. “The Rocketeer” (1991)

Cliff Secord (Bill Campbell) bisa dibilang bukan tokoh protagonis yang cerdas atau super kuat. Keunggulannya hanyalah memakai tabung jet di punggungnya dan helm unik bergaya art deco. Tapi film ini menembus box office pada saat itu karena ceritanya yang kuat dan sangat disukai banyak keluarga di AS.
Kisah orang biasa yang punya cita-cita membasmi kejahatan dengan roket uji coba yang ternyata berhasil. Hadirnya Jennifer Connelly muda sebagai Jenny juga menjadi pemanis di film ini.
8. “Batman: Mask of the Phantasm” (1993)

Satu lagi film tentang Batman yang mendapat apresiasi. Meski dibuat dengan format kartun, “Batman: Mask of the Phantasm” dipuji karena penjiwaan para pengisi suaranya.
Terutama Kevin Conroy yang mengisi suara Bruce Wayne dengan suara beratnya. Di film ini Batman harus melawan dua musuh yang sama sulitnya: Joker dan pembunuh berantai Phantasm bertopeng. Plot ceritanya yang kompleks membuat penonton penasaran terhadap setiap adegan berikutnya.
9. “Watchmen” (2009)

Sutradara Zack Snyder membuat penonton bertanya-tanya usai menyaksikan film “Watchmen” garapannya. Seperti apa sosok superhero sesungguhnya? Apakah sosok yang hanya mencari popularitas? Atau sosok “sakit” yang mengenakan topeng lalu menghajar penjahat? Apakah perlu sosok superhero di antara kita?
Andalah yang menjawabnya.
10. “Iron Man” (2008)

Sebelum menjadi Iron Man, Tony Stark (Robert Downey Jr) adalah seorang playboy dan penjual senjata ke militer AS. Sampai tiba masanya ia disandera oleh teroris di gurun pasir, Stark bertransformasi menjadi Iron Man.
Selain kostum merah marun-emas Iron Man yang canggih, aksi pertempuran yang seru dan gadget yang memukau, “Iron Man” dibumbui pula oleh kisah percintaan Stark dengan asistennya Pepper Poth (Gwyneth Paltrow) yang membuat film ini tak bosan untuk ditonton beberapa kali.
Sumber :

7 Aktor Kungfu Terbaik di Dunia

Para aktor aktor kungfu ini memang sudah jarang tampil di layar kaca, bahkan ada yang sudah meninggal. Namun nama mereka pastinya masi di kenal orang orang sebagai aktor-aktor kungfu terbaik, 
 ini dia aktor kungfu terbaik :
7. Gordon Liu

Bagi para penggemar Sun Go Kong a.k.a. Kera Sakti mungkin sudah tak asing lagi dengan nama satu ini. Dia berperan sebagai Gu Mo Ong sang siluman kerbau yang mata keranjang. Namun perlu diketahui bahwa Gordon Liu ini adalah actor bela diri yang sangat tangguh. Di eranya dulu gerakan-gerakannya sebagai biksu shaolin sangat memukau. Dan mungkin karakter sebagai biksu shaolin inilah yang begitu melekat pada film-film Shaw Brothers di tahun 80-an. Gordon terkenal di Hollywood saat dia membintangi Dwilogi Kill Bill.

 
6. Hwang Jang Lee

Hwang Jang Lee adalah seorang actor laga Hong Kong yang sebenarnya berdarah Korea. Mungkin tidak banyak dari kita yang mengenalnya saat disebutkan nama Hwang Jang Lee. Namun saat kita melihat wajahnya maka kita akan segera mengenalnya sebagai Silver Fox (salah satu karakter antagonis yang diperankannya) atau Thunderfoot (musuh Jackie Chan dalam Drunken Master).

Hwang Jang Lee memang lebih terkenal sebagai karakter antagonis. Tapi walau demikian tidak jarang dari kita yang berdecak kagum dengan kemahiran bela dirinya itu. Pada masanya mungkin dialah yang pertama kali memperagakan dua kali tendangan kaki dalam satu lompatan yang lazim terlihat di jaman sekarang. Dia juga menemukan beberapa gerakan akrobatik yang pada saat itu tidak pernah terpikirkan oleh orang lain.

 
5. Yuen Biao
 
Yuen Biao memiliki keahlian khusus dalam seni bela diri kungfu dan telah bekerja dalam lebih dari 80 film sebagai aktor, stuntman dan koreografi aksi laga. Bersama-sama dengan "saudaranya" lulusan dari Sekolah Opera Peking, Sammo Hung dan Jackie Chan, ia adalah salah satu dari anggota Seven Little Fortunes.

Di awal-awal tahun 1970an, Yuen mulai bekerja sebagai seorang stuntman dan peran pembantu. Setelah berperan dalam beberapa film Yuen menjadi seorang stunt untuk Bruce Lee di film Enter the Dragon (1973). Dia juga adalah salah satu "tiruan" dari Bruce Lee dalam film Game of Death (1978), melakukan berbagai macam gerakan akrobatik dan stunt dimana Bruce Lee "body double" (****wondo expert, Tai Chung Kim) tidak dapat melakukannya. Yuen tetap bekerja sebagai seorang stuntman, dan juga sebagai aktor di dunia industri perfilman Hong Kong.

Akhir tahun 1970an dan awal-awal tahun 1980an, berkat hubungan baiknya Sammo Hung dan Jackie Chan, ia mulai bekerja secara rutin sebagai aktor. Selain itu ia juga muncul dalam beberapa peran kecil dalam beberapa film seperti Hung trilogi Lucky Stars.


4. JET LI
 
Siapa yang tak kenal master Wong Fei Hung? Seorang tabib china yang juga jago kungfu. Kisah Wong Fei Hung diangkat ke layer lebar melalui Once Upon a Time in China. Dan saat itu Jet Li lah yang berperan sebagai legenda bangsa China itu. Peran Jet Li sebagai mater Wong benar-benar begitu hidup dan melekat.

