| Misteri Lilin yang Menyala Selama 1500 tahun |
"SURAT DARI SEORANG WANITA YG TERKOYAK HATINYA"
Kisah Nyata : Tolong dibaca & Sebarkan ke teman-teman,
Sayang, pada saat pertama kali bertemu denganmu,
aku sangat senang sekali,
kamu sangat perhatian sekali denganku,
sampai2 tiap hari kamu sms aku untuk mengingatkanku, udah makan belum, lagi ngapain,
aku sangat senang ketika kamu perhatian sama aku,
seiring berjalannya waktu, aku semakin cinta kepadamu duhai sayang,
aku merasa dunia milik kita berdua,
sungguh, aku mencintaimu,
aku tidak mau kehilanganmu,
aku ingat saat km bilang "sayang, I Love You"
betapa senangnya hati ini mendengarnya,,
tetapi, ternyata kesenangan itu berubah
ternyata kesenangan itu harus aku kubur dalam-dalam,
karena engkau TIDAK BERTANGGUNG JAWAB!!!!!
aku sekarang hamil akibat perbuatanmu,
aku sudah memberikan mahkotaku yg berharga kepadamu,,
tetapi setelah aku hamil, kenapa kamu menyuruh untuk menggugurkan kandungan ini,
apa salah bayi ini??
kenapa kamu malah ingin menyuruhku membuang bayi yg tidak berdosa,
dimana HATI NURANIMU !!!!!!
kenapa kamu lari dari tanggung jawab,,,
aku sangat sedih,
perasaanku hancur berkeping-keping....
kenapa cinta yg dulu bersemi indah kini harus menjadi CINTA yang HINA,
bahkan sangat HINA,
Dan yang lebih membuat hatiku tersayat-sayat adalah,
TERNYATA kamu LEBIH MEMILIH MENIKAH DENGAN WANITA LAIN,
GIMANA AKU tidak sedih,
gimana perasaanku tidak HANCUR,
DASAR LELAKI BRENGSEEEEKKKK!!!
aku sangat benci denganmu
memangnya aku kurang apa??
kurang apa!!!!
aku sudah memberikan segalanya untukmu,
bahkan keperawananku sudah kamu ambil!!!
masih kurang apa???
kini aku sudah tidak tau lagi harus berbuat apa,,
aku sudah tidak perawan,,
apakah kelak ada seorang lelaki yg mau denganku lagi??
apakah kelak masaih ada lelaki yg mau menerima segala kekuranganku,,
Ya Allah,,,
aku pasrahkan semuanya kepadaMu,
ampunilah dosa-dosaku Ya Allah....
aku ikhlas jikalau nyawaku diambil sekarang juga T_T
__________________________
dikirim oleh seorang wanita yg tidak bisa saya sebutkan namanya,
dia ingin membagi kisah ini agar bisa dijadikan pelajaran untuk wanita agar tidak ada lagi korban yg terjadi
(dikutip dari Inbox)
Salam Santun dan Salam Ukhuwah Fillah
(Arif Ashadi Rindu Ibu)
Riwayat Sejarah Kisah Nabi Adam AS
baiklah sobat saya akan membahas kisah Nabi Adam AS.
Setelah
Allah SWT menciptakan bumi dengan gunung-gunungnya, laut-lautannya dan
tumbuh – tumbuhannya, menciptakan langit dengan mataharinya, bulan dan
bintang-bintangnya yang bergemerlapan menciptakan malaikat-malaikatnya
ialah sejenis makhluk halus yang diciptakan untuk beribadah menjadi
perantara antara Zat Yang Maha Kuasa dengan hamba-hamba terutama para
rasul dan nabinya maka tibalah kehendak Allah SWT untuk menciptakan
sejenis makhluk lain yang akan menghuni dan mengisi bumi memeliharanya
menikmati tumbuh-tumbuhannya, mengelola kekayaan yang terpendam di
dalamnya dan berkembang biak turun-temurun waris-mewarisi sepanjang masa
yang telah
ditakdirkan baginya.
Para
malaikat ketika diberitahukan oleh Allah SWT akan kehendak-Nya
menciptakan makhluk lain itu, mereka khawatir kalau-kalau kehendak Allah
menciptakan makhluk yang lain itu, disebabkan kelalaian mereka dalam
ibadah dan menjalankan tugas atau karena pelanggaran yang mereka lakukan
tanpa disadari. Berkata mereka kepada Allah SWT : “Wahai Tuhan
kami!Buat apa Tuhan menciptakan makhluk lain selain kami, padahal kami
selalu bertasbih, bertahmid, melakukan ibadah dan mengagungkan nama-Mu
tanpa henti-hentinya, sedang makhluk yang Tuhan akan ciptakan dan
turunkan ke bumi itu, niscaya akan bertengkar satu dengan lain, akan
saling bunuh-membunuh berebutan menguasai kekayaan alam yang terlihat
diatasnya dan terpendam di dalamnya, sehingga akan terjadilah kerusakan
dan kehancuran di atas bumi yang Tuhan ciptakan itu.”
Allah berfirman, menghilangkan kekhawatiran para malaikat itu:
“Aku
mengetahui apa yang kamu tidak ketahui dan Aku sendirilah yang
mengetahui hikmat penguasaan Bani Adam atas bumi-Ku.Bila Aku telah
menciptakannya dan meniupkan roh kepada nya,bersujudlah kamu di hadapan
makhluk baru itu sebagai penghormatan dan bukan sebagai sujud
ibadah,karena Allah s.w.t. melarang hamba-Nya beribadah kepada sesama
makhluk-Nya.”
