Inilah Klasement Akhir AFC CUP Qualifiers 2012 Group A - G


 
Group A
Pos. Team GP Pts W D L GF GA +/-
1 Iraq U22 5 11 3 2 0 12 3 9
2 UAE U22 5 11 3 2 0 8 4 4
3 Oman U22 5 10 3 1 1 11 6 5
4 India U22 5 7 2 1 2 11 10 1
5 Lebanon U22 5 3 1 0 4 12 18 -6
6 Turkmenistan U22 5 0 0 0 5 3 16 -13

Group B
Pos. Team GP Pts W D L GF GA +/-
1 Saudi Arabia U22 5 13 4 1 0 15 2 13
2 Syria U22 5 13 4 1 0 13 3 10
3 Kyrgyzstan U22 5 7 2 1 2 7 2 5
4 Palestine U22 5 5 1 2 2 3 7 -4
5 Sri Lanka U22 5 2 0 2 3 1 17 -16
6 Pakistan U22 5 1 0 1 4 0 8 -8

Group C
Pos. Team GP Pts W D L GF GA +/-
1 Iran U22 5 13 4 1 0 13 2 11
2 Kuwait U22 5 12 4 0 1 12 1 11
3 Bahrain U22 5 7 2 1 2 5 5 0
4 Tajikistan U22 5 6 2 0 3 7 8 -1
5 Qatar U22 5 6 2 0 3 6 8 -2
6 Maldives U22 5 0 0 0 5 2 21 -19

Group D
Pos. Team GP Pts W D L GF GA +/-
1 Jordan U22 4 12 4 0 0 13 1 12
2 Uzbekistan U22 4 7 2 1 1 8 7 1
3 Yemen U22 4 7 2 1 1 7 6 1
4 Nepal U22 4 3 1 0 3 6 9 -3
5 Bangladesh U22 4 0 0 0 4 3 14 -11

Group E
Pos. Team GP Pts W D L GF GA +/-
1 Japan U22 5 15 5 0 0 20 2 18
2 Australia U22 5 10 3 1 1 7 7 0
3 Indonesia U22 5 9 3 0 2 7 7 0
4 Singapore U22 5 7 2 1 2 6 6 0
5 East Timor U22 5 3 1 0 4 5 9 -4
6 Macau U22 5 0 0 0 5 4 18 -14

Group F
Pos. Team GP Pts W D L GF GA +/-
1 North Korea U22 5 13 4 1 0 11 4 7
2 China U22 5 11 3 2 0 12 3 9
3 Laos U22 5 7 2 1 2 7 7 0
4 Thailand U22 5 7 2 1 2 11 6 5
5 Cambodia U22 5 4 1 1 3 6 15 -9
6 Hong Kong U22 5 0 0 0 5 3 15 -12

Group G
Pos. Team GP Pts W D L GF GA +/-
1 South Korea U22 5 13 4 1 0 23 3 20
2 Myanmar U22 5 13 4 1 0 16 5 11
3 Malaysia U22 5 9 3 0 2 17 7 10
4 Taiwan U22 5 6 2 0 3 9 20 -11
5 Vietnam U22 5 3 1 0 4 11 10 1
6 Philippines U22 5 0 0 0 5 2 33 -31

15 Team Yang Lolos :
IRAQ U22
UAE U22
OMAN U22 Lolos Peringkat 3 Terbaik
SAUDI ARABIA U22
SYRIA U22
IRAN U22
KUWAIT U22
JORDAN U22
UZBEKISTAN U22
JAPAN U22
AUSTRALIA U22
NORTH KOREA U22
CHINA U22
SOUTH KOREA U22
MYANMAR 22

Timnas U22 tanpa nama BESAR....





Timnas U22


Yang menarik dari gelaran Kualifikasi Piala Asia U22 di Riau adalah munculnya pemain2 yang kita tidak sama sekali tahu kiprahnya di liga Profesional atau amatir. Contoh :
1. Danny Saputra (Persedikab Kab Kediri) Back kiri yang atraktif dengan seringnya overlaping ke daerah lawan mirip Patrice Evra (MU) yang menyayat sisi kiri, walaupun masih jauh kualitasnya.

2. Fandi Eko Utomo (PON Jatim) Gelandang serang yang sering merepotkan barisan belakang lawan dengan tusukan yang tiba2, sayang penyelesaian akhirnya kurang. Menurut ogut cara bermain Fandi lebih trengginas dari ayahnya Yusuf Ekodono.