Jet Li adalah 1 dari sekian banyak aktor yang tak pernah mengenyam pendidikan formal dalam bidang akting. Terlahir dengan nama Li Lian Jie pada tanggal 26 April 1963 di Beijing, Jet Li mengawali karirnya di dunia film dari Wushu.

Jet Li mulai mempelajari ilmu bela diri ini sejak ia berumur 8 tahun. Banyak sudah medali yang ia peroleh dari menjadi atlet Wushu ini.

Saat terjadi booming film-film Kung Fu di Cina sekitar tahun 80-an, daya tarik dunia peran ini mempesona Jet Li yang belum juga berusia 20 tahun. Jet Li terjun ke dunia film dalam film pertamanya SHAOLIN TEMPLE.

 
3. JACKIE CHAN
 
Jackie Chan adalah aktor, sutradara, stuntman dan penyanyi yang terkenal dengan kebiasaannya yang tidak pernah menggunakan pemain pengganti dalam adegan-adegan berbahaya dalam film-filmnya. Selain 'seni' perkelahian yang digunakan dalam adegan-adegannya. Dan salah satu film yang membuatnya naik daun adalah Trilogi Police Story.

Jackie yang selalu bermain beradegan kung fu di hampir semua film-filmnnya, berbeda di film terbarunya SHINJUKU INCIDENT. Ia tidak beradegan kung fu dan juga tidak berperan sebagai sutradara sebagaimana film-film Jackie terdahulu.

 
2. SAMMO HUNG

Sammo Hung adalah seorang aktor, produser dan sutradara film laga Hong Kong yang cukup dikenal akan hasil kerja dalam bidang seni bela diri Cina dan dunia perfilman di Hong Kong. Ia pernah menjadi koreografi pertarungan untuk beberapa orang terkenal, seperti, Bruce Lee, Jackie Chan, King Hu, Stephen Chow dan John Woo.

Hung adalah tokoh yang sangat penting yang membawa gelombang perubahan baru di Hong Kong di tahun 1980an, membantu perkembangan seni bela diri dan memulai Jiang Shi genre (mayat penghisap darah).

Hung juga dikenal sebagai "Dai Goh", sampai pembuatan film Project A, yang menampilkan kedua aktor terkenal tersebut. Karena Hung adalah yang tertua diantara mereka, kung fu "brothers", dan yang pertama kali terkenal di dnia perfilman, maka ia mendapatkan nama julukan baru, "Dai Goh Dai", yang artinya, Saudara Tertua atau Saudara yang Tertua

 
1. BRUCE LEE
 

Bruce Lee dikenal sebagai aktor aktion legendaris China yang populer dengan film-film silatnya. Selain sebagai aktor, Lee juga seorang produser film, yang memproduksi film-film Hongkong, di samping terkenal juga sebagai seorang master kung fu dan penulis buku.

Pria yang juga memiliki nama Li Xiao Long ini, mengeluti dunia akting sejak usia balita, di mana ayahnya yang juga pemain opera sering mengajak dirinya bermain di pangung. Hingga akhirnya pada usia 18 tahun, ia telah membintangi 20 film. Dimana film-film terkenal yang dibintanginya di antaranya WAY OF THE DRAGON, ENTER THE DRAGON, FIST OF FURY, THE GREEN HORNET, dan lain-lain.

Tidak hanya film yang menjadi karya Lee, aktor yang menempuh ilmu filsafat selama kuliah itu juga seorang penulis buku. Selain juga menciptakan sebuah seni bela diri yang ia diberi nama Jeet Kune Do, yang dipadukan dari ilmu bela diri, fisika dan ajaran tao yang selama ini dipelajarinya.

Ternyata Wong Fei Hung Adalah Pendekar Islam




Wong Fei Hung adalah Pendekar IslamWong Fei Hung adalah Pendekar Islam. Selama ini kita hanya mengenal Wong Fei Hung sebagai jagoan Kung fu dalam film Once Upon A Time in China. Dalam film itu, karakter Wong Fei Hung diperankan oleh aktor terkenal Hongkong, Jet Li. Namun siapakah sebenarnya Wong Fei Hung?



Wong Fei Hung adalah seorang Ulama, ahli Pengobatan, dan ahli beladiri legendaris yang namanya ditetapkan sebagai Pahlawan Nasional China oleh pemerintah China. Namun pemerintah China sering berupaya mengaburkan jatidiri Wong Fei Hung sebagai seorang muslim demi menjaga supremasi kekuasaan Komunis di China.

Wong Fei Hung adalah Pendekar IslamWong Fei-Hung dilahirkan pada tahun 1847 di Kwantung (Guandong) dari keluarga muslim yang taat. Nama Fei pada Wong Fei Hung merupakan dialek Canton untuk menyebut nama Arab, Fais. Sementara Nama Hung juga merupakan dialek Kanton untuk menyebut nama Arab, Hussein. Jadi, bila di-bahasa-arab-kan, namanya ialah Faisal Hussein Wong.

Ayahnya, Wong Kay-Ying adalah seorang Ulama, dan tabib ahli ilmu pengobatan tradisional, serta ahli beladiri tradisional Tiongkok (wushu/kungfu). Ayahnya memiliki sebuah klinik pengobatan bernama Po Chi Lam di Canton (ibukota Guandong). Wong Kay-Ying merupakan seorang ulama yang menguasai ilmu wushu tingkat tinggi.





Ketinggian ilmu beladiri Wong Kay-Ying membuatnya dikenal sebagai salah satu dari Sepuluh Macan Kwantung. Posisi Macan Kwantung ini di kemudian hari diwariskannya kepada Wong Fei Hung.