Kemudian
diciptakanlah Adam oleh Allah SWT dari segumpal tanah liat, kering dan
lumpur hitam yang berbentuk. Setelah disempurnakan bentuknya
ditiupkanlah roh ciptaan Tuhan ke dalamnya dan berdirilah ia tegak
menjadi manusia yang sempurna.
Iblis
membangkang dan enggan mematuhi perintah Allah seperti para malaikat
yang lain, yang segera bersujud di hadapan Adam sebagai penghormatan
bagi makhluk Allah yang akan diberi amanat menguasai bumi dengan segala
apa yang hidup dan tumbuh di atasnya serta yang terpendam di dalamnya.
Iblis merasa dirinya lebih mulia, lebih utama dan lebih agung dari Adam,
karena ia diciptakan dari unsur api, sedang Adam dari tanah dan lumpur.
Kebanggaannya dengan asal usulnya menjadikan ia sombong dan merasa
rendah untuk bersujud menghormati Adam seperti para malaikat yang lain,
walaupun diperintah oleh Allah.
Tuhan bertanya kepada Iblis : “Apakah yang mencegahmu sujud menghormati sesuatu yang telah Aku ciptakan dengan tangan-Ku?”
Iblis
menjawab : “Aku adalah lebih mulia dan lebih unggul dari dia. Engkau
ciptakan aku dari api dan menciptakannya dari lumpur.”
Karena
kesombongan, kecongkakan dan pembangkangannya melakukan sujud yang
diperintahkan, maka Allah menghukum Iblis dengan mengusir dari syurga
dan mengeluarkannya dari barisan malaikat dengan disertai kutukan dan
laknat yang akan melekat pada dirinya hingga hari kiamat. Di samping itu
ia dinyatakan sebagai penghuni neraka.
Iblis
dengan sombongnya menerima dengan baik hukuman Tuhan itu dan ia hanya
mohon agar kepadanya diberi kesempatan untuk hidup kekal hingga hari
kebangkitan kembali di hari kiamat. Allah meluluskan permohonannya dan
ditangguhkanlah ia sampai hari kebangkitan, tidak berterima kasih dan
bersyukur atas pemberian jaminan itu, bahkan sebaliknya ia mengancam
akan menyesatkan Adam, sebagai sebab terusirnya dia dari syurga dan
dikeluarkannya dari barisan malaikat, dan akan mendatangi anak-anak
keturunannya dari segala sudut untuk memujuk mereka meninggalkan jalan
yang lurus dan bersamanya menempuh jalan yang sesat, mengajak mereka
melakukan maksiat dan hal-hal yang terlarang, menggoda mereka supaya
melalaikan perintah-perintah agama dan mempengaruhi mereka agar tidak
bersyukur dan beramal soleh.
Kemudian Allah berfirman kepada Iblis yang terkutuk itu:
“Pergilah
engkau bersama pengikut-pengikutmu yang semuanya akan menjadi isi
neraka Jahanam dan bahan bakar neraka. Engkau tidak akan berdaya
menyesatkan hamba-hamba-Ku yang telah beriman kepada Ku dengan sepenuh
hatinya dan memiliki aqidah yang mantap yang tidak akan tergoyah oleh
rayuanmu walaupun engkau menggunakan segala kepandaianmu menghasut dan
memfitnah.”
Allah
hendak menghilangkan anggapan rendah para malaikat terhadap Adam dan
menyakinkan mereka akan kebenaran hikmat-Nya menunjuk Adam sebagai
penguasa bumi, maka diajarkanlah kepada Adam nama-nama benda yang berada
di alam semesta, kemudian diperagakanlah benda-benda itu di depan para
malaikat seraya: “Cobalah sebutkan bagi-Ku nama benda-benda itu, jika
kamu benar merasa lebih mengetahui dan lebih mengerti dari Adam.”
Para
malaikat tidak berdaya memenuhi tentangan Allah untuk menyebut
nama-nama benda yang berada di depan mereka.Mereka mengakui
ketidak-sanggupan mereka dengan berkata : “Maha Agung Engkau!
Sesungguhnya kami tidak memiliki pengetahuan tentang sesuatu kecuali apa
yang Tuhan ajakan kepada kami. Sesungguhnya Engkaulah Yang Maha
Mengetahui dan Maha Bijaksana.”
Adam
lalu diperintahkan oleh Allah untuk memberitahukan nama-nama itu kepada
para malaikat dan setelah diberitahukan oleh Adam, berfirmanlah Allah
kepada mereka : “Bukankah Aku telah katakan padamu bahawa Aku mengetahui
rahsia langit dan bumi dan mengetahui apa yang kamu lahirkan dan apa
yang kamu sembunyikan.”
Adam
diberi tempat oleh Allah di syurga dan baginya diciptakanlah Hawa untuk
mendampinginya dan menjadi teman hidupnya, menghilangkan rasa
kesepiannya dan melengkapi keperluan fitrahnya untuk mengembangkan
keturunan. Menurut cerita para ulama Hawa diciptakan oleh Allah dari
salah satu tulang rusuk Adam yang disebelah kiri diwaktu ia masih tidur
sehingga ketika ia terjaga, ia melihat Hawa sudah berada di sampingnya.
ia ditanya oleh malaikat : “Wahai Adam! Apa dan siapakah makhluk yang
berada di sampingmu itu?”
Berkatalah
Adam : “Seorang perempuan.”Sesuai dengan fitrah yang telah diilhamkan
oleh Allah kepadanya”. ” Siapa namanya? “ tanya malaikat lagi. “Hawa”,
jawab Adam. “Untuk apa Tuhan menciptakan makhluk ini?” ,tanya malaikat
lagi.