3. Bima Ragil Satria Rakasiwi (PON Jatim) entah dari mana ini pemain ditemukan oleh Coach Ajie, sebenarnya Bima mempunyai keeping bola yang bagus. bisa dioperasikan di sayap kiri. tinggal ditingkatkan Stamina dan Jam terbang, Bima tidak akan kalah dengan pemain2 yang ngakunya Profesional.

4. Syahroni (Persibo Bojonegoro) cara bermain Syahroni mengingat saya seperti Dunga (Brazil) atau Demetrio Albertini di Milan, walaupun belum sama kelasnya dengan pemain2 dunia itu tapi setidaknya Syahroni jika disiplin dan berlatih keras dia akan menjadi Gelandang Bertahan terbaik di Indonesia.

5. Rasyid Bakri (PSM Makassar), inilah penemuan terbesar Petr Segrt untuk dijadikan playmaker masa depan PSM dan Indonesia. Bila diberikan kepercayaan penuh dan tempaan latihan fisik dan skill, Rasyid akan menjelma layaknya Pirlo Dirigen Timnas Italy.

6. Agung Supriyanto (PPSM Magelang), Striker yang luar biasa tanpa nama besar bisa menjadi target man yang mematikan. Sayang terlalu emosional, dialah Striker bertipe target man yang kita cari2 selama ini. sebelumnya kita mengandalkan seorang Christian Gonzalez hasil naturalisasi. Agung membuktikan bahwa tanpa nama besar yang bermain diklub luar, dia bisa memberikan permainan yang memikat. Seperti dia peragakan saat lawan Timor Leste dan malam ini lawan Singapur.


sumber


Kita berharap, kepada para manajemen klub2 di Liga kita lebih memberikan tempat kepada pemain2 U22 ini. Andaikan klub2 itu lebih memilih pemain2 asli Indonesia sebagai tulang punggung pemain diklubnya, niscaya kita tidak akan kekurangan pemain2 berbakat. Harus mulai diterapkan oleh Liga Pro kita lebih mengutamakan pemain2 lokal dan muda usia dibanding memakai jasa pemain asing. Ini buat perkembangan Timnas Indonesia, sangat setuju bila peraturan di Liga pro setiap klub hanya boleh menggunakan pemain asing 3 pemain saja. Untuk memberikan kesempatan buat talenta2 lokal mengasah kemampuannya berkompetisi dan meningkatkan skillnya. Lihat, Jepang mereka perkasa bukan dari produk Naturalisasi. tapi buah Kompetisi yang teratur dan ketat sehingga talenta-talenta mudanya menjadi superior di kawasan ASIA. Australia saja di gebuk dengan 5 Nol. Hayo PSSI, benahi kompetisi utk kemajuan timnas. Selesaikan dengan tuntas di JC, tegakkan aturan yang tegas bersama AFC. Bahwa Kompetisi hanya boleh diadakan dibawah kendali PSSI, bukan Joint Commitenya La Nyala........ Kita sudah muak dengan Kisruh yang tidak selesai.
 
Post

Sejarah Perseteruan Malang-Surabaya


Seperti di ketahui, antara Malang-Surabaya ada dua kelompok suporter (Aremania dan Bonek) yang sangat eksis dan terkenal. Dan dari kedua kubu juga seakan-akan tidak ada kata damai dan akan selalu bermusuhan (meski ada sebagian kecil yang tidak setuju dengan hal ini). Akan tetapi masih banyak dari kedua kubu juga tidak mengetahui kenapa sih koq mereka bermusuhan.

Dalam kesempatan kali ini, ayas mendapatkan satu ulasan yang cukup menarik yang membahas tentang sumber perseteruan kelompok supporter Aremania dan Bonek. Berikut disampaikan dalam akun FB sam Mas Arif Yusuf di salah satu forum diskusi di FB.