Kombinasi antara pengetahuan ilmu pengobatan tradisional dan teknik beladiri serta ditunjang oleh keluhuran budi pekerti sebagai Muslim membuat keluarga Wong sering turun tangan membantu orang-orang lemah dan tertindas pada masa itu. Karena itulah masyarakat Kwantung sangat menghormati dan mengidolakan Keluarga Wong.

Pasien klinik keluarga Wong yang meminta bantuan pengobatan umumnya berasal dari kalangan miskin yang tidak mampu membayar biaya pengobatan. Walau begitu, Keluarga Wong tetap membantu setiap pasien yang datang dengan sungguh-sungguh. Keluarga Wong tidak pernah pandang bulu dalam membantu, tanpa memedulikan suku, ras, agama, semua dibantu tanpa pamrih.

Secara rahasia, keluarga Wong terlibat aktif dalam gerakan bawah tanah melawan pemerintahan Dinasti Ch'in yang korup dan penindas. Dinasti Ch'in ialah Dinasti yang merubuhkan kekuasaan Dinasti Yuan yang memerintah sebelumnya. Dinasti Yuan ini dikenal sebagai satu-satunya Dinasti Kaisar Cina yang anggota keluarganya banyak yang memeluk agama Islam.

Wong Fei-Hung mulai mengasah bakat beladirinya sejak berguru kepada Luk Ah-Choi yang juga pernah menjadi guru ayahnya. Luk Ah-Choi inilah yang kemudian mengajarinya dasar-dasar jurus Hung Gar yang membuat Fei Hung sukses melahirkan Jurus Tendangan Tanpa Bayangan yang legendaris.

Dasar-dasar jurus Hung Gar ditemukan, dikembangkan dan merupakan andalan dari Hung Hei-Kwun, kakak seperguruan Luk Ah-Choi. Hung Hei-Kwun adalah seorang pendekar Shaolin yang lolos dari peristiwa pembakaran dan pembantaian oleh pemerintahan Dinasti Ch'in pada 1734.

Hung Hei-Kwun ini adalah pemimpin pemberontakan bersejarah yang hampir mengalahkan dinasti penjajah Ch'in yang datang dari Manchuria (sekarang kita mengenalnya sebagai Korea). Jika saja pemerintah Ch'in tidak meminta bantuan pasukan-pasukan bersenjata bangsa asing (Rusia, Inggris, Jepang), pemberontakan pimpinan Hung Hei-Kwun itu niscaya akan berhasil mengusir pendudukan Dinasti Ch'in.

Setelah berguru kepada Luk Ah-Choi, Wong Fei-Hung kemudian berguru pada ayahnya sendiri hingga pada awal usia 20-an tahun, ia telah menjadi ahli pengobatan dan beladiri terkemuka. Bahkan ia berhasil mengembangkannya menjadi lebih maju. Kemampuan beladirinya semakin sulit ditandingi ketika ia berhasil membuat jurus baru yang sangat taktis namun efisien yang dinamakan Jurus Cakar Macan dan Jurus Sembilan Pukulan Khusus.

Selain dengan tangan kosong, Wong Fei-Hung juga mahir menggunakan bermacam-macam senjata. Masyarakat Canton pernah menyaksikan langsung dengan mata kepala mereka sendiri bagaimana ia seorang diri dengan hanya memegang tongkat berhasil menghajar lebih dari 30 orang jagoan pelabuhan berbadan kekar dan kejam di Canton yang mengeroyoknya karena ia membela rakyat miskin yang akan mereka peras.

Dalam kehidupan keluarga, Allah banyak mengujinya dengan berbagai cobaan. Seorang anaknya terbunuh dalam suatu insiden perkelahian dengan mafia Canton. Wong Fei-Hung tiga kali menikah karena istri-istrinya meninggal dalam usia pendek.

Setelah istri ketiganya wafat, Wong Fei-Hung memutuskan untuk hidup sendiri sampai kemudian ia bertemu dengan Mok Gwai Lan, seorang perempuan muda yang kebetulan juga ahli beladiri. Mok Gwai Lan ini kemudian menjadi pasangan hidupnya hingga akhir hayat. Mok Gwai Lan turut mengajar beladiri pada kelas khusus perempuan di perguruan suaminya.

Pada 1924 Wong Fei-Hung meninggal dalam usia 77 tahun. Masyarakat Cina, khususnya di Kwantung dan Canton mengenangnya sebagai pahlawan pembela kaum mustad'afin (tertindas) yang tidak pernah gentar membela kehormatan mereka. Siapapun dan berapapun jumlah orang yang menindas orang miskin, akan dilawannya dengan segenap kekuatan dan keberanian yang dimilikinya.

Wong Fei-Hung wafat dengan meninggalkan nama harum yang membuatnya dikenal sebagai manusia yang hidup mulia, salah satu pilihan hidup yang diberikan Allah kepada seorang muslim selain mati Syahid. Semoga segala amal ibadahnya diterima di sisi Allah Subhanahu wa Ta'ala dan semoga segala kebaikannya menjadi teladan bagi kita, generasi muslim yang hidup setelahnya. Amin.

sumber

Film Umar Bin Khatab

By: aviv

Berlatar belakang masyarakat Mekah pada abad ke-7 serta lingkungannya pada jaman itu, serial Omar Bin Khattab seluruhnya dibuat di Morocco dan Syiria. Tak tanggung-tanggung, serial ini didukung ratusan aktor dan aktris dari 10 negara, serta melibatkan ribuan pemain pendukung lainnya. Serial ini masih sangat gres dan pertama tayang di televisi.