Adam menjawab : “Untuk mendampingiku,memberi kebahagian bagiku dan mengisi keperluan hidupku sesuai dengan kehendak Allah.”
Allah
berpesan kepada Adam : “Tinggallah engkau bersama isterimu di
syurga,rasakanlah kenikmatan yang berlimpah-limpah didalamnya, rasailah
dan makanlah buah-buahan yang lazat yang terdapat di dalamnya sepuas
hatimu dan sekehendak nasfumu. Kamu tidak akan mengalami atau merasa
lapar, dahaga ataupun letih selama kamu berada di dalamnya. Akan tetapi
Aku ingatkan janganlah makan buah dari pohon ini yang akan menyebabkan
kamu celaka dan termasuk orang-orang yang zalim. Ketahuilah bahawa Iblis
itu adalah musuhmu dan musuh isterimu,ia akan berusaha membujuk kamu
dan menyeret kamu keluar dari syurga sehingga hilanglah kebahagiaan yang
kamu sedang nikmat ini.”
demikian kisah Nabi Adam AS semoga bermanfaat.
Djohar dan La Nyala di Mata Pencinta Sepakbola Indonesia
Kisruh sepakbola nasional yang tiada henti, kini
makin menonjolkan 2 karakter tokoh yang berbeda. Djohar Arifin Husin
sebagai ketua umum PSSI, organisasi sepakbola resmi dibawah AFC dan FIFA
dan La Nyala Mataliti sebagai ketua KPSI yang mungkin dibawah FIFA dan
dalam lindungan mantan partai yang pernah lama berkuasa di Indonesia.
Djohar Arifin Husin mungkin satu-satunya ketua umum PSSI yang terlalu sabar dalam menghadapi fitnah, hujatan media pro KPSI dan hadangan kasar dari kubu yang memusuhinya dan ingin merebut kembali PSSI menjadi bagian dari kartel bisnisnya.
Saat ditanya oleh penulis apakah tidak terpancing emosinya untuk menyampaikan serangan balik dari hujatan-hujatan yang disampaikan kepadanya, Djohar Arifin mengatakan “ Biarlah Allah yang yang akan menunjukkan jalan terbaik dan hidayah bagi mereka yang menghujat saya”.
Sampai dengan saat ini dimata penulis, kekurangan terbesar dari sosok Djohar Arifin adalah ketegasan untuk mengganti pengurus PSSI yang bertipe penghianat, provokator dan hanya mengejar kekayaan pribadi daan golongannya. Struktur organisasi yang “gendut” juga dianggap sebagai upaya dari sekedar bagi-bagi kekuasaan saja atau tidak berani menolak pengurus titipan dari pihak-pihak yang merasa telah memberikan suara dukungan kepadanya di Konggres Solo lalu.
PSSI juga dianggap tidak tegas dalam menyikapi sikap perlawanan dari PT. Liga Indonesia yang menolak dilakukan audit secara independent terbuka oleh auditor yang berkualitas, dan sebagai pemegang saaham terbesar yaitu 99%, PT. Liga Indonesia tidak dapat melakukan aksi perseroan yang melanggar AD ART PT tanpa persetujuan pemegang saham mayoritas.
Satu lagi blunder yang dilakukan Djohar Arifin adalah dalam hal pemilihan pengurus eksekutif di PSSI yang terkesan tidak memakai prinsip “the right man on the right place”, banyak beberapa komentar yang bermunculan di media, tanpa terlebih dahulu diolah dengan baik oleh Divisi Humas atau Divisi Media Centernya. Pemilihan pengurus dari politikus didalam struktur kepengurusan juga merupakan kelemahannya, lihat saja ada sosok Saleh Ismail Mukadar dari PDIP, manajer timnas yang dua kali dari politikus, Ramadhan Pohan dari Demokrat dan Habil Maratti dari PPP.
La Nyala Mataliti yang juga seorang politikus Partai Pemuda Pancasila, muncul sebagai ketua KPSI adalah sosok yang baru muncul setelah diajak oleh K.78 yang didalamnya terdapat Saleh Ismail Mukadar pada saat revolusi PSSI era Nurdin Halid yang dianggap melanggar statuta FIFA. Sebagai ketua KPSI yang ingin menjadi ketua PSSI sebenarnya masih banyak kekurangan yang dimilikinya yaitu, pelanggaran statuta PSSI tentang kewajiban masa aktif di kepengurusan sepakbola selama minimal 5 tahun.
Beberapa kalimat blunder lainnya dari La Nyala Mataliti adalah kontroversi mengenai sepakbola bahkan jauh dari gelar Haji yang dimilikinya, berikut saya sampaikan rekaman diskusi di metrotvnews tanggal 29 Juli 2012.
Menurut La Nyala “MoU adalah katup penyelamat, dan JC adalah perangkat yang kita sepakati untuk mengelola proses transisi hingga kongres. Jika JC tidak berjalan dan sanksi itu akhirnya dikeluarkan oleh FIFA, saya tak akan bisa menolong, barangkali Tuhan pun tak akan bisa menolong,” .
Sepertinya kalau kita tarik arti pernyataan itu LNM telah mensejajarkan posisinya dengan Allah. “Saya Tak Akan bisa menolong, Tuhanpun tak akan bisa menolong” begitu hebatnya seorang La Nyala Matalitti yang sudah bergelar Haji didepan namanya. Semoga LNM cepat menyadari/kekeliruan apa yang telah diucapkannya dan meminta ampun kepada Allah, Yang Maha Kuasa.