Menurut ayas (mohon maaf jika ada yg tak setuju/tak sependapat/tersinggung)

Awal mula perseteruan suporter sepakbola Malang-Surabaya (saya tdk menyebutnya AREMANIA-BONEK) karena GENGSI DAERAH, masing-masing menganggap kotanya lebih kuat dan lebih hebat. Alasan saya, baik berhubungan dengan sepakbola atau tidak adalah:

1. Pada saat konser Kantata Takwa di Tambaksari pada 23 Januari 1990, tepat di depan panggung pada sekitar 30 menit pertama dikuasai arek-arek Malang sambil meneriakkan AremaAremaArema. Arek-arek Suroboyo sebagai tuan rumah pun harus minggir dan terkalahan. Namun setelah itu, arek-arek Suroboyo yang jauh lebih banyak mulai bersatu dan memukul mundur arek-arek Malang hingga harus keluar dari Tambaksari. Di luar stadion, tawuran terus dilakukan hingga arek Malang sampai di stasiun (Gubeng???)

2. Tawuran pada konser Sepultura (juga di Tambaksari) pada bulan Juni 1992 kalo nggak salah. Kali ini arek-arek Suroboyo sudah siap dan menguasai depan panggung mulai awal. Arek Malang langsung dihalau begitu masuk Tambaksari. Tawuran di luar stadion juga seru (katanya, ayas tidak ikut saat itu, heheheee.)

3. Suporter sepakbola Malang pada saat itu (akhir tahun 80-an dan awal 90-an) berasal dari peleburan para korak atau geng-geng yang sebelumnya sangat gemar tawuran antar-kampung hingga cukup banyak memakan korban. Dengan dimediatori Bung Ovan Tobing, mereka akhirnya berdamai dan pada akhirnya menyatu dalam benderai AREMA (tanpa NIA), yang artinya Arek Malang. Merekalah yang akhirnya sangat setia mendukung tim asal Malang (baik Persema maupun Arema). Dengan latar belakang seperti itu, suporter Malang (masih) sangat-sangat bangga jika dicap perusuh dan pemberani. Sebagai contoh, supporter Malang pernah mengusir dan membersihkan supporter Gresik di kandangnya sendiri, Stadion Tri Dharma Gresik pada saat Persema vs Persegres. Nyanyian Moleh TawurMoleh Tawur selalu bergema di Gajayana jika tim Malang kalah.

4. Kecemburuan suporter Malang pada pemberitaan media (kala itu). Contoh, ketika Arema/Persema menang, pemberitaannya sangat-sangat kecil, mungkin hanya satu kolom. Sementara pemberitaan Persebaya sangat besar dan hampir selalu menjadi headline (meski hanya berlatih atau sekedar mengisi waktu senggang). NB: Paling tidak yg diberitakan media terbesar Jawa Timur.
Salah Satu Judul Lebay Dari Media
5. Dedengkot-dedengkot Persebaya dulu (yg saya ingat H.Barmen dan Mudayat) sangat-sangat meremehkan dan merendahkan tim-tim Malang. Beliau katakan tidak ada ceritanya Persebaya bisa dikalahkan tim-tim asal Malang, menahan imbang saja mereka (tim-tim Malang) sangat kesulitan. Pernyataan itu ditulis di media yg tadi saya sebutkan. Hal ini tentunya sangat menyakiti dan menyulut sensitivitas suporter Malang yang selalu direndahkan (orang Surabaya) dan dianaktirikan (media terbesar Jatim). Terlebih, ada isu bahwa suporter Surabaya (belum bernama BONEK) akan ngluruk ke Malang. Merasa tertantang, AREMA sudah siap mencegat bonek di Lawang. Namun sampai pertigaan Karanglo, Singosari, AREMA yg hendak ke utara dihalau dan ditangkapi polisi/Kodim. Akhirnya, sebagian suporter melampiaskan kemarahannya dengan memecahi kaca2 mobil plat L. Sementara di Gajayana sendiri, bentuk perlawanan terhadap dedengkot Surabaya diwujudkan dalam dua spanduk bertuliskan Kalahkan Persebaya, Bungkam Mulut Besar Barmen dan Mudayat dan Barmen dan Mudayat Haram Masuk Kota Malang.

6. (Judul) berita di media yg cukup mujarab mengadu domba. Contoh (yg lagi-lagi saya ingat) Pemain Persebaya Dijadikan Sansak Hidup Pemain Persema dalam laga Persema vs Persebaya, yang memang sebelumnya diprediksi akan panas menyusul pernyataan Barmen dan Mudayat. Dalam laga yg saya saksikan sendiri itu, Persema pemanasan di gawang selatan dan Persebaya di gawang utara. Setelah koin tost, ternyata posisinya berpindah (Persema ke utara, Persebaya ke selatan). Pada perpindahan itulah beberapa pemain Persema sengaja menabrak pemain Persebaya hingga ada yang terjatuh. Inilah yang ditulis koran tersebut dengan Pemain Persebaya Dijadikan Sansak Hidup Pemain Persema. Saya bisa memahami kemarahan arek-arek Suroboyo akibat isi berita dari judul tersebut.