Atau, Tonton Aja Langsung disini,

Serial Omar ibn Khattab diproduksi oleh MBC Group jadi 31 Episode dengan lokasi shooting di 2 negara Marroko dan Suriah.
Dengan set yang dibuat mirip dengan keadaan kota Mekkah di abad ke-7.
Serial ini sendiri akan tayang serentak di banyak negara.
Di Indonesia, serial Omar tayang di MNCTV, yang tayang H-1 bulan puasa,
dan tayang setiap sahur (04.00 WIB). Menelusuri kembali ke era awal kehidupan Khalifah Islam kedua ini, figur pemuda berhati keras namun mempunyai kecerdasan di atas rata-rata. Cerita tentang seorang yang kelak menjadi pemimpin dengan pengaruh dan kekuasaan yang besar.
Karakter Umar juga tergambar sebagai pemimpin dengan moral mulia, pemimpin yang memastikan kesejahteraan kepada rakyatnya, dan memastikan kepastian hukum bagi siapapun.
Serial ini mengandung aspek dramatis yang sangat menarik. Penggambaran kondisi Mekkah saat itu juga digambarkan dengan sangat baik, kondisi psikologis masyarakat, bentuk kultur yang ada, hingga kondisi lingkungan kota Mekkah pada saat itu.
Walaupun terdapat banyak adegan-adegan perang yang epik, serial ini juga memiliki pesan-pesan penuh makna dan penuh adegan-adegan yang menggetarkan hati.


Proses Shooting dan Post Production menghabiskan 322 hari
= 10 bulan 18 hari
= 46 minggu
= 7.728 jam
= 463.680 menit
= 27.820.800 detik
Melibatkan 229 kru dan 322 aktor dan aktris dari 10 negara.


Untuk keperluan 29 rumah di Kota Mekkah dibangun diatas tanah 5000 m2 di Kota Damaskus dan 89 rumah di atas tanah 12.000 m2 di Kota Marrakesh.



Melibatkan banyak properti
= 1970 pedang
= 650 tombak
= 1050 tameng
= 4000 anak panah
= 400 panahan
= 15 drum
= 137 patung
= 1600 tanah liat
= 10000 koin
= 170 baju perang


14.200 me kain digunakan untuk keperluan wardrobe setiap aktor dan aktris yang bermain, kain diambil dari Suriah, India, dan Tunisia. Wardrobe team sendiri terdiri dari 39 ahli jahit.
Tim properti juga menyediakan 7550 sendal.

20.000 orang terlibat sebagai aktor ekstra, melibatkan 10.000 stunt actor, 7500 kuda, dan 3800 onta.