Komite Penyelamat Sepak Bola Indonesia (KPSI) bukan untuk membenahi sepak bola Tanah Air, melainkan hanya untuk menduduki PSSI di bawah pimpinan Djohar Arifin Husin. La Nyala Matataliti yang tetap menggelar Kongres Luar Biasa (KLB), Hotel Mercure, Ancol, Jakarta, Minggu 18 Maret 2012, tidak diakui oleh AFC dan FIFA, karena di AFC dan FIFA konggres yang diakui hanya konggres terakhir di Solo. Manuver KSPI terlihat secara kasat mata hanya berlandaskan dendam dan mencerminkan sikap yang sangat haus jabatan.
KLB KPSI tersebut telah menetapkan La Nyalla Mahmud Mattalitti dan Rahim Soekasah sebagai Ketua Umum dan Wakil Ketua Umum PSSI yang sampai dengan saat ini tidak diakui dan disahkan oleh AFC dan FIFA.
Dalam menghadapi kisruh sepakbola nasional saat ini ini PSSI selalu dihadapkan pada berbagai persoalan yang menghadang. Tudingan minor dari kubu KPSI selalu dihujamkan setiap saat , sehingga PSSI harus bisa mensikapi dan memanfaatkan setiap momen perbaikan internal dengan baik, agar kita tidak tersingkir dari persaingan tersebut.
Saat ini sosok Djohar Arifin mungkin terkesan sulit untuk membedakan mana kawan dan mana lawan. Dan harus hati-hati, orang di sekitarnya ada yang tersenyum manis, memuji, dan kadangkala sok menjadi pahlawan yang selalu menawarkan jasanya pada kita. Tetapi di belakang, mereka justru bersikap sebagai musuh yang siap menghancurkan reputasi PSSI. Bahkan masa depan sepakbola nasional sekalipun.
Reformasi PSSI, sebagai Ketua Umum Djohar bisa mengganti secara tegas tanpa persetujuan untuk garis organisasi kepengurusan selain jabatan Waketum, Exco dan Sekjen. Hanya satu sosok yang masih pantas bercokol di PSSI yaitu Catur Agus Saptono yang memiliki integritas dan ketegasan sesuai aturan yang ada. Yang lainnya inilah ujian ketegasan seorang Djohar, apakah akan berani mengganti pengurus yang tidak produktif, ber kinerja buruk dan bertipe provokator, diganti dengan orang-orang yang memiliki integritas baik dan memegang teguh aturan yang ada untuk perbaikan sepakbola nasional.
''Allaahummahdiy qaumiy fainnahum la ya'lamun'' (Ya Allah, berilah petunjuk kepada mereka, sesungguhnya mereka tidak tahu).
@mediasepakbola.com
Ryan Adhianto
Pencinta Sepakbola Indonesia
Djohar Arifin Husin mungkin satu-satunya ketua umum PSSI yang terlalu sabar dalam menghadapi fitnah, hujatan media pro KPSI dan hadangan kasar dari kubu yang memusuhinya dan ingin merebut kembali PSSI menjadi bagian dari kartel bisnisnya.
Saat ditanya oleh penulis apakah tidak terpancing emosinya untuk menyampaikan serangan balik dari hujatan-hujatan yang disampaikan kepadanya, Djohar Arifin mengatakan “ Biarlah Allah yang yang akan menunjukkan jalan terbaik dan hidayah bagi mereka yang menghujat saya”.
Sampai dengan saat ini dimata penulis, kekurangan terbesar dari sosok Djohar Arifin adalah ketegasan untuk mengganti pengurus PSSI yang bertipe penghianat, provokator dan hanya mengejar kekayaan pribadi daan golongannya. Struktur organisasi yang “gendut” juga dianggap sebagai upaya dari sekedar bagi-bagi kekuasaan saja atau tidak berani menolak pengurus titipan dari pihak-pihak yang merasa telah memberikan suara dukungan kepadanya di Konggres Solo lalu.
PSSI juga dianggap tidak tegas dalam menyikapi sikap perlawanan dari PT. Liga Indonesia yang menolak dilakukan audit secara independent terbuka oleh auditor yang berkualitas, dan sebagai pemegang saaham terbesar yaitu 99%, PT. Liga Indonesia tidak dapat melakukan aksi perseroan yang melanggar AD ART PT tanpa persetujuan pemegang saham mayoritas.
Satu lagi blunder yang dilakukan Djohar Arifin adalah dalam hal pemilihan pengurus eksekutif di PSSI yang terkesan tidak memakai prinsip “the right man on the right place”, banyak beberapa komentar yang bermunculan di media, tanpa terlebih dahulu diolah dengan baik oleh Divisi Humas atau Divisi Media Centernya. Pemilihan pengurus dari politikus didalam struktur kepengurusan juga merupakan kelemahannya, lihat saja ada sosok Saleh Ismail Mukadar dari PDIP, manajer timnas yang dua kali dari politikus, Ramadhan Pohan dari Demokrat dan Habil Maratti dari PPP.
La Nyala Mataliti yang juga seorang politikus Partai Pemuda Pancasila, muncul sebagai ketua KPSI adalah sosok yang baru muncul setelah diajak oleh K.78 yang didalamnya terdapat Saleh Ismail Mukadar pada saat revolusi PSSI era Nurdin Halid yang dianggap melanggar statuta FIFA. Sebagai ketua KPSI yang ingin menjadi ketua PSSI sebenarnya masih banyak kekurangan yang dimilikinya yaitu, pelanggaran statuta PSSI tentang kewajiban masa aktif di kepengurusan sepakbola selama minimal 5 tahun.
Beberapa kalimat blunder lainnya dari La Nyala Mataliti adalah kontroversi mengenai sepakbola bahkan jauh dari gelar Haji yang dimilikinya, berikut saya sampaikan rekaman diskusi di metrotvnews tanggal 29 Juli 2012.