7. Pembalasan supporter Surabaya di Gresik dalam laga Persema vs Persegres setelah laga panas Persema-Persebaya sebelumnya, plus provokasi media. Ayas adalah saksi hidup dan selamat dari peristiwa itu. Ayas melihat sendiri arek-arek Suroboyo membawa ketapel, pentungan, batu, hingga pisau untuk mensweeping arek Malang di stadion. arek-arek Suroboyo selalu mengatakan goleki arek Malang, goleki arek sing ngomonge walikan, pateni arek Malang, pendem arek Malang. Tulisan Persema di papan skor diambil dan dibakar. Sedikit koreksi tulisan Cak Donde Nymphetamine, jika dikatakan Pemain Persema baik-baik saja, ayas kurang setuju. Sebab, ketika masuk lapangan saja Persema sudah diangkut mobil panser/trantis. Setiap kali pemain Persema melakukan lemparan ke dalam, mereka selalu dilempari dan dipukuli supporter Surabaya (bukan supporter Persegres). Bench cadangan pun dilempari dan ditusuk2 kayu bendera. Berkali-kali pertandingan dihentikan karena penonton Surabaya masuk dan menyerbu pemain Persema. Puncaknya, pertandingan dihentikan dan pemain Persema kembali dimasukkan di mobil panser di tengah lapangan.setelah itu ayas pulang dan tak tahu hasil akhir (yang ternyata Persema kalah) Terus terang, pada saat itu ayas sangat-sangat bersyukur karena keluar dari stadion dan pulang sampai Malang dalam keadaan selamat. Ayas tidak tahu tentang adanya korban di bunderan Apollo Gempol dan akhir tol Gresik karena setahu ayas, AREMA yg naik truk telah dicegat dan dipulangkan aparat saat masuk pintu tol Gempol. selain itu, isu di Malang justru mengatakan sebaliknya.

Menurut ayas, hal-hal itulah yang mengawali perseteruan supporter Malang-Surabaya (sekali lagi, bukan BONEK-AREMANIA) Dan permusuhan itu terus berkembang sampai sekarang.

Melihat ulasan di atas, menurut ayas ada satu poin yang sangat penting yang membuat suasana panas menjadi semakin panas, yaitu media. Memang selama ini porsi pemberitaan tentang konflik antara Aremania vs Bonek (khususnya media wilayah Jatim seperti koran Jawa Pos, Surya, media internet beritajatim.com dan lain-lain) hampir dapat dipastikan apabila ada kejadian, maka pihak Aremania akan selalu mendapat pemberitaan yang seakan-akan Aremania adalah terdakwa atau pihak yang bersalah. Padahal dalam kejadian sebenarnya seorang anak kecilpun tahu, bahwa banyak kejadian yang sebenarnya di mulai oleh ulah Bonek. Maka dalam hati para nawak Aremania akan dapat dipastikan muncul rasa tidak terima, sehingga rasa permusuhan itu akan tetap terpelihara.

Ayas sebagai orang yang telah memproklamirkan diri sebagai Aremania sebenarnya sangat tidak menginginkan adanya permusuhan dengan pihak manapun, akan tetapi jika permusuhan itu perlu, maka ayas juga tidak akan lari dari kenyataan tersebut. Hehehehehehe asal tidak menjarah dan merampok ataupun ublem stadion dengan tidak ngrayab!

Jika nawak kurang setuju dengan sedikit ulasan ini monggo2 aja. Bila punya data dan fakta lainnya, ayas bisa menerima masukan. Matur tengkyu.

Salam Satoe Jiwa!