15 Film Animasi 3D Terbaik dan Terlaris

15. THE POLAR EXPRESS (2004)
Cast: Tom Hanks
Director: Robert Zemeckis
Budget: $ 165 M
Domestic Gross: $ 181 M
International Gross: $ 124 M
Kalau Disney, Dreamworks, dan Fox sudah berhasil masuk ke kancah film animasi 3D terlebih dahulu, Warner Bros bisa dibilang agak terlambat. Inilah film animasi produksi Warner Bros pertama sekaligus yang terbaik dari Robert Zemeckis (sutradara Forrest Gump, Cast Awayl, dan Back To The Future Trilogy) setelah dia memutuskan untuk banting setir menjadi seorang sutradara film animasi 3D. THE POLAR EXPRESS sempat menjadi film animasi termahal demi mengintergasikan teknologi motion capture ke dalam filmnya. Tom Hanks pun menunjukkan bakatnya sebagai pengisi suara di luar serial Toy Story dengan mengisi 6 karakter sekaligus dalam film ini. Hasilnya adalah sebuah film animasi paling “hidup” pada masanya. Sayangnya, tema film ini terlalu demografis yaitu tentang kereta api yang membawa kita menuju kutub utara di malam natal untuk bertemu Santa Clause hingga tidak bisa sesukses film Dreamworks dan Fox apalagi Disney-Pixar. THE POLAR EXPRESS selalu ditayangkan ulang sampai sekarang di beberapa teater IMAX di Amerika Utara setiap minggu-minggu menjelang natal.
14. HAPPY FEET (2006)
Cast: Elijah Wood, Robin Williams, Brittany Murphy
Director: George Miller
Budget: $ 100 M
Domestic Gross: $ 198 M
International Gross: $ 186 M
Walaupun film animasi 3D Warner Bros secara komersil tidak sesukses film animasi 3D studio besar saingannya, setidaknya lewat film HAPPY FEET ini, Warner Bros berhasil meraih piala Oscar untuk kategori Best Animated Feature dan mempercundangi film Disney-Pixar yang dirilis pada tahun yang sama, Cars. HAPPY FEET bercerita tentang seekor penguin yang tidak bisa menarik lawan jenisnya karena dia tidak bisa bernyanyi, akan tetapi dia bisa berdansa untuk mendapatkan perhatian dari mereka. Film ini juga berhasil bertengger di posisi 1 di tangga box office Amerika Utara selama 3 minggu berturut-turut dan mengalahkan film James Bond, Casino Royale dari segi pendapatan saat film itu dirilis pada tanggal yang sama. HAPPY FEET 2 direncakan akan dirilis Natal 2011 nanti.
13. MONSTERS INC. (2001)
Cast: John Goodman, Billy Crystal
Director: Pete Docter
Budget: $ 115 M
Domestic Gross: $ 255 M
International Gross: $ 269 M
Dongeng monster dalam lemari yang populer di dunia barat di sajikan menjadi sebuah film komedi cerdas disutradari oleh Pete Docter. Alkisah para monster ternyata menggunakan teriakan anak-anak sebagai sumber energi di dunia mereka. Maka sebuah perusahaan energi, Monsters Inc. mempekerjakan monster-monster paling menyeramkan untuk menakut-nakutin anak-anak di bumi walau secara kontradiktif, anak-anak dianggap sebagai sumber virus di negeri para monster itu. Sulley, pekerja monster no.1 bersama asistennya Mike, harus kerepotan saat secara tidak sengaja mereka membawa masuk Boo, seorang anak kecil dari bumi ke dunia para monster. Film ini jelas membuat para anak kecil tidak akan takut lagi pada monster. Pete Docter, sang sutradara memang gagal membawa pulang Oscar di kategori Best Animated Feature pertama bagi Pixar di tahun 2002 (Shrek adalah pemenangnya), namun Randy Newman untuk pertama kalinya berhasil membawa pulang piala Oscar di kategori Best Song untuk lagu “If I Didn’t Have You”
12. THE INCREDIBLES (2004)
Cast: Craig T Nelson, Holly Hunter, Samuel L Jackson
Director: Brad Bird
Budget: $ 92 M
Domestic Gross: $ 261 M
International Gross: $ 370 M
Ini dia film superhero terbaik setelah The Dark Knight tentunya. Brad Bird kembali membuktikan dirinya sebagai penulis skenario dan sutradara film animasi berbakat. Dengan menggubah beberapa tokoh superhero terkenal (Mr. Incredibles – Superman, Elastic Girl – Mr. Fantastic, Violet – Invisible Girl, Dash – The Flash, Frozone – Silver Surfer) sebagai karaktek-karakter utama dalam filmnya, Brad Bird kemudian menulis sebuah cerita superhero yang unik. Sekumpulan superhero yang sudah pensiun dan mencoba hidup normal, merasa terpanggil setelah dunia kembali diguncang oleh kehadiran penjahat yang tidak begitu super namun mempunyai peralatan yang sangat canggih, Syndrome. Tidak hanya lucu, film ini juga “menyentil” beberapa tema superhero yang klise, misalkan superhero bersayap dalam presentasi kostum Edna Mode ataupun rupa tokoh-tokohnya yang jauh dari kesan cantik, ganteng dan gagah sebagaimana tokoh superhero yang biasa kita lihat dalam film lain. Di tahun 2005, film ini berhasil meraih Oscar untuk kategori Best Animated Feature.
11. ICE AGE (2002)
Cast: Ray Romano, John Leguizamo, Denis Leary
Director: Chris Wedge
Budget: $ 59 M
Domestic Gross: $ 176 M
International Gross: $ 206 M
20th Century Fox selalu gagal membuat film animasi yang sukses secara komersil maupun kualitas, hingga Chris Wedge datang membawa angin segar. Bersama Blue Sky Studios, Wedge melahirkan sebuah franchise animasi tersukses milik Fox, ICE AGE. Cerita dalam film ICE AGE mungkin terkesan standard, namun sebuah karakter tanpa dialog bernama Scrat yang selalu mengejar-ngejar kenari menjadi suatu ikon komik tersendiri yang membuat film ini begitu diingat banyak orang. Hebatnya lagi, film ini berhasil masuk nominasi Best Animated Feature di ajang Oscar tahun 2003, walau harus kalah oleh film anime karya Hayao Miyazaki, The Spirited Away. Film ini pun melahirkan dua film lanjutan yang amat sangat sukses di pasaran, terutama di pasar internasional (pasar luar Amerika Utara).