Menurut La Nyala “MoU adalah katup penyelamat, dan JC adalah perangkat yang kita sepakati untuk mengelola proses transisi hingga kongres. Jika JC tidak berjalan dan sanksi itu akhirnya dikeluarkan oleh FIFA, saya tak akan bisa menolong, barangkali Tuhan pun tak akan bisa menolong,” .
Sepertinya kalau kita tarik arti pernyataan itu LNM telah mensejajarkan posisinya dengan Allah. “Saya Tak Akan bisa menolong, Tuhanpun tak akan bisa menolong” begitu hebatnya seorang La Nyala Matalitti yang sudah bergelar Haji didepan namanya. Semoga LNM cepat menyadari/kekeliruan apa yang telah diucapkannya dan meminta ampun kepada Allah, Yang Maha Kuasa.
Komite Penyelamat Sepak Bola Indonesia (KPSI) bukan untuk membenahi sepak bola Tanah Air, melainkan hanya untuk menduduki PSSI di bawah pimpinan Djohar Arifin Husin. La Nyala Matataliti yang tetap menggelar Kongres Luar Biasa (KLB), Hotel Mercure, Ancol, Jakarta, Minggu 18 Maret 2012, tidak diakui oleh AFC dan FIFA, karena di AFC dan FIFA konggres yang diakui hanya konggres terakhir di Solo. Manuver KSPI terlihat secara kasat mata hanya berlandaskan dendam dan mencerminkan sikap yang sangat haus jabatan.
KLB KPSI tersebut telah menetapkan La Nyalla Mahmud Mattalitti dan Rahim Soekasah sebagai Ketua Umum dan Wakil Ketua Umum PSSI yang sampai dengan saat ini tidak diakui dan disahkan oleh AFC dan FIFA.
Dalam menghadapi kisruh sepakbola nasional saat ini ini PSSI selalu dihadapkan pada berbagai persoalan yang menghadang. Tudingan minor dari kubu KPSI selalu dihujamkan setiap saat , sehingga PSSI harus bisa mensikapi dan memanfaatkan setiap momen perbaikan internal dengan baik, agar kita tidak tersingkir dari persaingan tersebut.
Saat ini sosok Djohar Arifin mungkin terkesan sulit untuk membedakan mana kawan dan mana lawan. Dan harus hati-hati, orang di sekitarnya ada yang tersenyum manis, memuji, dan kadangkala sok menjadi pahlawan yang selalu menawarkan jasanya pada kita. Tetapi di belakang, mereka justru bersikap sebagai musuh yang siap menghancurkan reputasi PSSI. Bahkan masa depan sepakbola nasional sekalipun.
Reformasi PSSI, sebagai Ketua Umum Djohar bisa mengganti secara tegas tanpa persetujuan untuk garis organisasi kepengurusan selain jabatan Waketum, Exco dan Sekjen. Hanya satu sosok yang masih pantas bercokol di PSSI yaitu Catur Agus Saptono yang memiliki integritas dan ketegasan sesuai aturan yang ada. Yang lainnya inilah ujian ketegasan seorang Djohar, apakah akan berani mengganti pengurus yang tidak produktif, ber kinerja buruk dan bertipe provokator, diganti dengan orang-orang yang memiliki integritas baik dan memegang teguh aturan yang ada untuk perbaikan sepakbola nasional.
''Allaahummahdiy qaumiy fainnahum la ya'lamun'' (Ya Allah, berilah petunjuk kepada mereka, sesungguhnya mereka tidak tahu).
@mediasepakbola.com
Ryan Adhianto
Perusahaan-perusahaan Asia di Liga Eropa
Ekonomi Asia sedang menggeliat. Banyak negara dan perusahaan di Asia menunjukkan pertumbuhan yang positif, termasuk Indonesia.
Dengan kegiatan bisnis yang terus berkembang, beberapa perusahaan Asia pun kini melebarkan sayapnya ke Eropa, termasuk sepak bola. Ada pengusaha Asia (baca Timur Tengah) yang membeli dan memiliki beberapa klub lalu menyulapnya menjadi tim elit sampai menjadi sponsor.
Mau tahu perusahaan Asia apa saja yang menjadi sponsor klub-klub di Eropa? Daftar ini tidak termasuk sponsor untuk kompetisi:
1. Samsung Electronics Co., Korea Selatan
Klub: Chelsea, Inggris
Durasi: 10 tahun (diperbarui 2012)
Samsung akhirnya memperpanjang kontrak untuk menjadi sponsor Chelsea, kub asal Inggris yang menjadi juara Liga Champions 2012, untuk tiga tahun ke depan. Dengan nilai kontrak $ 22,5 juta per tahun, nama Samsung terpampang di dada kaus tim biru-biru itu.
2. Malaysia Airlines-AirAsia, Malaysia
Klub: Queens Park Rangers, Inggris
Durasi: 2 tahun (2012)
Nama dua maskapai asal Malaysia ini akan muncul di kaus tim QPR. Malaysia Airlines saat pertandingan kandang, AirAsia saat tandang. Nilai kontrak keduanya untuk dua tahun diperkirakan $ 793.000.
3. Li Ning Company Limited, Cina
Klub: Espanyol, Spanyol
Durasi: 4 tahun (2010)
Nama perusahaan yang bergerak di pakaian olahraga ini muncul pada kaus tim Espanyol. Nilai kontrak tidak disebutkan, dengan alasan kesepakatan bersama.