Sumber

Disangka Bonek Babak Belur

Nonton Sepak bola, Provokator Diringkus
KLOJEN - Diduga Bonekmania atau pendukung Persebaya Surabaya, enam pemuda asal Banyuwangi dan Jember dihakimi sekelompok supporter yang akan menyaksikan laga Arema Indonesia (IPL) menghadapi Bajul Ijo (julukan Persebaya) dalam pertandingan lanjutan Kompetisi Indonesian Premier League (IPL) di Stadion Gajayana, kemarin sore.
Satu orang ‘Bonek’ diketahui bernama Indra, 20 tahun, warga asal Jember terpaksa dibawa ke RSSA Malang, lantaran remuk dan tidak sadarkan diri. Sementara lima korban lainnya, yakni Danang Mustiko Aji, Miftah, Doni, dan Febri, meski sempat dipukuli namun berhasil diselamatkan oleh anggota intel Polres Malang Kota dan Polsekta Klojen.
Salah seorang supporter yang diduga menjadi provokator, sore kemarin berhasil diamankan oleh anggota intel Polres Malang Kota. Dan hingga tadi malam, supporter yang mengaku bernama Adi, pria asal Lawang ini diamankan di Polsekta Klojen.
Sementara salah satu korban, Danang mengaku jika sore itu dia dan lima temannya berniat menonton pertandingan antara Arema IPL melawan Persebaya. Layaknya penonton, keenam pemuda inipun membeli tiket untuk bisa melihat pertandingan tersebut.
Namun mereka tidak segera masuk, tapi lebih dulu duduk-duduk tidak jauh dari pintu masuk bagian utara. "Karena mainnya masih lama, kami menunggu dulu di sebelah pintu masuk," kata Danang kepada Malang Post mengaku jika ini merupakan kali pertama dia dan teman-temannya menonton bola di stadion Gajayana.
Sambil menunggu, mereka pun ngobrol. Saat ngobrol itulah kemudian datang sekelompok supporter pendukung Arema IPL. "Mereka langsung bertanya,  Aremania apa Persebaya?," kata Danang menirukan pertanyaan pelaku.
Danang dan teman-temannya kontan bingung, dan tidak menjawab. Apes, lantaran membisu inilah kemudian sekelompok suporter tersebut curiga jika mereka merupakan Bonekmania. Sehingga, tanpa banyak kata mereka langsung dipukuli.
Indra dan Danang yang sempat kabur menyeberangi jalan seketika membuat suporter yang lain kian emosi dan mengejarnya. Mereka berduapun dihajar oleh supporter tersebut.
Danang yang menggunakan jaket warna cokelat  berhasil selamat setelah Aiptu Bambang anggota sabara Polsekta Klojen datang mengamankannya. Sementara Indra yang terjepit di tembok seketika itu menjadi bulan-bulanan supporter tuan rumah. Bahkan meski terjatuh bersimbah darah, korban tetap dihajar.
Aksi main hakim sendiri ini baru berhenti setelah anggota intel dan sabara Polres Malang kota dan Polsekta Klojen datang. Massa yang bringas satu persatu pergi dari TKP (Tempat Kejadian Perkara) setelah tubuhnya ditarik oleh petugas. Selanjutnya menggunakan mobil Patwal, petugas membawa Indra ke RSSA Malang.

Sumber

Ada Misi Khusus dari Kedatangan Pepe dan Arbeloa


Headline
Duo Bintang Real Madrid




Hal itu diungkapkan oleh Marco Garcia Paulo, selaku juru bicara pihak PSSI dan mewakili promotor Morstar yang mendatangkan Pepe dan Arbeloa, usai pertandingan.

"Dengan kedatangan dua pemain Real Madrid ini, tentu akan berimbas positif bagi persepakbolaan nasional, terutama untuk industri sepak bola," buka Marco yang menjabat sebagai Direktur Status dan Transfer Pemain PSSI, ketika dimintai keterangan .

"Kami mendatangkan dua orang role model yang bisa menjadi teladan bagi para pemain muda. Khususnya Pepe, yang sempat mengakui jika dirinya berasal dari keluarga kurang mampu dan bisa lepas (dari kemiskinan) berkat prestasi di sepak bola," sambungnya lagi.

Sebelum berlaga melawan Tim Garuda Plus, dua pemain bertahan 'El Real' itu sempat memberikan coaching clinic kepada puluhan anak-anak dari sekolah sepak bola di Indonesia.

Menanggapi soal minimnya promosi, Marco menegaskan jika event ini memang tidak masuk dalam agenda sejak jangka panjang. Maka dari itu terkesan dadakan.