10. HOW TO TRAIN YOUR DRAGON (2010)
Cast: Jay Baruchel, Gerard Butler
Director: Dean Deblois
Budget: $ 165 M
Domestic Gross: $ 217 M
International Gross: $ 275 M
Dreamworks berubah haluan. Kalau biasanya mereka mengumbar komedi slapstick dalam film-film animasi mereka, maka HOW TO TRAIN YOUR DRAGON lebih mirip film-film Pixar yang menyajikan komedi ringan yang mudah dicerna oleh anak-anak hingga dewasa. Seorang Viking muda bernama Hiccup yang tidak berperwarakan bag seorang Viking berhasil menangkap seekor Naga ompong untuk membuktikan ketangguhannya. Akan tetapi Hiccup malah berteman dengan naga tersebut dan belajar lebih banyak tentang binatang anggun tersebut. Walau awalnya Dreamworks cukup skeptis dengan film ini karena pendapan minggu pertamanya tidak sebesar film-film animasi Dreamworks lainnya yang sukses ($ 43 M untuk minggu pertamanya, rata-rata film animasi Dreamworks yang sukses, pendapatan minggu pertamanya > $ 50 M), toh film ini berhasil bertahan selama beberapa minggu di daftar 5 besar film box office, terima kasih karena sambutan hangat para kritikus hingga melampaui film animasi hit Dreamworks lainnya, KUNG FU PANDA. Andai Toy Story 3 tidak dirilis pada tahun bersamaan, film ini hampir pasti memenangkan Oscar untuk kategori Best Animated Feature tahun depan. Namun siapa tahu, juri Oscar berpendapat beda denganku dan malah memenangkan film ini ketimbang Toy Story 3.
9. KUNG FU PANDA (2008)
Cast: Jack Black, Angelina Jolie, Jackie Chen
Director: Mark Osborne
Budget: $ 130 M
Domestic Gross: $ 215 M
International Gross: $ 416 M
Mengambil tema kung fu dan binatang-binatang khas Cina, Dreamworks sukses membuat sebuah film lucu yang karakter-karakter utamanya disuarakan oleh aktor-aktor ternama. Temanya pun cukup catchy, tentang si pecundang Panda Po yang ternyata mempunyai takdir untuk menjadi penerus ahli kung fu terbaik, Dragon Warrior. Tidak hanya kisahanya yang membumi, Dreamworks juga sukses mengemas KUNG FU PANDA menjadi tontonan yang tidak pernah sepi dari tawa penontonnya hingga film ini habis. KUNG FU PANDA masuk nominasi Best Animated Feature di ajang Oscar tahun 2009 dan sukses menjadi film animasi terlaris di dunia pada tahun 2008
8. Toy Story 3 (2010)
Cast: Tom Hanks, Tim Allen
Director: Lee Unkrich
Budget: $ 200 M
Domestic Gross: $ 414 M
International Gross: $ 647 M
John Lasseter, sutradara 2 film Toy Story sebelumnya memang tidak lagi turun tangan sebagai sutradara dalam film ini. Kisahnya, Woody and the gangs kini harus menghadapi kenyataan Andy yang akan segera kuliah. Tanpa sengaja mereka terbawa ke sebuah tempat penitipan anak, Sunnyside, dan disanalah malapetaka dimulai. Mereka harus lari dari penguasa kejam Sunnyside, si mainan beruang pemeluk, Lotso. Lee Unkrich berhasil membawa kita bernostalgia sekali lagi bersama Woody dan Buzz dan teman-teman mainan Andy lainnya yang kali ini lebih syarat dengan adegan-adegan aksi, Lee Unkrich juga tidak melupakan unsur-unsur yang membuat serial Toy Story begitu menyentuh. Kisah persahabatan, kasih saying, dan juga pengkhianatan yang indah, lucu, sedih, dan juga menyentuh membuat Toy Story 3 menjadi seri penutup sempurna kisah mainan-mainan Andy ini. Oh ya, dan anda akan selalu tertawa terbahak-bahak mengingat adegan Mr. Potato Head yang berubah menjadi dadar gulung….
7. RATATOUILLE (2007)
Cast: Patton Oswalt, Ian Holm
Director: Brad Bird
Budget: $ 150 M
Domestic Gross: $ 206 M
International Gross: $ 417 M
Untuk kedua kalinya Brad Bird kembali menerima Oscar untuk kategori Best Animated Feature setelah sebelumnya dia berhasil lewat film THE INCREDIBLES. Remy The Rat adalah tikus jalanan yang berbeda dengan ratusan saudaranya yang lain yang tinggal di sebuah atap rumah tua. Dia bosan harus mengorek-ngorek tong sampah untuk mendapatkan makanan dan merasa dia mempunyai keahlian untuk memasak layaknya manusia biasa. Maka dia pun kabur ke Paris untuk mengejar impiannya menjadi Koki hebat dengan perantara pembantu koki kurus yang tidak meyakinkan, Alfredo Linguini. Film ini juga sempat menjadi film animasi 3d yang masuk nominasi Oscar terbanyak (lima nominasi Oscar) sebelum di tahun berikutnya rekor ini pecah oleh film Pixar yang lain, WALL E.
6. TOY STORY (1995)
Cast: Tom Hanks, Tim Allen
Director: John Lasseter
Budget: $ 30 M
Domestic Gross: $ 191 M
International Gross: $ 170 M
Ini dia film yang membuat studio PIXAR besar hingga sekarang. Kisah tentang mainan-mainan Andy berawal dari kecemburuan Woody sang koboi terhadap Buzz Lightyear, mainan astronot baru milik Andy yang berujung pada kerja sama keduanya untuk lari dari cengkraman Sid, si perusak mainan. TOY STORY adalah film animasi 3d panjang pertama yang dirilis secara luas. Sebelumnya, animasi 3d hanya dipakai untuk special effect film-film live action, dan banyak orang percaya membuat film animasi 3d panjang sama saja membuang uang yang sangat besar. Namun John Lasseter dan kawan-kawannya di Pixar berhasil meyakinkan Disney untuk melakukan kerjasama mutual dengan membuat film ini. Bujetnya yang memakan $30 juta pun ternyata malah lebih rendah daripada film The Lion King (1994) yang menghabiskan $45 juta. Film ini pun menjadi film terlaris di tahun 1995, dan berhasil meraih Oscar berupa Special Achievement untuk John Lasseter serta nominasi Best Song “You’ve Got A Friend In Me” oleh Randy Newman, Best Music dan juga Best Original Screenplay.
5. SHREK (2001)
Cast: Mike Myers, Cameron Diaz, Eddie Murphy