4. Huawei, Cina
Klub: Atlético Madrid, Spanyol
Durasi: Sekali pertandingan (2012)
Perusahaan telekomunikasi ini menjadi sponsor hanya untuk satu pertandingan, yaitu saat derbi Atlético Madrid-Real Madrid. Tanpa menyebut nilai kontrak, nama dan logo Huwawei terpampang besar di dada kaus Atlético Madrid.
5. Yingli Green Energy Holding Company Limited, Cina
Klub: Bayern Muenchen, Jerman
Durasi: 3 tahun (2011)
Tahun ini, Yingli mendatangkan Bayern Muenchen ke Cina untuk bertanding melawan klub lokal. Hal itu merupakan bagian dari kontrak sponsor Yingli dengan klub 22 kali juara liga Jerman itu. Yingli juga dapat hak pemasaran di tiket, iklan Bayern sampai kegiatan kehumasannya.
6. Dua Kelinci, Indonesia
Klub: Real Madrid, Spanyol
Durasi: 2 tahun (2011)
Dalam kerja sama hingga akhir tahun ini, PT Dua Kelinci berhak menggunakan dan memanfaatkan merek Los Blancos untuk kepentikan produk Dua Kelinci. Termasuk penggunaan logo. Perusahaan ini juga mengontrak Luis Figo secara khusus sebagai bintang.
7. Chang Beer Thai Beverage Plc., Thailand
Klub: Everton, Inggris; Barcelona dan Real Madrid, Spanyol
Durasi: 3 tahun (2010)
Kontrak yang bakal berakhir tahun depan ini merupakan perpanjangan dari kontrak sebelumnya. Merek bir asal Thailand tersebut terpampang mencolok di kaus resmi tim Everton. Nilai kontraknya $ 18,7 juta. Perusahaan ini juga mensponsori Barcelona dan Real Madrid selama tiga tahun. Selain dapat promosi di Spanyol, Chang Beer juga jadi promotor tunggal kedua klub tersebut di Thailand.
8. Hutchinson Telecommunications International Ltd, Hong Kong
Klub: Manchester United, Inggris
Durasi: 3,5 tahun (2009)
Kerja sama sponsor tersebut dilakukan oleh manajemen Hutchinson untuk mendorong merek TRI, operator telepon selular di Indonesia. Sponsor tersebut untuk lawatan pertandingan United ke Asia. Selain itu, sejumlah pemain Setan Merah seperti Rio Ferdinand ikut mempromosikan Tri di Indonesia.
9. Telekom Malaysia Bhd, Malaysia
Klub: Manchester United, Inggris
Durasi: 5 tahun (2010)
Dengan kerja sama ini, Telekom Malaysia mendapatkan lisensi untuk menjual produk menggunakan merek Manchester United, sekaligus menggunakan citra klub MU. Bagi TM, kerja sama ini untuk menarik penggemar United yang sangat besar di Malaysia.
10. Singha Beer, Thailand
Klub: Manchester United, Inggris
Durasi: 3 Tahun (2010)
Kedua institusi ini tidak ada yang bersedia menyebut nilai kesepakatannya. Namun yang pasti, bir merek Singha bisa didapatkan di stadion Old Trafford, kandang Manchester United. Selain itu, merek Snigha juga muncul di gerai-gerai media United.
Main Bola di Luar Negeri: Antara Mimpi dan Kangen Rumah
Bermain di kompetisi sepak bola yang levelnya lebih tinggi menjadi mimpi banyak pemain. Kualitas kompetisi, prestasi, karier dan pengalaman adalah contoh bagaimana kompetisi di luar negeri-terutama yang sepak bolanya sudah profesional dan menjadi industri-terlihat lebih menjanjikan.
Bima Sakti adalah salah satu dari sedikit pemain Indonesia yang punya sejarah bermain di luar negeri, yaitu saat bergabung dengan PSSI Primavera. Ia menimba ilmu dan pengalaman di Italia. Setelah itu, mantan kapten timnas Indonesia yang dikenal dengan tendangan geledeknya ini pada musim 1995-1996 membela klub Helsingborg IF di liga Swedia. Bertahan hanya satu musim, Bima kembali ke Indonesia dan bermain bersama Persema Malang.
Dalam perbincangan, Bima mengatakan bahwa bermain di klub asing dapat meningkatkan rasa percaya dirinya. Terlebih visi bermain sepak bolanya lebih jelas dan mendapatkan pengalaman dari sebuah kompetisi yang tertata rapi.
Soal gaji, dia mengaku tidak mau memikirkan ketika itu. Sebab tujuannya adalah menimba ilmu dan bermain total di kompetisi luar negeri. “Lumayanlah. Mungkin hampir sama seperti yang diterima adik-adik saya yang sekarang bermain di Uruguay atau Belgia,” ujarnya, tanpa mau merinci.
Fasilitas yang ia terima pun tidak jauh berbeda dengan yang diberikan klub-klub lokal. “Yang saya terima pada saat itu seperti apartemen dan uang saku. Namun yang berbeda adalah saya bermain di lapangan yang bagus. Lebih profesional,” ungkapnya.
Kelebihan lain yang ia rasakan adalah pola latihan yang benar-benar disiplin. Ditambah sarana seperti ruang ganti yang tertata rapi dan menggunakan lapangan yang sangat baik untuk digunakan. “Saya benar-benar merasakan kompetisi yang serius, namun ditunjang dengan sarana dan pola latihan yang baik,” papar Bima.
Ia juga mengungkapkan selama bermain di klub asing merasa dihargai oleh rekan-rekannya di klub itu . “Mereka salut dan respect terhadap bakat-bakat pemain dari Indonesia. Mereka takjub melihat skill pemain-pemain yang berasal dari Papua,” imbuhnya.