"Sebelumnya memang tidak ada rencana dari jauh-jauh hari. Berhubung ada info jika kedua pemain ini ada waktu luang, maka pihak promotor melakukan kontak langsung dengan agen mereka dan kedua pemain itu bersedia berkunjung ke sini," terangnya.

"Tapi, kami pun sudah melakukan koordinasi dengan Dua Kelinci yang merupakan official partner Real Madrid untuk mendatangkan Pepe dan Arbeloa," tuntas Marco.

Dalam laga eksebisi yang berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Tim Pepe, Alvaro Arbeloa and Friends dipaksa mengakui keunggulan Tim Garuda Plus dengan skor 0-1. Gol tunggal kemenangan tim besutan Nil Maizar dicetak oleh Danilo Fernando di babak pertama.

Sumber

Persibo Bojonegoro Juara Piala Indonesia 2012

Sejarah baru Persibo Champion Piala Indonesia 2012
Pertandingan final Piala Indonesia melawan Semen Padang di Stadion Sultan Agung, Bantul sore nanti (14/7) punya dampak ganda bagi Persibo Bojonegoro. Jika mampu tampil sebagai juara, maka akan menjadi sejarah terindah Samsul Arif dkk. Selain itu, Persibo secara tidak langsung akan turut menyelamatkan klub-klub asal Jawa yang tidak mampu merebut juara kompetisi tertinggi nasional musim ini.

Begitu penting laga final nanti, Persibo akan tampil ngotot untuk memboyong Piala Indonesia ke Kota Ledre - julukan Bojonegoro. Rasa optimistis pun terlontar dari asisten pelatih pelatih Persibo Wenderlay Junior. Dalam laga tersebut, dirinya hanya mentargetkan menang.

"Tidak ada kata lain selain harus menang. Meskipun dulu kita dianggap sebagai tim degradasi," ujar Wenderlay kemarin (13/7).

Secara geografis, tim orange sangat diuntungkan. Sebab mereka akan mendapatkan suntikan dari pemain kedua belas, Boromania. Selain itu,  para pemain sudah berada lebih dulu berada di Kota Jogjakarta. Karena harus melawan tuan rumah Persiba Bantul dalam kompetisi Indonesian Primier League (IPL). Meskipun dalam laga tersebut, Persibo harus mengakui keunggulan tuan rumah dengan skor 2-1. 

Namun kekalahan dari Persiba, diyakini Wenderley tidak akan membuat semangat para pemainnya menurun. Sebab menurut dirinya, laga tersebut merupakan laga pemanasan saja. Selain itu, juara IPL sudah diraih Kebau Sirah, julukan Semen Padang.

"Kami tetap akan bermain atraktif dan kami sudah melupakan kekalahan tersebut," ungkapnya.

Untuk memenangkan laga nanti, Wenderley mengisyaratkan untuk tampil menyerang sejak menit pertama. Selain itu, Persibo juga mempunyai catatan positif saat melakoni Piala Indonesia. Dari enam pertandingan, tim orange tidak pernah kalah, dengan empat kali kemenangan dan hanya dua kali seri saja. "Modal berharga inilah yang membuat kita tetap semangat," katanya.

Dalam pertandingan nanti pelatih Paolo Camargo sudah dapat mendampingi anak asuhnya. Setelah beberapa waktu lalu, sempat izin pulang ke Brazil, untuk menghadiri pernikahan anaknya. Jelas hal ini menambah rasa percaya diri para punggawa Persibo.

Bahkan, dirinya mengku sudah mengetahui permainan Kabau Sirah. Meski demikian  dirinya tetap mengintrusikan untuk bermain ofensif dan menjaga konsentrasi selama pertandingan. "Yang paling penting harus bermain kolektif," turunya.

Sedangkan untuk formasi, pelatih masih menggunakan pola 3-4-3. Sebab Persibo masih cocok menggunakan pola tersebut. Dengan menempatkan Samsul Arif, Jairon Feleciano dan M. Iskandar dilini depan. "Kita akan menerapkan strategi sama dan meminta pemain untuk menjaga posisi," ungkapnya.

Pelatih berkebangsaan Brazil boleh saja boleh saja optimistis, namun catatan positif memihak kubu lawan. Selama musim ini, Persibo tidak pernah menang atas Kabau Sirah. Dari dua pertandingan musim ini, Persibo hanya mampu sekali seri dan satu kali kalah. Kekalahan itu pun terjadi, ketika digelar di Bantul, dalam laga usiran. 