Director: Andrew Adamson
Budget: $ 60 M
Domestic Gross: $ 267 M
International Gross: $ 216 M
Sampai sekarang, SHREK adalah usaha terbaik Dreamworks dalam menyaingi dominasi Disney-Pixar dalam bidang film animasi 3d. Dengan menggabungkan berbagai macam kisah dongeng yang sudah terkenal, parody-parodi slapstick film-film terkenal, pengisi suara dari actor-aktor yang sudah terkenal, SHREK berhasil menjadi sebuah film yang klasik. Tokoh-tokoh utamanya pun bukan yang mudah mendapat simpati dari para penikmat film, namun itulah kelebihan film ini. SHREK berhasil menjadi film animasi pertama yang memenangkan kategori Best Animated Feature di ajang Oscar tahun 2002. Film ini juga melahirkan tiga film lanjutan yang sayangnya tidak pernah bisa lebih baik daripada film originalnya ini.
4. FINDING NEMO (2003)
Cast: Albert Brooks, Ellen DeGeneres, Alexander Gould
Director: Andrew Stanton
Budget: $ 94 M
Domestic Gross: $ 339 M
International Gross: $ 528 M
Tokoh utamanya adalah Marlin, seekor ikan badut yang tidak lucu sama sekali yang mencoba mencari anaknya yang hilang, Nemo yang sebelah siripnya pendek bersama Dori, ikan yang mempunyai penyakit hilang ingatan sementara. Tokoh lain ada Hiu yang bertobat untuk tidak makan daging ikan lainnya, ikan yang gila akan kebersihan, ikan yang mempunyai kepribadian ganda dan mengira refleksi dirinya di cermin adalah saudaranya, ditambah kura-kura tua yang bijak. FINDING NEMO adalah film Pixar yang paling banyak memiliki tokoh unik secara psikologi. Tidak hanya karakter, cerita yang menyentuh tentang single parent yang berusaha menyelamatkan anaknya serta humor-humor segar ala Pixar membuat FINDING NEMO menjadi film kedua terlaris di tahun 2003 (hanya TLOTR The Return Of The King yang mampu mengungguli pendapatan film ini) dan sempat menjadi film animasi terlaris sepanjang masa sebelum akhirnya dikalahkan oleh Shrek 2 di tahun berikutnya. Film ini juga menjadi film Pixar pertama yang berhasil memenangkan Oscar di kategori Best Animated Feature di tahun 2004.
3. TOY STORY 2 (1999)
Cast: Tom Hanks, Tim Allen
Sutradara: John Lasseter
Budget: $ 90 M
Domestic Gross: $ 245 M
International Gross: $ 238 M
John Lasseter kembali menyutradari film seri TOY STORY yang menurutku adalah yang terbaik. Jika di film pertama, Woody berusaha menyelamatkan Buzz dari tetangga Andy, Sid sang perusak mainan, maka di film kedua, kini Buzz yang berusaha menyelamatkan Woody dari kolektor mainan sekaligus pemilik toko mainan, Al yang sudah mencuri Woody dan berusaha menjualnya ke Jepang. Dalam seri ini juga diperkenalkan tokoh baru, koboi wanita Jessie dan penggali tambang Prospector, dan Bull’s Eye, kuda setia Woody. Yang membuat film ini begitu hebat adalah film ini lebih emosional dibandingkan seri TOY STORY yang lain, terutama saat scene Jessie menceritakan kisahnya dengan pemilik lamanya, Emily diiringi dengan soundtrack “When She Loved Me” yang akan membuat sebagian orang yang menontonnya menjadi terharu.
2. UP (2009)
Cast: Edward Asner, Christopher Plummer, Jordan Nagai
Sutradara: Pete Docter
Budget: $ 175 M
Domestic Gross: $ 293 M
International Gross: $ 438 M
10 menit awal UP akan langsung membuat anda jatuh cinta dengan film ini. 10 menit yang memperkenalkan kita pada tokoh sentral Carl Fredrickson dan juga mendiang istrinya. Konsep awal UP simpel saja, petualangan seorang kakek dan anak kecil dalam rumah terbang yang diangkat oleh ratusan ribu balon. Menurutku UP adalah film pixar dengan skenario terbaik hingga sekarang. Penulisan yang emosional, lucu dan penuh aksi, karakter yang masuk akal (UP adalah film Pixar pertama dimana tokoh sentralnya adalah manusia dan bukan benda mati atau binatang bersuara), musik yang pas oleh Michael Giaccino serta animasi yang smooth yang biasa ditampilkan Pixar membuat film ini menjadi film Pixar pertama yang dinominasikan sebagai Best Picture di ajang Oscar. Film ini juga menang di kategori Best Animated Feature dan Best Music di ajang yang sama pada tahun 2010.
  1. WALL E (2008)
Cast: Ben Burtt, Elissa Knight, Jeff Garlin
Sutradara: Andrew Stanton
Bujet: $ 180 M
Domestic Gross: $ 223 M
International Gross: $ 310 M
2/3 dari film ini hanya diisi oleh dialog yang terdiri dari dua kata yang merupakan nama tokoh kedua karakter film ini “Wall E” dan “Eve”. Bercerita tentang robot terakhir di bumi yang sudah tidak lagi dihuni manusia, Wall E sudah bekerja sesuai instingnya selama ribuan tahun sebagai robot pengumpul sampah sampai akhirnya dia bertemu dengan Eve, robot peneliti biologis yang berasal dari luar angkasa. Wall E yang tadinya merasa kesepian kini menemukan cinta sejatinya. Kisah cinta sejati Wall E dan Eve inilah yang menjadi kisah sentral film ini, ditambah dengan sedikit sentilan tentang manusia yang merusak bumi, serta animasi yang sangat mulus, indah dan realistis menjadikan WALL E sebagai film terbaik pixar sampai sekarang dan pantas menduduki posisi pertama di dalam daftar 15 FILM ANIMASI 3D TERBAIK versiku. Walau masuk dalam enam nominasi Oscar (WALL E adalah film animasi 3D yang dinominasikan Oscar terbanyak sampai sekarang), juri Oscar terlalu egois untuk tidak menominasikan film ini dalam nominasi Best Picture, namun walau begitu film ini tetap berhasil meraih Oscar untuk kategori Best Animated Feature di tahun 2009 yang merupakan piala Oscar kedua bagi Andrew Stanton setelah sukses lewat FINDING NEMO.
********
Sumber : http://lanz999.student.umm.ac.id/2011/08/12/15-film-animasi-3d-terbaik/