Namun saat bermain di klub asing ia mempunyai kelemahan saat berkomunikasi serta makanan yang dikonsumsinya. Dan yang paling berpengaruh adalah tekanan mental karena berbeda budaya sehingga harus beradaptasi dengan cepat.
“Sering merasa homesick karena saya di sana adalah kaum minoritas dan tidak mengenal siapa-siapa. Jadi saya ingin cepat-cepat pulang ke Tanah Air,” jelasnya.
Bima melanjutkan, pola hidup pun harus disesuaikan karena musim di sana, dengan cuacanya yang dingin. “Makanan pun tidak semuanya sesuai dengan selera saya. Makanan instant hampir semua produk Thailand, “ terangnya.
Kini, mengetahui makin banyak pemain muda bersempatan main di kompetisi luar negeri, dia sangat mendukung. “Saya sangat setuju kepada pemain muda yang sekarang bermain di CS Vise. Mudah-mudahan ke depannya mereka bisa menjadi tulang punggung tim nasional Indonesia,” harapnya.
Berikut beberapa pemain Indonesia lain yang berlaga di luar negeri:
1. Yericho Christianto
Lahir di Malang pada 14 Januari 1992. Tinggi Badan 1,67cm.
Pemain yang berposisi di sektor kiri pertahanan ini dijuluki sebagai Roberto Carlosnya Indonesia ketika masih bermain bersama tim SAD. Bermain di CS Vise pada pertengahan tahun 2011 yang lalu, Yericho menggunakan nomor punggung 2.
2. Alfin Tuasalamony
Lahir di Maluku pada 13 November 1992. Tinggi badan 1,73 sentimeter dan berposisi sebagai pemain bertahan dengan nomor kostum 18 di CS Vise.
3. Ruben Wuarbanaran
Pemain kelahiran Wijhe, Belanda pada tahun 1990 ini adalah salah satu pemain hasil naturalisasi PSSI pada era kepemimpinan Nurdin Halid. Sempat membela Pelita Jaya di kompetisi LSI, Ruben akhirnya hijrah ke CS Vise bersamaan dengan kepindahan Syamsir Alam. Di CS Vise, Ruben bermain di posisi gelandang.
4. Yandi Sofyan Munawar
Penyerang CS Vise kelahiran Garut 25 Mei 1992 ini telah bermain di CS Vise sebanyak 14 kali dengan 11 di antaranya masuk sebagai pemain pengganti selama musim kompetisi 2011/2012 tanpa mencetak satu gol pun.
5. Syamsir Alam
Putra Minang kelahiran Agam 6 Juli 1992 ini memiliki postur 178 cm dan bermain sebagai penyerang. Selama membela CS Vise sejak awal tahun 2012 ini, Alam telah bermain sebanyak empat kali. Dari empat pertandingan tersebut, Alam belum sekalipun berhasil menciptakan gol. Ia juga pernah bermain di Atletico Penarol, Uruguay. Sebelumnya sempat mengikuti seleksi masuk tim junior klub Liga Belanda, Vitesse Arnhem dan Heerenveen tapi gagal lolos.
6. Ricky Yakobi
Masa keemasan pemain kelahiran Medan 12 Maret 1963 ini adalah saat membela Arseto Solo di era-80 an. Setelah ia tampil gemilang bersama timnas Indonesia di Asian Games 1986, ia mampu menarik hati klub asal Liga Jepang, Matsushita untuk menggunakan tenaganya di kompetisi musim 1988. Sayang Ricky tak mampu beradaptasi dengan cuaca dingin Negeri Sakura, sehingga hanya bermain dalam empat pertandingan saja dengan satu sumbangan gol.
7. Rocky Putiray
Pemain yang selalu tampil eksentrik kelahiran Maluku 26 Juni 1970 ini bisa dibilang pemain Indonesia paling sukses saat berkarier di kompetisi luar negeri. Putiray mengawali karirnya bersama Arseto Solo. Klub luar negeri pertama pemain asal Maluku ini adalah Instant Dict Hongkong pada 2001. Dari 15 pertandingan yang dilakoni di klub itu, dia mencetak 20 gol.
Pada musim 2002-2004 dia bermain untuk Kitchee FC. Putiray tampil menggila bersama klub ini. Yakni, torehan 41 gol dari 20 laga. Pada 2004-2005 Putiray direkrut South China AA dengan 15 gol dari 25 penampilan. Penampilan spektakuler Putiray adalah kala mencetak 2 gol ke gawang AC Milan, 31 Mei 2004, ketika membela tim bintang Liga Hongkong. Dua gol itu sekaligus membawa kemenangan timnya atas AC Milan 2-1.
8. Kurniawan Dwi Julianto
Tergabung dalam tim Primavera Indonesia saat berlatih di Italia, semakin mematangkan pemain jebolan Diklat Salatiga ini. Skill pemain yang akrab disapa kurus ini telah menarik perhatian klub di Liga Swiss, FC Luzern pada 1994-1995. Sayang penampilannya mengecewakan. Dia hanya bermain dalam 10 laga dan cuma mencetak satu gol.
Meski begitu, klub Sampdoria Italia tertarik merekrutnya untuk bermain di seri-B pada musim 1996-1997. Namun, pemain kelahiran 13 Juli 1976 juga gagal menampilkan kemampuan terbaiknya. Pada 2006, Serawak FC Malaysia mengontraknya. Namun lantaran tak kunjung menciptakan gol, kontrak diputus di tengah jalan.