Apalagi,  Laskar Angling Dharma harus ditinggal pemain terbaiknya, Novan Setia akibat akumulasi kartu kuning. Selain itu dua striker andalannya, Wahyu Teguh dan Syahroni yang dipastikan tidak dapat bermain. Karena membela timnas Indonesia dalam Piala Asia U-22 grup E di Riau.

Tentu hal ini, sangat mengurangi daya dobrak Persibo di lini depan. Tersisa hanya menyisakan pemain depan, Didik Bagus TriYono di bangku cadangan. "Untuk itu kami harus lebih berhati-hati," ujarnya.

Sumber

Semen Padang Wakili Indonesia di LCA?

Semen Padang FC Champion Indonesia Premier League 2011-2012
Indonesia hanya mendapat satu kuota saja dalam turnamen yang mempertemukan para juara liga kasta tertinggi di seantero Asia tersebut, sementara Indonesia memiliki dua liga yang saling mengklaim sebagai kasta tertinggi, yakni Liga Primer Indonesia (IPL) dan Liga Super Indonesia (ISL).
Dari IPL, Semen Padang memastikan sebagai juara, sementara Sriwijaya sah sebagai yang terbaik dari ISL. Lalu siapakah yang akan mewakili Indonesia?

“Sebenarnya ini bukan sebuah polemik. Mengenai siapa yang akan mewakili Indonesia, saya rasa Anda sudah tahu jawabannya,” ungkap Djohar.
“Tim dari kompetisi yang diakui konfederasi resmi, ya itulah yang akan mendapatkan tiket,” tandasnya, mengindikasikan bahwa Semen Padang yang akan dipilih.
Sebelumnya PSSI yang dipimpin Djohar pernah menyatakan IPL sebagai liga resmi dan tidak mengakui ISL. Namun beberapa bulan terakhir, Djohar menyatakan telah mengakui ISL, sembari mengajak para pemainnya bergabung ke Timnas.
Kembalinya ISL ke bawah payung PSSI juga tertuang dalam Nota Kesepahaman yang ditandatangani kedua kubu di hadapan AFC, awal Juni lalu.
Dalam Nota Kesepahaman tersebut, segala kebijakan PSSI akan ditentukan oleh Joint Committee (JC), yang perangkatnya terdiri masing-masing empat dari kubu PSSI dan empat dari kubu KPSI-ISL.
Ketua umum PSSI versi KLB Ancol sekaligus kubu KPSI, La Nyalla Mattalitti, menanggapi komentar tersebut. Menurutnya, Djohar saat ini tak berhak membuat keputusan apapun. Katanya, “Kita belum tahu apa yang akan terjadi pada PSSI ke depannya. Jadi masih permaturlah itu.”
Oleh FIFA, JC diberi mandat untuk menggelar Kongres. Masing-masing kubu pun mengusung agenda berbeda dalam kongres tersebut. Kubu Djohar ingin menjauhkan agenda pemilihan pengurus baru, sementara kubu La Nyalla sebaliknya.
“Belum tentu dia masih menjabat sebagai pengurus. Belum tentu juga pengurus baru akan memilih wakil dari IPL karena ada liga yang lebih bagus. Sudahlah, biarkan Joint Commitee saja yang bekerja menyelesaikan konflik PSSI,” tandasnya.

Sumber
https://fbcdn-profile-a.akamaihd.net/hprofile-ak-ash2/372897_131353430292780_619288642_n.jpg https://fbcdn-profile-a.akamaihd.net/hprofile-ak-snc4/188096_134547703323278_1162554518_n.jpg https://fbcdn-profile-a.akamaihd.net/hprofile-ak-snc4/372896_322832097804252_1451457464_n.jpg https://fbcdn-profile-a.akamaihd.net/hprofile-ak-ash2/188076_323826454312372_464368268_n.jpg https://fbcdn-profile-a.akamaihd.net/hprofile-ak-snc4/157988_245544635468600_1221856100_n.jpg https://fbcdn-profile-a.akamaihd.net/hprofile-ak-snc4/157972_225236267569573_1370082627_n.jpg

Baguru On Facebook

 
© Copyright 2010-2011 Baguru All Rights Reserved.
Template Design by Baguru | Published by Borneo Templates | Powered by Blogger.com.