8 Film Kartun Terfavorit Pada Masanya

Film kartun Memang sangat asyik untuk di saksikan menemani saat-saat kita bersantai. Selain dapat menyajikan hal-hal lucu, pertarungan, dan berbagai fantasi yang tidak mungkin terjadi dalam kejadian nyata, namun film kartun saat ini di bumbui semangat perjuangan, rasa persahabatan yang tinggi atau bahkan soal percintaan. Berikut ini 10 kartun terfavorit pada eranya masing-masing.

1. Scooby Doo


Dari sekian banyak serial kartun Televisi Hollywood, serial Scooby-Doo jelas sangat populer tidak hanya di negeri asalnya, namun juga di mancanegara termasuk Indonesia sejak tahun 1970-an film ini diputar di televisi nasional. Popularitas serial yang mengisahkan petualangan kelompok pemuda dan di bantu seekor anjing yang menyelidiki misteri supranatural itu membuat Hollywood mengangkatnya ke versi layar lebar yang live-action, yaitu Scooby-Doo yang dibesut sutradara Raja Gosnell pada tahun 2002.

2. Tom and Jerry

Film yang di Dalangi Hana dan Barbera ini mengisahkan tentang tokoh kartun kucing yang bernama Tom dan tikus kecil bernama Jerry yang terkenal selalu bermusuhan. Dengan gaya kocak, tokoh kartun ini saling kejar, saling intip, saling mengakali, saling pukul, tapi enggak mati-mati. Di dalam film, masing-masing ingin saling tangkap dan membalas. Sebenarnya jalan cerita film ini biasa-biasa saja namun gaya kocak Tom dan Jerry yang membuatnya menjadi istimewa.

3. Popeye The Sailorman

Popeye pasti semua sudah mengenal Tokoh kartun yang satu ini, Popeye yang menjadi kuat setelah makan bayam ini sering kali terlibat perseturuan dengan si licik Brutus umumnya untuk mendapatkan cinta dari olive. Namun meskipun demikian heroisme karater popeye sangat terlihat dari atribut angkatan lautnya. Pada awalnya kartun Popeye dibuat untuk ditayangkan dalam harian King Features oleh penciptanya Elzie Crisler Segar pada tahun 1929 dan terus ditayangkan hingga serial televisinya dibuat pada tahun 1933.

4. Doraemon

Serial Doraemon berasal dari sebuah manga popular yang di karang Fujiko F. Fujio sejak tahun 1970. Doraemon merupakan robot yang datang dari abad 22 untuk menolong keturunan Nobita agar dapat menikmati ke suksesannya dan terhindar dari utang kali mendapat ganguan dari giant dan suneo akan selalu mendatangi doraemon untuk minta bantuannya. Doraemon kemudian biasanya akan membantu Nobita dengan peralatan-peralatan canggih dari kantung ajaibnya. financial yang akan terjadi di masa depan akibat kebodohan Nobita. Doraemon sendiri mendatangi Nobita pada saat Nobita kelas 5 SD. Nobita yang kala itu seorang anak yang bodoh ,pemalas dan cengeng.

5. Dragonball

Serial ini mengisahkan pertualangan seorang anak yang bernama Son goku untuk mencari suatu bola ajaib yang disebut dengan dragon ball, yang bila di kumpulkan semua sebanyak 7 buah akan muncul dewa naga yang dapat mengabulkan semua permintaan kita. Dalam petulangannya mengumpulkan ke tujuh bola naga Son goku banyak berhadapan dengan musuh-musuh kuat yang punya niat jahat sehingga sangat berambisi untuk mengusai Drogonball. Daya tarik dari serial karangan Akira Toriyama ini yaitu dalam pertarungannya para tokoh dragonball memiliki kekuatan yang melebihi kekuatan manusia biasa, seperti bisa terbang, mengeluarkan energi tenaga dalam dan sebagainya sehingga membentuk pertarungan fantasi yang sangat menarik. Inilah yang membuat dragon ball sangat disukai oleh seluruh dunia.

6. Digimon

Wah pasti sudah banyak yang tau dengan kartun yang satu ini Mengisahkan tentang sekelompok anak-anak yang terpilh dan dipercaya oleh penduduk dunia digital untuk melatih para digimon menjadi digimon yang kuat dan bisa memberantas kejahatan di dunia digital itu sendiri . intinya penduduk dunia digital itu sendiri adalah digimon (digital monster), dan anak2 yang diminta untuk men-train tersebut berasal dari bumi dan disebut sebagai "Digimon Trainer". Kartun digimon ini sendiri di buat oleh Akiyoshi Hongo dan di pelopori oleh perusahaan BANDAI, sampai sekarang seri-serinya telah di buat sampai season 6. "Digimon Xros War" pada tahun 2010 adalah serial versi terbaru Digimon.

7. Pokemon

Pokemon singkatan dari poket monster adalah salah satu serial animasi asal jepang yang masih tetap aktif di tanyangkan hingga saat ini. Cerita dari serial yang berbasis game ini mengisahkan tentang hubungan antara manusia dan pokemon di mana manusia berperan sebagai pelatih yang melatih pokemon agar tangguh dan siap untuk bertarung. Pertarungan biasanya di lakukan di dalam arena atau Gyme untuk mendapatkan sebuah penghargaan berupa lencana semakin banyak lencana yang di miliki seorang pelatih pokemon menunjukan seberapa hebat dirinya. Serial ini ditayangkan oleh SCTV pada bulan Juni 2001, sekaligus menandai masuknya anime Pokémon secara resmi ke Indonesia.

8. Captain Tsubasa

Sepak bola adalah olahraga terfavorit di dunia, tema inilah yang di angkat dalam serial kartun Captain Tsubasa . Tsubasa adalah anak seorang kapten kapal. Dia sangat mengemari sepak bola bahkan sejak balita sudah memperlihatkan ketertarikannya dalam bidang ini. Meski mengangkat tema sepak bola film ini tidak banyak mengulas teknik bermain sepak bola namun lebih menekankan pada kesenangan bermain sepak bola, perjuangan dan kerjasama tim serta kerja keras dalam mewujudkan impian yaitu menjadi juara dunia.

https://fbcdn-profile-a.akamaihd.net/hprofile-ak-ash2/372897_131353430292780_619288642_n.jpg https://fbcdn-profile-a.akamaihd.net/hprofile-ak-snc4/188096_134547703323278_1162554518_n.jpg https://fbcdn-profile-a.akamaihd.net/hprofile-ak-snc4/372896_322832097804252_1451457464_n.jpg https://fbcdn-profile-a.akamaihd.net/hprofile-ak-ash2/188076_323826454312372_464368268_n.jpg https://fbcdn-profile-a.akamaihd.net/hprofile-ak-snc4/157988_245544635468600_1221856100_n.jpg https://fbcdn-profile-a.akamaihd.net/hprofile-ak-snc4/157972_225236267569573_1370082627_n.jpg

Baguru On Facebook

 
© Copyright 2010-2011 Baguru All Rights Reserved.
Template Design by Baguru | Published by Borneo Templates | Powered by Blogger.com.