9. Kurnia Sandy
Kurnia adalah satu-satunya penjaga gawang Indonesia yang sempat membubuhkan tandatangannya bersama klub luar negeri. Tepatnya usai berguru di Italia bersama tim Primavera. Penjaga gawang kelahiran Semarang, 24 Agustus 1975 ini menandatangani kontrak bersama Sampdoria di musim kompetisi 1996-1997 sebagai penjaga gawang ketiga. Hanya berkiprah setahun, Sandy kembali ke Indonesia untuk bergabung bersama klub-klub lokal seperti Pelita Jaya, Persikabo, PSM Makassar, Arema Malang, Persik Kediri, Persebaya Surabaya, Mitra Kukar dan sempat bermain di Klub Liga Primer Indonesia, Bandung FC.
10. Bambang Pamungkas
Ikon klub Persija Jakarta ini adalah generasi emas striker Indonesia berikutnya. Bepe sapaannya, adalah pemain yang tergabung dalam proyek lanjutan Primavera yang dinamai Baretti. Seperti halnya Kurniawan Dwi Yulianto, Bepe menjadi pemain paling menonjol kala berguru di Italia hingga klub Divisi 3 Liga Belanda, EHC Norad mengontraknya. Sayang masalah adaptasi cuaca membuat Bepe diputus kontrak hanya beberapa bulan ke depan.
Pada tahun 2005 Bepe menandatangani kontrak dengan Selangor FC. Dia tampil cemerlang saat memperkuat Selangor FC bersama rekannya di timnas, Elie Aiboy. Dia langsung menjadi idola fans klub tersebut dengan mencatatkan diri sebagai pencetak gol terbanyak Liga Malaysia (22 gol). Dari 42 penampilannya, Bepe menciptakan 39 gol.
11. Elie Aiboy
Sama dengan Bepe, Elie Aiboy pernah berseragam Selangor FC Malaysia. Dia tampil cemerlang di klub negeri jiran itu. Di musim pertamanya 2005-2006, Elie mengantar Selangor FC meraih treble winner dengan menjuarai Liga Perdana Malaysia, Piala Malaysia dan Piala FA Malaysia.
12. Jajang Mulyana
Pernah bermain untuk Boavista FC di Brasil pada tahun 2008-2009 dengan status pinjaman. Namun, dia hanya bermain 8 kali dan mencetak 1 gol.
13. Arthur Irawan
November 2011 resmi dikontrak klub Espanyol. Sekaligus mencatat sejarah sebagai pemain bola asal Indonesia pertama yang membela klub Liga Primera Spanyol.
FOKUS: Bukan Saja Indonesia, Tapi Malaysia, Singapura & Thailand Juga Bermasalah
Berbagai permasalahan mewarnai persepakbolaan ASEAN menjelang bergulirnya AFF Suzuki Cup 2012.
Perhelatan AFF Suzuki Cup 2012 tinggal menyisakan waktu dua bulan. Sejumlah tim di kawasan Asia Tenggara mulai melakukan persiapan demi mewujudkan ambisi menjadi yang terbaik pada tahun ini.
Di balik hingar bingar pagelaran sepakbola dua tahunan ini, banyak permasalahan yang mewarnai persepakbolaan masing-masing negara, terutama empat besar. Malaysia yang berstatus juara bertahan, dan akan menjadi tuan rumah secara garis besar dianggap mengalami penurunan.
Begitu pula dengan Singapura. Negara yang sempat menjadi kampiun tiga kali ini terus mengalami degradasi prestasi. Dua tahun lalu, Singapura gagal ke semi-final, dan dipecundangi Filipina yang melangkah ke empat besar. Terakhir, Filipina mengalahkan Singapura dalam laga uji coba.
Penurunan drastis dialami Thailand. Negara yang selalu menjadi momok bagi tim-tim manapun di kawasan Asia Tenggara ini meraih hasil terburuk dalam keikutsertaan mereka di Piala AFF. Thailand mencatat sejarah memalukan untuk kali pertama tidak mendapatkan kemenangan pada dua tahun lalu.
Sementara Indonesia menghadapi permasalahan paling pelik dibandingkan kontestan lainnya. Kisruh sepakbola nasional yang terus berlarut-larut dalam dua tahun terakhir membuat Indonesia berada dalam titik nadir terendah. Hal itu bisa dilihat posisi Indonesia di ranking FIFA yang menempati peringkat 168.
Berikut sejumlah ulasan mengenai kondisi persepakbolaan di kawasan Asia Tenggara yang dirangkum redaksi GOAL.com. Klik pada kotak yang tersedia di bawah ini untuk mengetahui masalah sepakbola yang dialami masing-masing negara.

SINGAPURA
Jumlah Penonton Berkurang, Kinerja Wasit, Pelayanan Nasional/Wajib Militer, Lions XII Versus S-League


THAILAND
Jadwal Berantakan, Kebugaran Pemain, Manajemen Amburadul & Sikap Buruk


MALAYSIA
Kurang Laga Internasional Yang Kompetitif, Kritikan Publik, Sistem Liga Malaysia


INDONESIA
Dualisme Kompetisi, Dualisme Organisasi, Dualisme Tim Nasional


OLEH
DONNY AFRONI
Jumlah Penonton Berkurang, Kinerja Wasit, Pelayanan Nasional/Wajib Militer, Lions XII Versus S-League
Jadwal Berantakan, Kebugaran Pemain, Manajemen Amburadul & Sikap Buruk
Kurang Laga Internasional Yang Kompetitif, Kritikan Publik, Sistem Liga Malaysia
Dualisme Kompetisi, Dualisme Organisasi, Dualisme Tim Nasional
DONNY AFRONI
Langganan:
Postingan (Atom)







